Sahabat Bertopeng

Sahabat Bertopeng
BAB 104


__ADS_3

Kini ridwan, mamahnya ridwan dan putri duduk di meja makan..


- Ada apa bang? Tanya putri


- Aku mau nanya sama kamu! Kenapa kamu tega jahatin sahabat kamu istriku cuma demi harta? Tanya ridwan menahan emosi


- Maksudnya apa? Tanya putri alasan


- Gausah nanya lagi maksudnya apa put. Kamu skrg tinggal jujur aja! Ibu disini kecewa sama kamu, ibu pikir kami ini anak baik. Ternyata salah! Timpal mamah ridwan


**Saat putri ingin menjawab, ridwan lebih dulu kasih kode kepada reni, orang suruhan ridwan dan org suruhan putri untuk masuk. Kode yg sebelumnya sudah di siapkan. Dan masuklah mereka semua! Putri yg melihat org suruhannya ada bersamanya, putri hanya terkejut dan bingung harus mengelak bagaimana lagi.


- Kamu kenal**? Tanya ridwan dan menunjuk kearah org suruhan putri

__ADS_1


- Enggak! Aku sama sekali gakenal. Kamu siapa? Jawab putri berdiri dan mendorong org suruhannya serta beralasan bilang tidak kenal


- Alah! Bohong kamu. Kamu ingat dengan perbuatan km masukin obat tidur dan membawa reni istriku ke hotel? Kamu ingat mau membayar mereka tapi km msh ngutang? Dan bayarnya saat kamu sudah berhasil menyingkirkan reni dalam hidup aku? INGAT GAK! Jawab ridwan sangat marah dan berdiri


- Sayang.. Gaboleh kamu kaya gini! Biar gimanapun putri sahabatku. Dan dia perempuan! Ucap reni menenangkan ridwan


- Soal ini aku gabisa diem sayang! Ini udah menyangkut rumah tangga kita. Dan dia bukan sahabat! Sahabat yg sebenarnya mensuport, bukan menghancurkan! SAHABAT BERTOPENG DASAR! BAIK CUMA DI DEPAN. BUSUK DI DALAM! Jawab ridwan dengan benar benar emosi


- Ren, maafin aku**. Ucap putri menangis dan berlutut di hadapan reni


- Bangun put! Aku sudah memaafkanmu. Tapi maaf perbuatanmu ini masih teringat sampai kapanpun. Kamu sudah menghancurkan rumah tanggaku, kita sudah bukan lg sahabat. Dan aku mau sebelum suamiku emosi yg sangat kalap, kamu pergi dari sini. Jawan reni menangis


- Dan kalian berdua! Aku sudah tidak lagi melihat kalian. Kini aku sudah mengerti, dan kalian tidak perlu menjelaskan apapun lagi. Aku minta kamu putri dengan kedua orang suruhanmu pergi dari sini, dan aku gamau lagi lihat kalian !!! Jawab lagi reni dgn menangis yg sebenarnya berat mengusir putri

__ADS_1


**Kini putri tidak bisa lagi menjawab, dan berlalu pergi karena sangat malu. Sebelum putri pergi, ridwan menahannya.


- Sebentar! Kalian butuh berapa**? Tanya ridwan


- Aku gak butuh uang. Aku butuh maaf dari kalian, aku janji gaakan ngelakuin hal jahat lagi dengan kalian. Jawab putri


**Ridwan yg memang sudah tidak percaya dengan omongan putri, ridwan mengeluarkan sejumlah uang yg berisi di amplop coklat sebesar 20jt dan memberikan kepada putri untuk di bagikan kepada org suruhan putri.


Lain halnya dengan mamah ridwan serta orang suruhan ridwan yg melihat kejadian ini, hanya bisa terdiam. Karena ridwan dan reni sudah terbawa suasana emosi**.


- Ini untuk kamu putri, bagikan sama orang suruhan km! Karena kamu sudah janji, janji itu hutang. Dan hutang harus kamu bayar! Ucap ridwan


- Sekalian hadi, besok kamu kesini dan anterkan saya kerumah sakit untuk bayar biaya rumah sakit ibumu! Ucap mamah ridwan yg juga marah

__ADS_1


__ADS_2