Sahabat Bertopeng

Sahabat Bertopeng
BAB 14


__ADS_3

Berlanjut dengan ridwan yg sudah mendengarkan penjelasan dari febri, ridwanpun bertanya .


- Lalu kenapa degan sifat dingin reni? Tanya Ridwan


- Reni itu dingin kepada org yg belum ia kenal, iapun tertutup saat dirinya ada masalah atau sedang sedih. Kamu fikir reni pernah punya kekasih? tidak pernah sama sekali, kamu pria pertama yg di anggap reni sebagai kekasih, kamu beruntung sudah bisa mendapakan dia, karna dari sekian banyak pria yg menyatakan cintanya selalu saja reni menolaknya dengan alasan tidak mau mempunyai kekasih, hanya fokus pada pekerjaannya . Reni sebenarnya sangat trauma akan kejadian reni yg ditinggal mati dan pergi oleh orgtuat kandungnya, karna reni merasa sama saja, sama sama menyakiti hatinya. Dan aku saranin, jangan sesekali membuat ia menangis dan sedih dgn larut. Sekali ia membenci tidak akan pernah memaafkannya . Jawab Febri


**Ridwanpun sudah tidak bisa lagi berkata apa apa setelah mendapatkan penjelasan dari febri, ia pun memikirkan lg atas apa yg ia sudah lakukan terhadap reni, sehingga reni menangis. Dan ridwanpun dari awal belum tau masalah reni, karna reni belum bercerita .


Tak lama kemudian febripun berdiri untuk pulang kerumah, karna sedari ia pulang kerja blm pulang kerumah, langsung menemukan ridwan .


- Aku pulang dulu ya, segera minta maaf padanya sebelum terlambat.. **Ucap febri yg berdiri dan langsung meninggalkan ridwan .


Lain halnya dengan ridwan yg masih ditempat duduk itu memikirkan apa perkataan dari febri .

__ADS_1


( Maaf aku tidak tau masalahmu, tetapi sekarang aku sudah mengetahui tentang kamu, aku merasa sangat bersalah yg awalnya aku dekat untuk mempermainkanmu, tetapi berjalannya waktu aku serius saat ini, bahkan aku sudah menyakitimu untuk kedua kalinya main belakang denganmu. Aku bodoh! aku salah. Aku sudah menyakiti wanita yg sudah berjuang sendiri tanpa adanya sosok orangtua. Maafkan aku reni, aku menyesal !!! ) **Gumam ridwan.


Setelah berlama ditempat duduk ridwan tak terasa airmata menetes deras dari mata ridwan, karna penjelasan dari febri yg begitu tidak percaya dan tidak pernah ia sangka, ridwanpun berdiri dan bergegas untuk pulang .


Ridwan masih terus memikirkan penjelasan febri, iapun menyalahkan dirinya sendiri . Ridwan benar-benar sangat menyesal atas kesalahan kemarin .


Ridwan pun sampai dirumah, ia melakukan kebiasaannya dan langsung masuk kamar untuk berbaring karna masih capek pulang kerja dan masih memikirkannya .


Tidak lama berbaring, ridwanpun segera mengambil ponselnya di saku celana, dan menelfon reni pakai telfon biasa, karna watshapp ridwan sudah di blokir, dan reni lupa untuk blokir nomer biasanya** .


Tuttt


Tuttt***

__ADS_1


- Hallo assalamuallaikum, Ucap ridwan


- Walaikumsallam, ada apa lagi? Tanya reni yg masih kesal pada ridwan .


- Besok aku mau bertemu, mau menjelaskan semuanya. Jawab ridwan


- Tidak perlu, semua sudah jelas, biarkan aku sendiri dulu. Aku tidak mau merasakan sakit lagi . Jawab reni


- Sebentar saja ren, aku mohon. Aku tidak mau kehilangan kamu. Jawab ridwan dengan mohon kepadanya .


- Sudah cukup bang, aku tidak perlu omongan. Omongan bisa saja, tapi bukti itu juga butuh . Aku sudah tidak percaya lagi denganmu. Jawab reni dan langsung mematikan telfonnya, tdk lupa untuk memblokirnya kembali .


**Semua akses ridwan di hapus dan diblokir semua oleh reni, dari nomer hp biasa, nomer watshapp, Pertemanan di aplikasi.

__ADS_1


Renipun menangis lagi setelah angkat telfon dari ridwan, tetapi ia melampiaskan untuk siaran langsung di aplikasi tersebut** .


__ADS_2