Sahabat Bertopeng

Sahabat Bertopeng
BAB 62


__ADS_3

Sesampainya mereka bertiga di restoran, mereka bertiga pun duduk dan pelayan datang menyambutnya, sementara ridwan yg memesan makanannya.


- Mau makan apa sayang? Tanya ridwan dgn reni


- Samain aja sm kamu, putri mw makan apaan? Jawab reni dan bertanya pada putri


- Aku juga sama aja sama kalian.. Jawab putri


**Setelah ridwan mendengar jawaban dr kekasihnya dan sahabat kekasihnya, ia memesannya, dan pelayanpun pergi meninggalkan tempat, mereka bertiga pun ngobrol sambil menunggu makanan dtg.


- Ren, kamu beruntung dpt calon suami yg baik.. **Ucap putri dengan tersenyum kepada reni


- Bisa aja kamu put, Jawab reni dgn malu malu sesekali melirik ridwan


**Lain halnya dengan ridwan yg mendengar ucapan sahabat dari kekasihnya tidak di gubris sm sekali, bahkan tersenyum aja gak, karena ridwan tau wanita tipe seperti putri yg hanya melihat kekayaannya aja. tetapi ridwan menghargainya karena bagaimanapun putri adalah sahabat reni .

__ADS_1


Sedangkan putri merasa iri kepada reni yg memang begitu di manja layaknya tuan putri dengan perilaku ridwan yg lembut dan memanjakan reni**.


( ***Author ingin menjelaskan! Reni dan putri memang sudah bersahabat lama, reni tau sifat putri, putri pun sama. Putri gak suka dengan laki laki, alias lesby! Putri memang beda jauh dengan reni, putri bekerja di cafe malem, dia suka mabok mabokan dan lain lain, putri mendekati laki laki bukan karena cinta, tp di jadikan pohon duit untuk putri porotin. Soal ini reni memang udh tau, tapi reni percaya dengan putri kalo putri gak akan merebut kekasihnya, sebab mereka berdua sahabat sudah lama. Timbul rasa cemburu reni terhadap putri gak sama sekali ada. )


LANJUT*** !!!


Makanan pun sampai di meja, mereka bertiga makan dengan hening yg hanya terdengar dentingan sendok dan garpu. Sementara putri makan dengan diam dan bengong karena ada yg dia pikirkan, ridwan dan reni gak menyadarinya .


( Reni beruntung dpt ridwan, aku juga harus bisa mendapatkannya, kalo aku gak dpt ridwan, reni pun juga gak boleh! Biarpun aku dan reni bersahabat, aku gak peduli. Selama ini aku perhatikan reni selalu beruntung di kejar banyak lelaki. sedangkan aku gak! Kalopun aku gak suka dengan laki laki, setidaknya laki laki yg kaya bisa aku dapetin untuk aku porotin duitnya! Reni, maafin aku, sebentar lg ridwan bakal jd milik aku! kamu lihat saja nanti. saat ini km bahagia bersama ridwan, tapi nanti setelah menikah, rencana yg aku buat bakal bikin km susah! aku sudah tidak lg peduli sama km! ) **Gumam putri


- Put ayo pulang, itu udh abis gak sadar! **Ucap reni


- Oh iya ayo, aku lg kangen aja sm pacarku. Jawab putri


- Tadi kenapa gak di aja? Timpal ridwan dengan dingin

__ADS_1


- Dia kerja. Jawab putri


- Yaudah ayo pulang, Ajak reni


- Kamu bareng aku atau sm bang ridwan? Tanya putri


- Sama saya. Jawab ridwan lg dengan dingin


- Yaudah. Jawab putri


Mereka bertiga keluar dr restoran untuk pulang ke rmh masing masing, sesampainya di tengah perjalanan berhentilah putri untuk berpamit karena beda arah jalan pulang.


- Ren, bang ridwan.. Aku duluan. Ucap putri


- Iya put, hati hati yaaa. Jawab reni

__ADS_1


Ridwan gak menjawab saat putri berpamitan, dan putri langsung lanjut jalan lagi untuk pulang karena memang sudah sore.


__ADS_2