Sahabat Bertopeng

Sahabat Bertopeng
BAB 38


__ADS_3

**Keesokan harinya kembali dengan reni yang memang sudah bangun tidur untuk siap siap melakukan aktivitas dan bekerja, sesampainya di tempat kerja, teni hanya terdiam yang masih memikirkan perkataan mamah ridwa semalam..


Tiba saatnya, kedua sahabat reni febri dan riski sedang ada didepan dan melihat reni yg berbeda dari hari kemarin, sementara dimas hari ini sedang libur.. Febri dan riski berjalan menemui reni didapur .


- Ren, kamu kenapa? **Tanya febri


- Tidak. Jawab reni


- Jangan bohong ren, kita berdua tau kamu.. Kemarin kamu tidak seperti ini, Saut riski


- Aku bingung saja mas ki, Jawab ren


- Bingung kenapa? Cerita saja. Jawab kedua sahabatnya dgn kompak


- Aku ingin menikah, tapi aku lupa.. Harus ada ayahku yg sebagai waliku nanti, sedangkan aku belum siap untuk bertemu mereka. Jawab reni dengan tunduk


- Ohiya gitu aja sedih, nanti kita kesana temani kamu, dan aku akan ajak dimas juga, disini ada sahabatmu ren, kamu bicara pada kita, disaat kamu butuh pertolongan kami siap bantu. *Jawab kedua sahabat ren**i*


- Kamu yakin akan temani aku menemui ayahku? *Tanya reni yg memang senang atas kepedulian sahabatny**a*

__ADS_1


- Kami yakin ren, Jawab kedua sahabatnya


- Yasudah nanti sore aku akan kerumah mamah minta alamat rumah ayahku.. Jawab reni


**Kedua sahabat reni meng-Iyakan perkataan reni dan kembali ke depan untuk berjaga jaga ketika ada customer restoran mereka .


Ponsel renipun berdering, reni yang mendengarnya segera ambil ponselnya di tas reni dan mengangkat telfonnya.


- Assalamuallaikum, **Ucap reni


- Walaikumsallam, Jawab mamah angkat reni


- Kenapa mah? Tanya reni


- Ohiya mah, sekalian nanti reni minta alamatnya.. Jawab reni dan mematikan telfonnya


Reni lanjut menelfon putri sahabatnya .


***Tuttt

__ADS_1


Tuttt


Tuttt***


- Hallo assalamuallaikum put.. Ucap reni


- Walaikumsallam ren, ada apa? Jawab putri


- Sibuk gak nanti sore? *Tanya ren**i*


- Tidak, memang kenapa? Tanya putri


- Temani aku nanti sore kerumah papah dengan febri, dimas dan riski, katanya papah sakit.. Dan aku mau minta restu dan ijin sama papah karena aku mau menikah . Jawab reni


**Putri yang mendengar perkataan reni sahabatmya yg akan menikah, putri terkejut, memang reni belum menceritakan pada reni, dan kedekatan putri dengan reni memang sebagai adik kakak, putri juga sudah tau ayah reni.. Lain halnya dengan febri, dimas dan riski yg memang belum tau, hanya mendengar cerita reni saja .


- Wah, kamu ingin menikah dengan siapa? kok tidak cerita? *Jawab putri dan bertany****a*


- Sudah cerita itu nanti akan aku ceritakan, aku tidak bisa menceritakan disini, karena posisiku sedang kerja, nanti sore sepulang kerja aku akan jemputmu dengan dimas, febri, dan riski, kamu tunggu dirumah . Aku tidak pulang ke kost dulu, aku langsung jalan dari tempat kerja, mau kerumah mamah dulu mampir ambil paketan dari teman aplikasiku. Jawab reni

__ADS_1


- Yasudah kamu jemput aku dirumah, aku tidak kemana mana, kamu lanjut kerja dulu saja, kabari aku kalau memang kamu sudah jalan, biar aku siap siap, jadi setelah sampai kita langsung jalan. Jawab putri


Renipun mematikan telfonnya dan lanjut bekerja, karena memang sedang ada customer restoran reni .


__ADS_2