
Iya ren.. Jawab tetew dengan dingin
- Kamu marah samaku? Tanya reni
- Tidak, semoga itu pilihan terbaikmu.. Hadiah ulang tahun mu, sudah aku kirim, kamu tunggu saja ya.. Ucap tetew dan mematikan telfonnya.
Reni yg merasa sudah lega tidak ada lagi orglain masuk ke hati reni terkecuali ridwan, reni segera membuka blokiran ridwan dan menelfonnya..
***Tuttt
Tuttt
Tuttt***
- Hallo assalamuallaikum, Ucap ridwan
- Walaikumsallam, Jawab reni
- Kenapa ren? Tanya ridwan
- Tidak, aku mau kasih tau, bahwa aku sudah bilang semuanya dengan tetew.. Jawab reni
__ADS_1
- Lalu bagaimana hubungan kita untuk kedepannya? Tanya ridwan
- Jika kamu memang ingin menjalani hubungan ini dengan serius, maka kamu segera mempersiapkan pernikahan kita.. Jawab reni
- Aku setuju, jadi kapan kamu ikut kerumahku? Tanya ridwan
- Aku sih terserah kamu, kamu bisanya kapan? Tanya reni
- Kalau bisa secepatnya, aku akan bawa kamu masuk ke dlm keluargaku, besok sepulang kerja kamu aku jemput, Jawab ridwan
- Oke, aku kirim sherlock besok sepulang kerja.. Jawab reni dan langsung mematikan telfonnya .
( Mamah, aku akan menikah sebentar lagi, dan mempunyai anak 3, kalaupun memang anak itu bukan anakku, aku akan menyayangi dia sebagai ibu kandung mereka, karena aku tau sakitnya tanpa kasih sayang seorang ibu.. Doakan pernikahan kami kelak mah, lancarkanlah sampai hari H mah.. Aminnn ) **Gumam reni dan berdoa
- Mah, pah, ririd ingin bicara.. **Ucap ridwan
- Ya silahkan.. Jawab mamah ridwan
- Ririd besok ingin bawa pilihan ririd untuk pengganti ibu dari anak anak.. Ririd sangat menyayanginya mah.. Ucap ridwan
- Baik, besok sepulang kerja mamah dan papah ada dirumah, mamah hanya ingin mengingatkan ririd untuk tidak salah pilih wanita, carilah wanita yg memang bisa menyayangi anak ririd bukan hanya menyayangi ririd, karena ririd sudah dewasa tak lagi anak anak . Jawab mamah ridwan
- Aku yakin pilihanku tidak salah mah.. Tunggu besok aku akan bawa. Jawab ririd
( **Ririd adalah nama panggilan ridwan di keluarganya )
__ADS_1
Riridpun meninggalkan orgtuanya di ruang tamu, ridwan segera masuk ke dalam kamarnya, karena waktu memang sudah larut malam dan beristirahat...
Lain halnya dengan reni yg memang sudah istirahat duluan.
Keesokan harinya reni terbangun dari tidurnya dan ridwan pun sama, mereka melakukan aktivitas seperti biasanya, reni kerja dan ridwan pun sama.
Tiba reni di tempat kerja, reni segera masuk kedapur dan memanggil ketiga sahabatnya riski, febri dan dimas..
- Heii, aku ingin menyampaikan sesuatu.. **Ucap reni
- Apa? Jawab ketiga sahabat reni yg kompak
- Doakan aku, agar aku tidak salah pilih, sepertinya sebentar lg aku tidak akan bekerja disini lagi, aku akan menikah dan fokus kepada anakku . Ucap reni
**Mereka bertiga pun tertawa setelah mendengar reni bicara seperti itu. Karena reni belum mempunyai anak .
- Anak darimana? Sejak kapan lo punya anak? **Tanya dimas
- Anak ridwan anakku.. Jawab reni dengan kesal
**Ketiga sahabat renipun hanya mengangguk, karena memang sahabat reni sudah mengenal ridwan terutama febri.. Perasaan dimas dan riski terhadap reni memang sudah tdk ada, karena merekapun akan segera menikah . Dan mereka pun sudah tau karna ridwan memang duda anak 3..
- Jangan lupa undang kami, jadi kapan kamu akan temui keluarganya? *Tanya febr****i*
- Sehabis pulang kerja nanti sore aku di jemput, doakan yg terbaik untuk kami berdua. Aku tidak akan lupa undang kalian. Jawab reni
__ADS_1