
( Maaf sebelumnya, disini author ingin menjelaskan alasan kenapa reni tdk membuka hatinya untuk pria yg mengejarnya dan mencintainya? reni berfikir semua lelaki sama saja, sama seperti ayahnya yg sudah membiarkan reni hidup sendiri tanpa hadirnya ayah disisi reni. jadi reni selalu berfikir untuk tdk membuka hatinya pada semua pria. karna reni tidak ingin merasakan sakit setelah kehilangan ibu,ayah dan kakak-kakaknya )
**LANJUT
Reni seperti biasa melakukan aktivitas kerjanya di restoran, lain halnya dengan ridwan yg dirumahnya sedang bersiap untuk pergi berangkat kerja menggunakan motor kesayangannya .
Reni yg sudah berada di tempat kerjanya, iya duduk di depan untuk menunggu org berkunjung, tibatiba hp reni berbunyi .
Reni bergegas untuk mengambil ponselnya di saku celana, dan membukanya . disitu ia mendapatkan pesan dari Ridwan .
- Selamat pagi reni. **Pesan ridwan
**Reni tidak membalasnya. Reni langsung masuk ke dapur, karna sudah ada customer yg datang, lalu reni bersiap untuk membuat pesanannya .
Lain halnya dengan ridwan yg sudah sampai di tempat kerjanya, ia menunggu balasan reni dan berfikir**.
( Pesan aku kenapa tidak reni balas? kenapa reni terlalu dingin padaku, disini niatku baik.. Tetapi kenapa kebaikanku di abaikan!!! ) **Gumam ridwan yg merasa kesel di diamkan oleh reni.
Ridwan pun punya fikiran jelek untuk membalas semua perbuatan reni yg sudah melakukan ridwan seperti itu**.
__ADS_1
( Lihat saja ren, aku bakal buatmu jatuh cinta padaku, dan aku akan buatmu merasakan sakit hati yg sudah kamu lakukan padaku ) **Gumam ridwan.
Ridwan pun melangkahkan kakinya untuk lanjut bekerja.
Sementara reni yg customernya ramai, dan tak terasa waktu sudah larut sore pukul 3, Reni bergegas untuk bersiap untuk pulang .
Sesampainya reni dikamar, reni melakukan kebiasaannya .
Lalu membuka pesan watshapp dari ridwan yg blm ia balas.
- Maaf baru balas, baru pulang kerja. **Balas reni
Sedangkan reni biasa saja . Lalu ridwan membalas pesan reni lagi.
- Ren, bisa aku bertemu? **Balas ridwan
- Mau apa bang? Balas lagi reni
- Mau bertemu saja, aku tidak sendiri. aku bersama anakku paling bontot. Balas ridwan
__ADS_1
- Lihat nanti bang. Renipun membalas lg untuk terakhir. Karna reni merasa kelelahan kerja seharian dgn banyak org yg berkunjung.
Renipun berbaring kembali untuk menatap langit-langit di kamarnya.
( Mamah, reni rindu.. reni ingin sekali melihat wajah mamah, sampai kapan reni seperti ini mah, reni ingin kebahagiaan seperti teman-teman reni. apa kebahagiaan tidak berpihak pada reni mah? ) **Gumam reni.
Tak terasa airmata keluar dengan deras, sehingga reni tdk menyadari, bahwa ada pesan banyak dari ridwan dan telfon serta video call..
Renipun akhirnya ketiduran, dan bangun pada tengah malam untuk makan malam sendiri, karna reni sudah masak. Selesai makan, renipun lanjut untuk sholat tahajud. Setelah semuanya sudah reni lakukan, reni lanjut tidur untuk besok lebih fit dlm bekerja lagi .
Keesokan paginya reni bangun melakukan kebiasaan reni, dan berlalu pergi berangkat kerja . Sesampainya di tempat kerja, ada yg memanggil reni, renipun menoleh ke arah suara yg terdengar memanggil reni .
- Reni, aku mau bicara. **Riski menarik tangan reni untuk duduk
- Bicara saja . Renipun jawab dengan dingin.
- Reni, bisakah kamu sesekali tidak bersikap denganku? aku disini ada niat baik untuk baik padamu, dan tujuanku disini memanggil kamu, untuk menyatakan cintaku sebelum terlambat. Apa kamu mau menjadi kekasihku ren? Jawab riski yg sudah lama suka kepada reni
- Gausah bercanda. Aku masuk dapur dulu. Jawab reni yg tidak habis pikir bahwa riski berani menyatakan cintanya.
__ADS_1