Sahabat Bertopeng

Sahabat Bertopeng
BAB 57


__ADS_3

**Setelah reni dan ridwan berpamitan, mereka berdua lanjut jln untuk pulang ke kost reni, sepanjang perjalanan reni berdiam seperti patung tanpa sedikit suara yg keluar terkecuali suara nafas. Reni memikirkan terus perkataan mamah ridwan, antara percaya dan tidak.


Sementara ridwan yg merasa heran melihat reni terdiam hanya bisa balas diam juga, karena memang yg ridwan lihat reni tdk ada masalah dengannya.


Tiba saatnya sampai di depan kost, reni segera turun dan pamit dengan ridwan..


- Aku duluan masuk, kamu hati hati dijalan yaa.. **Ucap reni


- Iya sayang, bsk aku jemput pagi lagi, karena harus ambil undangan kita yg sudah jadi, karena aku sudah janji juga akan mengambilnya. Jawab ridwan


- Iya besok kesini aja. Aku tunggu didepan kamar. Jawab reni dan langsung masuk meninggalkan ridwan


**Lain halnya dengan ridwan setelah reni masuk kamar kost langsung muter balik untuk pulang .

__ADS_1


...Sesampainya reni di kamar kost, reni masih terus mengingatkan perkataan mamah ridwan dan msh terus di landa ketidak percayaan, karena ridwan telihat biasa saja** ....


( Aku bingung, ridwan itu siapa sih? kayanya aku harus tanya deh.. Tapi kenapa tadi saat aku dengan dia, aku gak nanya. Haduh ) **Gumam reni


Reni menepis pikiran yg dilanda bingungnya, segera ganti pakaian tidur tidak lupa dgn kewajibannya, setelah semua selesai, reni lanjut tidur lagi untuk menghilangkan pikiran yg mamah ridwan katakan .


Sementara ridwan baru saja sampai dirumah, ridwan segera masuk kamar untuk melakukan kewajibannya juga, selesai semuanya ia mengganti pakaian dan berbaring di tempat tidur sambil menatap langit langit di kamarnya** .


Saat berlama menatap langit, ridwan teringat sesuatu. Ia mengambil ponselnya dan menelfon kerabat ridwan**..


***Tuttt


Tuttt***

__ADS_1


- Hallo assalamuallaikum.. Ucap ridwan dengan dingin


- Walaikumsallam pak.. Jawab kerabat ridwan


**Yang ridwan telfon ternyata karyawan ridwan yg memang sudah di anggap kerabat bahkan keluarga sendiri, tidak lain ridwan mempunyai sifat dingin juga sama seperti reni, tapi bedanya ridwan dingin dengan wanita lain walaupun itu sahabat sekalipun terkecuali mamahnya sendiri dan wanita yg ia cintai .


- Terimakasih kamu kerja sudah sangat bagus barusan, jd calon istriku tidak tau siapaku. **Jawab ridwan


- Sama sama pak. Jawab kerabat ridwan, dan ridwan langsung mematikan telfonnya


**Kerabat ridwan wanita yg ridwan telfon adalah karyawan ridwan di butik yg baru saja ia kesana dengan reni, ternyata sblm ridwan ke butik, ridwan sudah menelfon karyawan butik dan toko emas untuk memperlakukan ridwan dan reni sebagai customer biasa, sementara ridwan adalah yg punya toko tersebut. Ia meng rahasiakannya dengan reni, begitupun karyawan ridwan. Yang memang ridwan belum siap untuk beritahu semuanya sama reni sblm menikah, rencana ridwan nanti akan bilang semuanya dgn reni saat sudah menikah, sekalian memberi hadiah istimewa dgn reni.


Sementara, ridwan tidak tau, bahwa mamah ridwan sudah lebih dulu kasih tau reni, dan reni sudah tau semua nya meskipun reni blm bicara lagi dengan ridwan, dan mengambang dalam rasa tidak percaya akan hal itu** .

__ADS_1


__ADS_2