
**Setelah reni dan keempat sahabatnya menangis, renipun memutuskan untuk pulang agar tidak terlalu larut, dan perkataan yg terucap dari bibir kakak perempuan reni, hanya reni yg merasakan dan keempat sahabatnya saja yang tau, jgn sampai keluarga reni tau yaitu mamah angkat reni .
Akhirnya di perjalanan keempat sahabat reni menghibur reni, sesampainya reni dan keempat sahabat reni dirumah masing masing..
Reni segera mengganti pakaian untuk tidur, sementara keempat sahabatnya yg memang dirumahnya masing masing sama melakukan seperti reni .
Reni segera beristirahat dan menepis semuanya yg terjadi dan segera tidur..
Keesokan paginya reni bangun untuk melakukan aktivitas biasanya dan berangkat kerja, sebelum berangkat reni mengambil ponselnya untuk menelfon ridwan**.
***Tuttt
Tuttt
Tuttt***
- Hallo assalamuallaikum, Ucap ridwan
- Walaikumsallam, Jawab reni
- Ada apa ren pagi pagi sudah menelfon? Tanya ridwan
- Tidak. Aku kemarin sudah kerumah papah dengan sahabatku, aku sudah meminta restu padanya atas pernikahan nanti. Jawab reni
- Baguslah, yasudah pulang kerja km aku jemput, jangan kemana mana yaaa.. Jawab ridwan
__ADS_1
**Renipun meng-Iyakan perkataan ridwan dan segera mematikan telfonnya untuk bergegas berangkat kerja..
Sesampainya ditempat kerja, reni masuk ke dapur untuk melakukan tugasnya dan mencari kesibukan untuk menepis semua yg kemarin terjadi**..
SINGKAT CERITA !!!
**Waktu sudah tiba sepulang kerja reni, reni menunggu kedatangan ridwan untuk menjemput reni di tempat kerja .
Tidak lama kemudian ridwan sampai, kemudian jalan berdua untuk menuju rumah ridwan, selama diperjalanan layaknya reni dan ridwan sebagai pasangan kekasih pada umumnya..
Tiba dirumah ridwan yg memang sudah ada kedua orangtua ridwan.
- Assalamuallaikum.. **Ucap reni
- Walaikumsallam.. Jawab kedua orgtua ridwan
- Haii baim, gimana kabarmu? Tanya reni
- Baik tante, tante kok jarang kesini, aku kangen.. Ucap baim dgn polos
- Kemarin tante kesini baim tidak ada. Jawab reni
- Ohiya tante, kemarin aku sama aki keluar.. Jawab baim yg polos
**Ridwan dan kedua orgtuanya melihat reni akan kedekatannya dgn baim hanya bisa tersenyum..
__ADS_1
Tiba anak pertama ridwan yg perempuan datang dan anak bontot ridwan, yaitu Ais dan Amar..
Ais dan amar blm terlalu dekat dengan reni terutama ais yg memang blm mengenal reni. Ais menghampiri reni dan mencium punggung tangan reni..
- Haii, namamu siapa? **Tanya reni
**Aispun hanya diam, dan ridwan yg melihat reni nanya pada ais tetapi tidak dijawab..
- Ditanya itu is.. **Timpal ridwan
**Aispun masuk, dan reni tidak mempermasalahkan itu dan lalu masuk duduk disamping ridwan yg di depannya sudah ada kedua orgtua ridwan, anak anak ridwan masuk ke kamar yg kebetulan memang pada kumpul karena wekeend..
- Bagaimana reni? **Tanya mamah ridwan
- Reni sudah bilang sama papah bu, papah mau mewalikan.. Jawab reni
- Reni kapan kesana? Tanya kedua orgtua ridwan
- Kemarin bu sepulang kerja reni sama tmn reni. Jawab reni
- Kenapa gak sama ririd? Tanya mamah ridwan
- Gapapa bu, reni kemarin sekalian mampir kerumah mamah angkat reni, papah juga katanya lagi sakit.. Jawab reni
- Oh begitu, sakit apa ren? yasudah jadi kapan kalian menikah? Tanya kedua orgtua ridwan
__ADS_1
- Sakit gula bu, Reni ingin menikah kalau papah sudah sembuh ya buu.. Jawab reni
- Yasudah kalau begitu reni atur bagaimana baiknya kamu. Jawab kedua orgtua ridwan