
Saat tibanya reni dan kedua sahabatnya sampai dirumah putri, reni dan kedua sahabatnyapum turun dan masuk kerumah putri..
***Tokkk
Tokk***
- Assalamuallaikummmm.. Ucap reni dan kedua sahabatnya berteriak
- Walaikumsallam, Jawab mamah putri
- Putri mana mah? *Tanya reni dengan b**ersalaman dengan mamah putri*
- Ada di ruang tengah sama dimas, Jawab mamah putri
**Setelah dengar jawaban mamah putri, reni dan kedua sahabatnya berjalan ke ruang tengah untuk menemui putri dan dimas. Mamah putri memang sudah menganggap sahabat putri sebagai anaknya dan memang sudah mengenalnya .
- Woiii, sibuk berduaan sama hp.. **Ucap riski dan menepuk pundak dimas
- Ayoooo sudah langsung jalan, keburu sore nanti pulang jam brp.. Ucap febri
__ADS_1
- Yasudah yuk, Jawab putri dan dimas
Bergegas mereka berlima keluar untuk segera jalan, tidak lupa untuk berpamitan kepada mamah putri..
- Mah, putri anter reni dulu.. Ucap putri sambil bersalaman
- Hati hati yaaaa.. Jawab mamah putri
**Reni dan lainnya mengikuti putri yg bersalaman, sehabis itu mereka langsung naik motor dan segera jalan. Reni dengan febri, Putri dengan dimas, Riski seorang diri..
Selama diperjalanan mereka semua bercanda, lain halnya dengan riski yg jadi bahan ejekan semua sahabatnya yg memang riski seorang diri, tetapi riski menanggapi semua itu sudah biasa, jd riski hanya tersenyum saja dan membalas ejekan tersebut .
( Disini author mau menjelaskan, bahwa ayahnya reni tinggal dengan kakak reni yg laki nomer 2 dan ia berdua ngontrak, kontrakan ayahnya reni di atas tepatnya, ayahnya reni sudah menikah.. Tetapi bercerai sejak lama, jadi kakak reni yg laki nomer 3 di urus oleh ibu tirinya, yg memang sayang dengan kakaknya reni, sedangkan ayahnya reni mengurus kakak reni yg perempuan dan laki laki nomer 2, tetapi kakak perempuan reni sudah menikah dan mempunyai anak, tetapi kakak reni tinggal dikontrakan dekat kontrakan ayahnya reni )
**LANJUT !!!
- Ayo ren dimana? **Tanya febri
- Itu, tapi kayaknya aku berdua saja deh yg masuk, kamu tunggu disini saja.. Jawab reni dengan menujuk kontrakan ayahnya reni
__ADS_1
- Kamu sama siapa? Tanya dimas
- Aku sama putri saja.. Jawab reni dan menarik putri, sementara putri hanya diam saja
Reni dan putri segera berjalan kaki menuju rumah ayah reni, sesampainya reni dan putri sampai, reni agak ragu dan takut tetapi ia memberanikan dirinya untuk bertemu ayahnya meminta restu serta menjenguk ayahnya..
***Tokkk
Tokkk***
- Masukkkk.. Suara laki terdengar dengan reni dan putri yg ternyata ayahnya reni
- Assalamuallaikum.. Ucap reni dan di ikuti putri sambil mencium punggung tangan ayah reni dan langsung ayah reni menepisnya
- Walaikumsallam, Jawab ayah reni
- Ada apa ren? Tanya ayah reni dengan dingin tetapi sedang berbaring
**Reni yg tertunduk sedih atas perlakuan ayahnya yg ingin mencium punggung tangannya tetapi di tepis, reni menepis semuanya. Sementara putri yg melihat reni sedih atas apa yg di lihat putri nyata barusan hanya bisa mengelus punggung belakang reni .
__ADS_1
Lain halnya dengan kakak laki laki reni yg memang tidak ada, hanya ada ayahnya reni sendiri, dan sementara ketiga sahabatnya reni yg dibawah menunggu reni, segera menemui reni karena ingin menemaninya, tetapi hanya di depan pintu** .