
Sesudah ridwan menghapus dan memblokir nomer isti, ridwan pun kembali mengendarai motor untuk pulang . Tak terasa lama di perjalanan ridwan pun akhirnya sampai dirumah, ridwan melakukan aktivitas biasanya di rumah Mandi,Sholat dll .
Setelah semua sudah selesai, ridwan baringkan tubuhnya di kamar dan sesekali menatap langit - langit dikamarnya .
( Ren, kita sudah dekat lumayan lama, tapi kenapa aku blm mengetahui siapa kamu yaaa.. Kenapa pas aku antar kamu krmh ibumu terlihat mereka biasa saja, terlihat tidak peduli. Sebenarnya kamu siapa ren? ) **Gumam ridwan .
Setelah memikirkan hal itu ridwan pun tertidur . Sementara dgn reni yg sudah tidur terlebih dahulu .
Keesokan paginya reni dan ridwan melakukan aktivitas pagi biasanya .
Sesampai reni di tempat kerja, reni segera menemukan sahabatnya yaitu febri dan dimas, sementara riski bukan sift bareng dengan reni.. Reni pun bertanya pada kedua sahabatnya .
- Dim, Feb aku mau nanya**? Tanya reni
- Tanya apa? Dimas dan febri jawab serentak
- Kalian kenal ridwan yg aku ceritakan waktu itu? Tanya reni lagi
- Iya kenal. Jawab mereka berdua
__ADS_1
- Semalam aku kerumah orgtua angkatku dengan dia, sesampainya disana aku minjam ponsel dia untuk foto, tidak sengaja aku melihat ada pesan watshapp masuk, dan tidak sengaja kepencet dan aku baca, setelah aku melihatnya, isi chat mereka berdua pun mesra dan saling perhatian, setelah aku melihat itu hatiku sakit sekali. Apa ini cinta? Tanya reni
- Makanya pacaran, jadi gatau kan rasanya jatuh cinta . Timpal febri yg mengejek
- Sialan kamu feb, aku tanya serius ini . Jawab reni yg sudah kesal dengan ejekan febri
- Iya itu cinta, lalu kenapa kamu masih pertahanin hubunganmu dengan dia, yg sudah jelas jelas menduakanmu di belakang. Jawab dimas yg kesal atas perbuatan ridwan yg di ceritakan reni .
- Lalu aku harus bagaimana? Tanya reni
- Tinggalin dia. Buat apa di pertahanin, hatimu bakal terus merasakan sakit . Jawab dimas.
**Lain halnya dengan ridwan yg masih memikirkan kejadian td malam dengan reni, ridwan pun merasa bersalah. Ia takut reni meninggalkannya .
Sementara reni yg sudah berada di dapur memikirkan jawaban dr kedua sahabatnya** .
( Apa itu jalan terbaik untuk aku meninggalkan ridwan? perkataan dimas memang ada benarnya. Aku tidak mau merasakan sakit lebih dalam ) Gumam reni
Renipun mengambil ponselnya di saku celana dan langsung menghubungi ridwan .
__ADS_1
***Tuttt
Tuttt
Tuttt***
- Hallo assalamuallaikum, Ucap reni
- Walaikumsallam, Jawab ridwan .
- Bang, maaf yaaaa sebelumnya lebi****h** baik kita masing masing saja, aku blm siap untuk merasakan sakit untuk kesekian kali nya . **Ucap reni walaupun berat mengatakan hal itu, tetapi mw gimana lagi. Reni tidak mau merasakan sakit lagi
- Maksudmu apa? Kamu minta kita udahan? Jangan seperti itu, aku minta maaf, aku tidak akan melakukan hal bodoh untuk kedua kalinya . Aku sangat menyayangimu ren, tetapi km kenapa bilang sakit untuk kesekian kalinya? Aku disini cuma menyakitimu sekali, dan aku pastikan tidak akan terulang lagi. Nomer isti sudah aku hapus dan aku blokir demi kamu, karna aku ingin menghargai perasaanmu. Jawab ridwan
- **Bang, terimakasih sudah menghargai perasaanku, saat ini aku ingin sendiri, kata katamu tidak bisa lagi ku percaya, jadi aku mohon jangan ganggu aku lagi.
Renipun mematikan telfonnya dan menghapus serta memblokir nomer ridwan.
Lain halnya dengan ridwan yg kesal karna sudah melakukan kesalahan yg buat reni sakit hati dan meninggalkan nya . Di satu sisi ridwan ingin mempertahankan hubungannya, tetapi terlebih dahulu reni memblokirnya** .
__ADS_1