
Pagi-pagi Atha sudah bersiap untuk segera berangkat kekota X karena penerbangan nya pagi.Atha sudah mempersiapkan pakaian yang akan dibawanya kedalam koper tidak terlalu banyak untuk tiga hari kedepan.
Atha tidak pernah meminta asisten rumah tangganya untuk menyiapkan pakaian yang akan dibawanya kecuali dulu saat almarhum istrinya masih ada bagi Atha itu adalah hal yang sifat pribadi apalagi sampai pakaian dalam hanya istrinya yang boleh mempersiapkan bukan asisten rumah tangga.
Atha pun pamit dengan para pekerja dirumahnya,ia tampak santai dengan baju kaos dan celana levisnya badan yang tinggi serta wajahnya yang agak bule dengan rambut coklatnya membuat wanita mana pun akan terpesona diusianya yang semakin matang ini.
Mike sang asisten sudah menunggu dibandara Atha diantar sopir pribadinya didalam mobil ia sedang mengecek email yang masuk melalui handphone nya.
Saat ini Mike dan Atha sedang di pesawat,dua jam dalam perjalanan kemudian dilanjutkan jalur darat mereka akan menggunakan mobil yang sudah disediakan oleh salah satu orang kepercayaan yang sudah ada dilokasi.
__ADS_1
Setelah pesawat mendarat mereka langsung melanjutkan perjalanan kesalah satu kota kabupaten selama tiga jam tapi pemandangan dijalan sungguh sangat indah membuat Atha dan Mike kagum bahkan jalannya sangat bagus.
" Wah...luar biasa Mike tempatnya sangat bagus" puji Atha takjub dengan pemandangan sepanjang perjalanan menuju kota yang mereka tuju.
" Iya tha luar biasa alamnya sangat indah,aku yakin kedepannya tempat ini akan berkembang pesat pariwisata nya apalagi alamnya sangat asri tidak sia-sia perusahaan kita menang tender" ucap Mike sambil matanya tidak lepas melihat keindahan didepannya.Atha tersenyum puas otak bisnis nya mulai bekerja ia akan mencari tanah untuk dibangun resort apalagi pantainya yang sangat bersih dan masih asri belum tersentuh tangan yang tidak bertanggung jawab.
Setelah hampir tiga jam mereka pun sampai di pusat kota kabupaten ternyata wilayahnya sangat tertata rapi dan jalannya sangat bagus tidak rusak dan berlobang seperti jalan yang lagi viral saat ini 😁🤭.Atha dan Mike langsung menuju tempat penginapan.Walaupun bukan hotel bintang lima tapi tempatnya sangat bersih dan ukuran kamarnya tidak begitu luas tapi tidak masalah bagi Atha yang penting ada pendingin ruangan alias AC.Mereka akan mengadakan pertemuan dengan Pemda setempat esok hari.Atha ingin meninjau dulu lokasinya.
" Mau kemana kita pak?" tanya sopir saat Atha dan Mike sudah duduk di mobil.
__ADS_1
" Kita kelokasi dulu sebelum makan siang kalau ada toko roti mampir dulu pak" jawab Atha.Karena lokasi tempat proyek mereka tidak jauh hanya lima belas menit.
" Mike apa perut mu udah lapar,aku cuma pingin makan roti lagi pun ini belum jam makan siang" tanya Atha lagi.
" Belum lapar,lebih baik kita langsung kelokasi setelah itu makan siang dan bisa istirahat,aku penasaran dengan tempat ini" ucap Mike.
"Berarti kita ketoko roti dulu pak?" tanya sopir lagi.Atha pun mengangguk.Sopir pun melajukan kendaraan nya.Atha memang sangat menyukai roti ia selalu menyediakan roti dimobilnya,saat almarhum istrinya masih ada biasa sang istri selalu membuat sendiri roti dan berbagai cemilan alasan almarhum istrinya lebih higienis dan sehat dan sekarang Atha hanya mampu mengenang dalam memorinya.Sampai saat ini belum pernah ia merasakan roti dan cake seenak buatan almarhum istrinya.
" Pak sudah sampai di tokonya " ucap sang sopir,Atha pun melihat sebuah toko dengan bacaan Dapoer Seruni entah kenapa ada desiran aneh saat ia membaca tulisan ditoko tersebut.
__ADS_1
Coba tebak apa Atha yang turun untuk membeli roti apakah Mike sang asisten atau bisa juga supirnya.Tunggu aja bab selanjutnya 🙂🤭