
Reynold duduk berdua dengan Aisyah.Aisyah merasa malu dan nggak enak dengan Cindy.Reynold tersenyum melihat tingkah Aisyah.
" Sayang kenapa duduknya berjauhan gitu" bisik Reynold ditelinga Aisyah.Membuat bulu kuduk Aisyah merinding.
" Mas nanti dilihatin sama Cindy dan pak Burhan" sahut Aisyah pelan saat Reynold memegang tangan nya.
" Mereka nggak tahu sayang lagian kita dibelakang".
" Mas nanti kalau udah sampai jangan lupa kabari Aisyah ya"ucap Aisyah kepada Reynold yang masih menegang tangannya.
" Pasti sayang,selama mas nggak ada sayang jangan kemana-mana pulang sekolah tidak boleh kerja" ucap reynold sedikit posesif.Jujur ia takut ada pria yang menyukai calon istrinya.
" Ya ellah pa,kak Aisyah itu anak rumahan mana mungkin keluyuran takut amat sih,tapi yang naksir banyak lho pa disekolah"cerita Cindy yang sengaja memprovokasi papanya karena mendengar pembicaraan papanya dan Aisyah.
" Ingat ya Cindy kamu jaga ya calon mama mu ini" kata Reynold seakan takut kehilangan aisyah.
__ADS_1
" Jangan di dengar omongan Cindy mas" ucap Aisyah sambil tersenyum kearah Reynold.
" Pa.... kok kak Aisyah aja yang harus dijaga kalau papa disana gimana tiba-tiba nanti ketemu bule disana dan jatuh cinta siapa dong yang ngawasin papa" ucap Cindy sambil memandang kebelakang melihat papa dan Aisyah dan mengerlingkan matanya.
" Cindy...!" teriak Reynold dan Aisyah serentak karena baru mereka sadari kalau Cindy sedang memanasi mereka berdua.Pak Burhan hanya tersenyum melihat nya.Cindy pun tidak tahan lagi untuk tertawa melihat tingkah pasangan yang lagi di mabuk cinta.
hampir setengah jam mereka pun sampai di bandara jam sudah menunjukkan pukul dua siang.Reynold berangkat dengan menggunakan pesawat jet pribadi nya.Koper Reynold sudah dibawa oleh bodyguard nya.Asisten pribadinya akan menyusul besok karena ada beberapa hal yang harus diurus nya.
Sebenarnya Aisyah sedih dengan kepergian Reynold ke luar negeri tapi ia berusaha untuk tidak menunjukkan kesedihan nya.Cindy pun menyalami tangan ayahnya kemudian memeluk erat sang papa.Ia memang sering ditinggal papanya kalau ada urusan bisnisnya awal-awal dulu ia sering menangis tapi seiring berjalannya waktu dan sekarang ia sudah semakin besar Cindy sudah mulai terbiasa paling tidak sebulan sekali Reynold akan pergi dinas keluar negeri tapi kadang ia mewakili nya dengan asisten pribadinya yang pergi.
"Iya papaku sayang" ucap Cindy memeluk papanya.Aisyah memperhatikan keakraban ayah dan anak.Ada rasa teduh dan haru melihat nya.Apalagi Reynold merupakan orang yang sangat penyayang.Reynold pun melepaskan pelukannya .Kemudian ia berjalan menghampiri Aisyah.Posisi mereka saat ini saling berhadapan.Reynold menarik tangan Aisyah dan memegangnya.
"Mas pergi dulu ya sayang,jaga diri baik-baik" ucap Reynold sambil memandang wajah cantik Aisyah mereka saling berpandangan.
" Iya mas,semoga mas selamat pergi dan pulangnya" ucap Aisyah pelan entah kenapa air matanya tiba-tiba sudah jatuh.Reynold yang melihat Aisyah menangis segera menarik Aisyah kedalam pelukannya.Cindy hanya memperhatikan kemudian ia segera menjauh membiarkan papa dan Aisyah berdua.
__ADS_1
" Hei....sayang kenapa nangis mas perginya cuma sebentar" ucap reynold sambil mengelus kepala Aisyah yang ditutupi jilbab.Ia pun menarik Aisyah pelan kehadapan nya di usapnya bulir air mata di pipi Aisyah.Aisyah pun tersenyum entah kenapa ia sedih dengan kepergian reynold.
" Aisyah sedih aja mas,kenapa bisa cengeng gini" ucap Aisyah malu karena sudah menangis.Reynold pun tersenyum.Ia memeluk Aisyah lagi dengan erat.Aisyah tidak menolak nya ada rasa nyaman dihatinya ia pun membalas pelukan Reynold.Reynold pun mencium kening Aisyah.
" Udah dong pa...kak Aisyah pelukannya ,itu udah dipanggil untuk segera berangkat" sahut Cindy yang tiba-tiba sudah berada di samping mereka berdua.Reynold dan Aisyah melepaskan pelukannya.Aisyah nampak malu.Reynold pun segera pamit karena ia segera berangkat.Mereka pun saling melambaikan tangannya.
Saat ini Cindy dan Aisyah sudah didalam mobil mereka akan pulang Aisyah dan Cindy duduk di belakang.
" Kak...jangan sedih dong,papa perginya cuma satu minggu biasa itu kak,besok kalau udah nikah kakak ikutin aja kemana papa pergi" ucap cindy sambil tersenyum menggoda Aisyah.
" Cindy...,kakak pun nggak tahu kok bisa cengeng gini, kakak malu jadinya" ucap Aisyah sambil menutup mukanya karena malu sebab terlalu lebay pake acara nangis segala.
" Gak apa kak, berarti kakak cinta sama papaku, terimakasih sudah mencintai papaku yang sudah tua gitu" sahut Cindy tertawa.Membuat Aisyah gemes mencubit hidung Cindy pelan.
"awww...sakit kak" teriak Cindy pura-pura.Ia suka menggoda Aisyah apalagi kalau melihat pipi Aisyah yang merona karena malu.
__ADS_1
Segini dulu ya mau cari ide dulu udah mulai kehabisan ide.Jangan lupa like komen dan vote serta bintang lima nya 🙂🙂🙂