
Sementara itu mama Reynold masih terlihat lemah ia baru saja sadar dari pingsannya.
" Pa gimana keadaan cucu dan menantu kita " tanya mama pelan karena masih lemah.
" Barusan Reynold menelpon katanya ia mencurigai angel sekarang ia sedang menuju kesebuah gedung tua tempat angel berada" jawab papa sambil memandang istrinya yang kaget saat ia menyebut nama angel.
" Angel..."ucap mama tak percaya.
" Iya calon menantu yang mama sanjung dan mama elu-elukan ternyata seorang rubah betina pantasan Reynold tidak menyukai nya dan papa bersyukur ternyata reynold memilih Aisyah sebagai istrinya,wanita yang sangat bagus akhlak nya" ucap papa sebenarnya menyindir istrinya.
" Maafkan mama pa,mama memang egois" sahut mama menunduk.
" Mulai sekarang terimalah Aisyah sebagai menantu kita ma tidak ada gunanya kita melihat status seseorang nyatanya angel yang status nya sama dengan kita ternyata mama lihat kelakuannya kalau benar ia yang menculik cucu dan menantu kita papa tidak akan tinggal diam"ujar papa.Mama pun mengangguk.Ia akan menerima Aisyah dan meminta maaf pada Aisyah.Ia hanya ingin kebahagiaan anak dan cucu nya.
Sementara itu di dalam hutan terlihat Aisyah dan Cindy masih berjalan posisi mereka sudah sangat jauh dari gudang tempat mereka disekap tersebut.
" Cindy....ma...ma...sudah ti..dak sanggup lagi" ucap Aisyah dengan nafas terengah-engah karena mereka berjalan tidak ada hentinya Aisyah sudah tidak sanggup lagi dia sudah sangat lemah.
" Ma...tidak jauh lagi kita sampai di jalan raya,itu sudah nampak cahaya dari mobil ma,mama masih sanggup kan ma" tanya Cindy sambil memapah Aisyah yang sudah sangat lemah.Aisyah pun mengangguk lemah ia harus segera sampai kejalan raya agar bisa menghentikan pengendara kendaraan untuk menolong mereka.
__ADS_1
Dengan tertatih-tatih mereka sampai di pinggir jalan dekat hutan.Aisyah terduduk lemas ia sudah tidak sanggup lagi.
" Cindy apa pun yang terjadi pergilah cari bantuan tinggal kan mama disini,mama tidak apa-apa" ucap Aisyah dengan suara nya nyaris tidak terdengar karena sudah tidak ada tenaga lagi akibat berjalan dengan sangat jauh.
" Tapi ma..." ucap Cindy.
" Mama tidak apa-apa, pergilah" ucap Aisyah sambil tersenyum kearah Cindy.Cindy menangis dan memeluk Aisyah erat.Ia pun mengambil daun-daun ditepi hutan untuk menjadi alas tidur Aisyah.Sebenarnya Cindy sangat takut apalagi suasana yang gelap di tambah suara hewan hutan yang.bersahut-sahutan membuat bulu kuduk nya merinding.
" Aku harus berani" gumam Cindy dalam hati.
" Mama jangan kemana-mana dulu,Cindy akan cari bantuan" ucapnya sambil memeluk Aisyah dan menangis.Aisyah mengusap air mata Cindy dan tersenyum seolah ia memberi kekuatan bahwa ia tidak apa-apa ditinggal sendiri.Cindy pun segera berlari mencari bantuan saat ini sudah masuk pukul empat pagi.
" Riko Stop...itu sepertinya anakku Cindy" teriak Reynold panik dan Riko pun menghentikan laju mobilnya diikuti mobil dibelakang mereka.Reynold segera membuka pintu mobil dan berlari kearah sosok yang menurut Reynold anaknya.
" Cindy...! " teriak Reynold dan langsung berlari menghampiri Cindy.Cindy pun kaget ternyata itu suara papanya.
"Papa....,mama pa" teriak Cindy histeris sambil memeluk papanya.
" Dimana mama" ucap Reynold karena tidak melihat Aisyah.
__ADS_1
" Ayo pa,tadi Cindy tinggalkan mama dipinggir jalan karena mama sangat lemah,cepat pa " ucap Aisyah sambil melepaskan pelukan sang papa.Reynold segera berlari bersama Riko dan Cindy untuk menuju mobil mereka akan menjemput Aisyah,dan Cindy menceritakan semua sambil menangis terisak membuat Reynold murka dan memerintahkan anak buahnya untuk membawa polisi kegedung tua tempat Aisyah dan Cindy disekap.Rupanya Cindy berlari hampir dua kilo.
" Itu mama pa" tunjuk Cindy melihat sesosok wanita tergeletak dipinggir jalan.Mobil pun berhenti Reynold segera turun membuka pintu mobil dan berlari menuju Aisyah.
" Astagfirullah....sayang" teriak Reynold melihat keadaan istrinya yang sangat memprihatinkan dan langsung mengangkat nya segera menggendong menuju mobil.Reynold tidak bisa menahan air mata nya melihat keadaan istrinya.Aisyah pun samar-samar seperti ada yang memanggilnya dan membuka matanya saat Reynold mengendong nya ala bridal style.
" Ma...mas..." ucap Aisyah pelan dan ia pun langsung pingsan di pelukan Reynold saat masuk kedalam mobil.
" Mama...! " teriak Cindy histeris melihat Aisyah yang tidak sadar lagi.Reynold panik melihat Aisyah yang pingsan apalagi wajahnya penuh lebam dan tubuhnya banyak luka.
" Cepat Riko kita kerumah sakit terdekat" perintah Reynold sambil memeluk istrinya mereka duduk di belakang sedangkan Cindy didepan sebelah Riko.Riko pun melaju kan mobilnya.
" Cepat om..." sahut Cindy kepada Riko,ia terus menangis karena mengkhawatirkan keadaan Aisyah.
Reynold tidak henti memeluk dan menciumi istrinya.Ia sangat takut kehilangan istrinya.
" Sayang ...bangun...kita kerumah sakit,jangan pergi sayang" ucap Reynold yang benar-benar terpuruk, ia tidak hentinya mencium istrinya.Cindy yang mendengar papanya menangis sangat sedih ia menangis melihat papa nya.Riko fokus menyetir sungguh kasihan ia melihat bosnya belum pernah bosnya seperti itu.
Selamat membaca,mungkin kurang seru tapi jangan di bully ya...🙂🙂🙂
__ADS_1