
" Udah nyampe tha,tadi katanya mau beli roti, tu toko rotinya" tunjuk Mike.
" Jangan aku yang turun,ogah ah...yang mau beli siapa" sahut Mike lagi sebelum ia disuruh turun oleh Atha.
" Dasar anak buah ngak ada akhlak, aku potong gaji mu dua puluh lima persen bulan ini" Ancam Atha.
" Bodoh amat! " sarkas Mike,ia tahu seperti apa Atha orangnya ngak tegaan.Lagipun Mike lagi malas turun.Mike sudah seperti saudara bagi Atha bahkan mereka biasa berdebat karena masalah sepele contohnya saat ini.
Akhirnya Atha pun turun dengan wajah kesal sedangkan Mike hanya tertawa melihat Atha.Lagipun Mike malas mau turun untuk membelinya karena Atha sering komplen kadang tidak suka dengan rasanya bahkan Mike pernah bolak balik untuk mengganti roti yang dibeli atas perintah Atha hanya karena gulanya terlalu banyak hingga Mike malu dengan pelayan tokonya mesti dua kali ganti.Semenjak itu Mike trauma dan tidak mau lagi kalau Atha meminta dibelikan roti,lebih baikAtha sendiri yang memilih.
Atha memandang toko roti didepannya terlihat cukup ramai bahkan kalau dilihat hanya itu toko yang menjual aneka roti dan kue disekitar ruko tersebut.Atha pun bergegas untuk masuk kedalam toko.Dan ia sudah disambut oleh pelayan toko tersebut.
" Selamat siang pak, Selamat datang di Dapoer seruni" sambut seorang pelayan ramah.Atha pun tersenyum.Ia segera menyusuri rak-rak tempat roti berjejer.Saat itu seruni baru saja meletakkan roti yang baru saja selesai dikemas ia melihat seorang pria nampak kesulitan memilih roti dilihat dari penampilan seperti nya laki-laki tersebut bukan warga disini.Ia pun berinsiatif menemui laki-laki tersebut.
"Ada yang bisa dibantu mas" suara lembut seorang wanita menyapa.Atha pun langsung mencari arah suara.
Degh....jantungnya berdebar saat melihat seorang wanita dengan wajah cantik dan keibuan memakai jilbab putihnya.Begitu juga Seruni ia pun kaget melihat laki-laki tampan didepannya dengan kulit putih dan berhidung mancung bahkan entah kenapa seperti ada getaran aneh saat mata mereka saling bertemu.
" Ekh....anu...saya sedang mencari roti untuk cemilan di mobil " ucap Atha gagap.
" Mas nya mau roti yang manis atau tawar" tanya seruni sambil memandang rak tempat roti tersebut ia tidak berani memandang pria didepannya karena entah kenapa jantungnya berdebar.
" Dua-duamya mbak" ucap Atha sambil memandang wanita didepannya seolah matanya tidak bisa beralih ketempat lain.
" Biar saya ambilkan mas kebetulan ada yang masih panas" jawab seruni sambil mengambil nampan untuk meletakkan kue.
"ini mas kalau mau yang lain juga ada cemilan tradisional kebetulan toko kami menjual jajanan pasar" tawar seruni.
__ADS_1
" Apa aja jajanan tradisional nya?" tanya Atha.
" Ada lemper,putu ayu,risol,onde-onde,..." ucap seruni sambil menyebutkan aneka kue tradisional yang dibuat.
" Banyak sekali jajanan tradisional nya,apakah diproduksi sendiri?" tanya Atha penasaran.
" Sebagian kami produksi sisanya dari usaha rumahan ibu-ibu sekitar sini" jawab seruni.
" Memang pemilik tokonya ngak rugi mengambil kue dari masyarakat sekitar?" tanya Atha lagi.
" Alhamdulilah ngak mas rejeki sudah ada yang mengatur,mas mau mencicipi dulu kebetulan ada tester untuk beberapa roti dan kue"tawar seruni.
" saya pingin coba rotinya kebetulan saya pecinta roti" ucap Atha lagi.Seruni pun mengambil roti untuk tester pelanggan.Saat Atha mulai mencicipi nya ia kaget dengan rasa dan testur roti tersebut mirip dengan buatan almarhum istrinya.Atha tertegun " Rasa ini sangat mirip dengan buatan mu sayang" lirik Atha pelan.
Atha tidak bisa berkata apa-apa ada rasa rindu yang menyeruak dihati tanpa terasa Atha menghabiskan kue tersebut sambil menikmati setiap kunyahannya sambil matanya menerawang jauh.
" Mas...mas...." panggil seruni karena melihat pria didepannya termenung dengan tatapan kosong kedepan ia takut terjadi apa-apa.
" Mas nya ngak apa-apa kan?" tanya seruni cemas.Atha kemudian cepat menggeleng.
" Saya tadi hanya menikmati roti ini sangat lezat rasanya mirip dengan buatan tangan almarhum istri saya,kalau boleh tahu roti ini buatan siapa ya? tanya Atha lagi.
" Kebetulan saya sendiri yang memproduksi ditoko ini" jawab seruni tersenyum ia merasa terharu ada yang memuji roti buatannya.
" Jadi mbak sendiri yang memproduksi dan punya toko ini,luar biasa saya sangat suka rasa rotinya sangat pas dilidah" puji Atha tersenyum kearah seruni.Seruni hanya tertipu malu mendengar pujian Atha.
"Kalau gitu nama mbak seruni sesuai dengan nama tokonya Dapoer Seruni? tanya Atha lagi.Seruni pun menggangguk.
__ADS_1
" Perkenalkan nama saya Atha untuk tiga hari kedepan saya akan sering ketoko ini kebetulan saya ada proyek di kota ini" ucap Atha sambil menyodorkan tangannya seruni membalas dengan meletakkan kedua tangan didada ia tidak mau bersentuhan dengan yang bukan mahramnya.
" Senang berkenalan dengan mas Atha ditunggu kedatangan nya untuk belanja di toko kami" ucap seruni tersenyum ramah.Sebenarnya ia agak risih lama-lama berdua dengan laki-laki didepannya apalagi daritadi matanya tidak lepas memandang Seruni.
"Kalau Pagi-pagi apa saya bisa minum teh atau ngopi disini sambil makan roti ?".
" Bisa mas kebetulan kami juga menyediakan beberapa tempat untuk sekedar ngopi atau ngeteh tapi tidak banyak hanya ada tiga meja sama dua kursi untuk masing-masing meja" jelas seruni lagi.
" Oh tidak apa-apa kebetulan saya cuma berdua dengan asisten,berapa semua nya mbak" ucap Atha lagi.Seruni pun bergegas menghitung belanjaan Atha.
""Terimakasih mas sudah datang dan berbelanja di toko kami semoga mas nya suka dengan roti dan kue yang kami produksi" ujar seruni sambil tersenyum.
" Sama-sama seruni saya sangat suka dengan rotinya semoga tokonya laris banyak yang membeli".
" Amin....hati-hati dijalan" pesan seruni.Atha pun menggangguk sambil tersenyum kearah seruni.Entah kenapa pertama bertemu ia sudah sangat menyukai perempuan tersebut apakah ia sudah membuka hatinya,entahlah....apalagi melihat seruni wanita sederhana dengan senyum tulusnya.
Atha nampak senyum-senyum saat memasuki mobil dan hal tersebut dilihat oleh Mike.
"Ngapain senyum-senyum sendiri tha,kesambet jin di dalam toko !" ledek Mike.
"Sialan kau Mike...yang jelas aku kesambet bidadari " jawab Atha tersenyum.
" Bidadari....maksudnya apa?" tanya Mike penasaran.
" Ngak usah kepo dengan urusan orang mike" sindir Atha.
" Aku kan nanya tha,memang ada apa ditoko tadi sampai ubanan kami nungguin orang yang beli roti" Sindir Mike lagi.
__ADS_1
" Bilang aja penasaran Mike gitu aja repot,sorry aku ngak akan cerita " Atha pun tertawa puas apalagi melihat ekspresi Mike yang terlihat kesal tidak dapat info apa pun dari Atha.Akhirnya mobil pun melaju kelokasi proyek.
Ini dua bab aku jadikan satu,maaf kalau agak bertele-tele ceritanya.Semoga suka🙂