
Reynold yang sedang berada dikantornya sedang menunggu kedatangan istri dan anak seharusnya mereka sudah sampai tiga puluh menit yang lalu.Tapi sampai sekarang belum juga sampai ia sudah berkali-kali menghubungi handphone anak nya tapi sepertinya tidak aktif sedangkan handphone istrinya dihubungi masuk tapi tidak diangkat udah puluhan kali ia menelpon.Reynold mulai cemas kemudian ia menghubungi pak Burhan tapi berkali-kali tidak diangkat hingga dering yang entah keberapa baru diangkat.
" Hal....Lo tu...an....nyonya dan non Cindy di...cu...lik...." ucap pak Burhan terbata ia masih menahan sakit akibat dipukul tengkuk lehernya.Untung ada seorang bapak yang lewat dan membantu pak Burhan.
"Apa.....dimana posisinya sekarang" teriak Reynold kaget dan panik.Pak Burhan pun menyebutkan dimana posisinya.Reynold segera menghubungi para bodyguard nya dan juga asistennya Riko Reynold benar-benar sangat panik.
" Ya Allah apa yang terjadi dengan anak dan istriku, selamat kan mereka" batin Reynold.Ia merasa menyesal meliburkan bodyguard yang biasa mengawal Keluarga nya.Reynold memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi diikuti beberapa mobil bodyguard nya yang dipikirkan nya sekarang adalah keselamatan dua wanita yang amat dicintainya.
Reynold sampai diposisi yang disebutkan oleh pak Burhan setelah sampai dilihatnya mobil mewahnya yang ringsek di depannya karena menabrak trotoar,ia segera berlari mendekati pak Burhan saat turun dari mobil.
__ADS_1
" Tuan...ma...maafkan saya tidak bisa menjaga nyonya dan non Cindy" ucap pak Burhan yang merasa bersalah.
" Tidak,ini salah saya karena meliburkan bodyguard yang biasa mengawal, ceritakan kejadiannya pak" ucap Reynold yang terlihat sangat panik dan sedih apalagi dilihat nya handphone anaknya yang agak retak akibat terbanting dan tas istrinya yang masih tertinggal di dalam mobil beserta handphone nya .Ia tidak dapat membayangkan betapa ketakutan dua wanita yang sangat di sayanginya.Setelah mendengar cerita pak Burhan yang mana mereka dibuntuti mobil warna Jeep warna hitam dari rumah.Dan pak Reynold ingat dengan plat mobilnya.
Reynold memerintahkan ahli komputernya untuk melacak plat mobil si pencukik.Ia juga meminta bodyguard nya membereskan mobilnya.Reynold masih berpikir siapa yang menculik istri dan anaknya apakah saingan bisnisnya yang diam-dian memiliki dendam dengannya,tampangnya sangat kusut ia takut terjadi apa-apa dengan istri dan anaknya.
Reynold teringat kedua orang tua nya,ia pun segera menghubungi sang papa.Disebuah rumah mewah terlihat pasangan suami istri yang sedang menunggu waktu magrib.Tiba-tiba terdengar dering handphone berbunyi.Pria paruh baya tersebut melihat siapa yang menelpon ternyata dari anaknya.
" Apa....!!! iya nanti papa kerahkan orang kepercayaan papa untuk melacaknya" teriak papa dan ia pun mengakhiri percakapan dengan raut wajah yang sangat kalut.
__ADS_1
" Ada apa pa,kenapa berteriak" ucap sang istri yang tidak lain mama Reynold berjalan menghampiri suaminya.
" Menantu dan cucu kita diculik ma" ucap papa pelan sambil memandang istrinya dengan wajah yang tidak bisa diungkapkan lagi.
"Apa!!! di...cu... culik" teriak mama terbata sambil terduduk disofanya.Ia langsung memegang dadanya yang terasa sesak.
" Ma...." ucap papa bertambah panik yang melihat istrinya dengan wajah pucat.
" Bagaimana bisa pa,menantu dan cucu kita pa,apa yang akan dilakukan penculik nya" teriak mama histeris sambil memegang dadanya yang terasa sesak dan mama pun pingsan.Mama reynold memang ada riwayat penyakit jantung.Sebenarnya mama sudah mulai menerima Aisyah sebagai menantu nya.
__ADS_1
Papa semakin bertambah panik ia segera memanggil asisten rumah tangganya untuk segera menelpon dokter pribadinya.Disatu sisi papa Reynold mengkhawatirkan menantu dan cucunya dan disisi lain stri nya sekarang dalam keadaan pingsan mendengar berita penculikan itu.Tak lama dokter pun datang dan mama segera ditangani.Ternyata mama Reynold agak shock mendengarnya berita penculikan itu.Mama pun diberi obat untuk beristirahat.Papa kemudian menelpon orang kepercayaannya untuk melacak keberadaan menantu dan cucunya.
Segini dulu aku upnya,ini saja sambil rebahan ngetik nya karena kondisi ku belum fit.Terimakasih doanya untuk hari ini mungkin hanya satu aku up nya.Selamat membaca.