
Angel langsung menuju kedalam gudang setelah sampai dilihat dua wanita dengan posisi duduk saling membelakangi dengan tangan kaki dan juga mata yang masih terikat.Hari sudah menunjukkan pukul sepuluh malam.
" Buka mata kedua wanita tersebut"perintah angel kepada salah satu pria berbadan besar.Pria tersebut langsung membuka pengikat mata aisyah dan Cindy.Aisyah dan Cindy mengerjapkan mata mereka karena terlalu lama mata mereka tertutup.Mereka melihat suasana gudang dan samar-samar mereka melihat seorang wanita dan semakin lama makin terlihat.
" Tante angel" teriak Cindy tidak percaya.Aisyah pun lebih kaget lagi ternyata dalang penculikan ini adalah angel,apa salahnya karena ia pun tidak begitu kenal angel dan lagipun ia hanya sekali bertemu waktu liburan dulu ke villa.
Angel hanya tertawa melihat keterkejutan Cindy dan juga Aisyah.
"Kaget....ya memang aku yang menyuruh menculik kalian" teriak angel lantang.
" Apa salah kami?" tanya Aisyah pelan menatap angel.
"Ha...ha....ha...apa kau tidak tahu kesalahan mu dasar gadis ingusan,kau telah merebut Reynold dariku" ucap Angel dengan wajah yang penuh kemarahan.
" Tapi bukan salah mama Aisyah sudah takdir papa berjodoh dengan nya dan lagipun papa memang tidak menyukai Tante" ucap Cindy dengan beraninya.Aisyah kaget dengan keberanian Cindy ia takut angel akan semakin marah dan ternyata benar angel berjalan mendekati mereka.Aisyah bertambah takut seperti nya ia akan menghajar Cindy.
__ADS_1
" Berani sekali kau dasar gadis bodoh" teriak angel marah dan tangannnya ingin menampar Cindy tapi dengan sigap Aisyah mendorong Cindy dan akhirnya justru ia yang ditampar oleh angel dengan sangat keras hingga bibirnya berdarah.
Plok.... plok....tepuk tangan angel melihat adegan Aisyah menyelamatkan Cindy.
" Rupanya luar biasa sayangnya dirimu kepada anak tirimu yang bodoh ini" ucap Angel dengan wajah yang sulit ditebak.Cindy hanya menangis melihat Aisyah yang pipinya merah dan bibirnya berdarah.Ia langsung menarik Aisyah memukulnya berkali-kali bahkan menarik jilbabnya hingga jilbabnya hampir terlepas.
" Awwh..... sa....sakit.....to...tolong lepaskan kami,a...ap..pa sa...lah...ku" ucap Aisyah terbata-bata badannya sakit semua darah sudah mengucur disudut bibirnya dan wajah nya penuh luka-luka.
" Tante jangan pukul mamaku pukul saja aku" teriak Cindy histeris sambil terisak menangis melihat keadaan aisyah.Ia tidak sanggup melihat mamanya disiksa.
Cindy berusaha mendekati Aisyah yang masih terikat tangan dan kaki nya.Cindy mengguling-gulingkan badannya untuk mendekati Aisyah untung nya ia dan aisyah memakai celana panjang.Airmata Cindy tidak berhenti menetes ia harus segera keluar dari sini.
" Ma...ma.." panggil Cindy pelan sambil menggoyangkan badan Aisyah dengan menggunakan tangan nya yang diikat belakang. Berkali-kali ia memanggil Aisyah dan entah panggilan keberapa kali baru Aisyah sadar.
" Cin...cin..Dy" ucap Aisyah terbata badannnya terasa sangat sakit apalagi hidung dan bibirnya mengeluarkan darah.
__ADS_1
" Mama tidak apa-apa " tanya Cindy" dengan suara serak karena menangis.Aisyah menggeleng lemah.
" Kita ha...rus ke...luar da..ri...sini cin...Dy" ucap Aisyah pelan.Ia meminta Cindy membuka ikatan tangan belakang nya karena ikatannnya sudah longgar,mereka pun posisi saling membelakangi Cindy berusaha membuka ikatan tangan Aisyah dengan susah payah akhirnya terbuka.Aisyah pun lalu membuka ikatan tangan Cindy mereka melakukan dengan sangat hati-hati apalagi dua penjaga sedang berada dilantai atas bersama angel jadi ini kesempatan mereka untuk keluar.
Keadaan Aisyah sudah sangat lemah tapi ia harus kuat untuk keluar dari sini.Setelah ikatan tangan dan kaki terlepas mereka mulai menyusuri gudang mencari jalan keluar dengan tertatih Cindy memapah Aisyah.Akhirnya mereka menemukan pintu keluar Cindy melihat keadaan diluar ternyata tidak dijaga ia membuka pintu tersebut pelan-pelan karena takut ketahuan penjaga yang berbadan besar.Mereka pun langsung keluar Cindy memapah Aisyah yang berusaha untuk berjalan dengan di papah Cindy.Mereka melewati hutan yang ada dipikirannya sekarang agar menjauh dari gedung tua tersebut.
" Dapat" ucap salah seorang ahli IT rupanya dia menyadap alat komunikasi angel dan terlihat posisinya berada diluar kota jauh dari keramaian.
" Posisi nya seperti di gedung tidak terpakai" ucap Viko memperlihatkan hasil pencariannya di komputer kepada Reynold.
" Ayo kita segera bergerak kesana" perintah Reynold yang sudah berganti pakaiannya ia meminta salah satu bodyguard nya untuk mengambil pakaian gantinya dirumah.
Riko selaku asisten Reynold segera menghubungi pihak kepolisian.Reynold bergegas menuju mobilnya ia harus menemukan segera anak dan istrinya.Saat ini sudah menunjukkan pukul dua dini hari.
Apakah Reynold berhasil menemukan Aisyah dan Cindy?....kalau sempat aku up lagi ya....🙂🙂🙂
__ADS_1