
"Nggak usah mas,lagian baju yang mas beli kemaren ada yang belum kepake" ucap Aisyah.Reynold memang membeli nya banyak pakaian lengkap dengan jilbab nya.Lagipun Aisyah bukan lah cewek yang suka belanja baju ia lebih suka menjahit sendiri bajunya.Karena ia punya keterampilan menjahit yang diajarkan bibinya bahkan banyak yang memuji hasil jahitan nya.
" Ambil aja ,ayo mas temani milih pakaian nya".
"Nggak u...." belum selesai ia bicara Reynold sudah menarik tangannya pelan.
" Mas nggak suka penolakan" ucap Reynold.Akhirnya Aisyah hanya pasrah ia mengikuti Reynold memilih baju untuk nya yang harga nya membuat Aisyah menelan ludahnya.Puas dengan belanja pakaian kemudian Cindy mampir ketoko sepatu dan lagi-lagi Reynold memaksanya untuk membeli padahal Aisyah sendiri merasa tidak butuh sepatu karena sepatu nya masih bagus dan masih bisa di pakai.
" Mas ....kita duduk disitu dulu ya" sambil menunjuk salah satu kursi tempat menjual berbagai macam aksesoris bergambar hello Kitty kesukaan Cindy dan lagi Reynold menyuruh nya untuk membelinya tapi Aisyah menolak nya karena ia bukan penggemar hello Kitty.
Reynold pun mengikuti ajakan Aisyah lagipula kalau menunggu Cindy memilih segala sesuatu yang berbau hello Kitty pasti lama.
" Sayang capek?" tanya Reynold sambil duduk disebelah Aisyah.
__ADS_1
" Capek dikit mas" . Padahal kakinya udah pegel daritadi menemani Cindy berkeliling.Reynold pun tersenyum melihat kekasih hatinya.
" Beginilah mas kalau sedang menemani Cindy berbelanja kadang mas capek juga tapi mas lihat Cindy nya gak capek,inilah waktu mas untuk menemani Cindy karena kesibukan mas,mas tidak ingin Cindy jauh dari mas" ucap reynold sambil memandang Cindy yang masih asyik memilih berbagai macam benda berbau hello Kitty.Aisyah merasa terharu mendengar perkataan Reynold yang sangat menyayangi anaknya.
" Mas papa yang sangat hebat,Aisyah kagum sama mas" ucap Aisyah tersenyum tulus kepada Reynold .
" Besok mas akan kebelanda,mas sangat merindukan mu Aisyah" sambil memandang kearah Aisyah yang sedang menatapnya.
Aisyah hanya terdiam mendengar nya jujur ia pun sangat merindukan Reynold.Apalagi semenjak resmi menjadi pasangan kekasih ini kali pertama mereka berjauhan.
" Mas...yang penting urusan mas cepat selesai mas pergi dan pulangnya selamat tanpa kurang apapun" sahut Aisyah rasanya Aisyah pingin menangis saat ini karena ia sudah sangat mencintai Reynold.
Reynold menarik tangan Aisyah dan mencium punggung tangan Aisyah.Aisyah hanya terdiam mematung ia seolah tidak mampu menarik tangannya.
__ADS_1
" Selama mas tidak ada sayang jangan kemana-mana ya,tunggu mas yang menelpon" .Aisyah pun mengangguk dan tersenyum,ia segera menarik tangannya dari genggaman Reynold karena dilihatnya Cindy sudah menuju arah mereka.
" Cindy kira papa dan kak Aisyah kemana,gak tahu nya pacaran disini" cerocos Cindy.
"Dari pada nungguin Cindy belanja lama lebih baik disini kami duduk-duduk sambil menghilangkan capek menemani tuan putri belanja" kata Reynold sambil menyindir anaknya.
" Jadi papa nggak iklas ni Nemani Cindy belanja" sambil cemberut dan menyerahkan kartu kredit yang di berikan papanya tadi.
" Nggak lah nak mana mungkin papa gak iklas ,papa kan cuma bercanda" sambil mengucek-ngucek jilbab Cindy hingga sedikit melorot membuat Cindy sebel dengan ulah papanya.Ia pun memperbaiki jilbabnya dibantu Aisyah.
"Pa antarin Cindy pulang duluan ya,karena tadi Nita nelpon katanya mau kerumah ngerjain tugas untuk besok,nggak apa kan kak Cindy diantar duluan" tanya Cindy.
" Nggak apa Cindy lagipun rumah kakak kan lebih jauh dari sini " ucap Aisyah lagipun dari mall ini lebih dekat jarak rumah Reynold dari rumah Aisyah.
__ADS_1
Mereka pun segera pulang menuju parkiran selama perjalanan Kadang-kadang Reynold mencuri kesempatan memegang tangan Aisyah kalau mereka jalan beriringan ( tentunya saat Cindy nggak ngeliat 😁🤭).
Segini dulu ya jangan lupa like dan komen serta votenya dan bintang lima biar makin semangat nulisnya 🙂🙂🙂