Salahkah Kami Bila Saling Mencintai

Salahkah Kami Bila Saling Mencintai
Demi dirimu


__ADS_3

Di dalam mobil Reynold dan aisyah hanya terdiam tidak ada yang mau memulai percakapan.Akhirnya Aisyah memberanikan diri.


" Om kita jadi kekafe xx ?" tanya Aisyah sambil memandang kearah Reynold yang sedang fokus menyetir.


" Jadi,memangnya kenapa? tanya Reynold yg balik.


" Emhhh... kalau bisa jangan kesana om, Aisyah takut jumpa dengan teman-teman nanti Aisyah digosipkan yang nggak-nggak" ucap Aisyah dengan wajah yang agak sedih.Reynold pun mengerti karena bisa saja nanti Aisyah gosip nya jadi simpanan om-om.


" Gimana kalau di cafe SS disitu ada ruangan private,kita bisa lewat belakang kebetulan saya kenal pemiliknya" sahut Reynold sambil memandang Aisyah,dan Aisyah pun mengangguk.Akhirnya Reynold menghubungi temannya yang pemilik cafe tersebut untuk memesan ruangan private.


Aisyah tidak mau kalau sampai bertemu dengan orang yang dikenal nya bisa-bisa ia di gosip kan yang tidak-tidak sebenarnya Aisyah pun agak ragu mau pergi karena takut itu tadi.

__ADS_1


" Aisyah apa kamu malu jalan sama saya?" tanya Reynold.


" Tidak om, Aisyah cuma menghindari fitnah dari orang-orang yang mengenal Aisyah, sebenarnya Aisyah juga takut om di gosip kan yang nggak-nggak,karena Aisyah hanya anak yatim piatu yang hidupnya pun bisa dibilang pas-pasan, setiap berdekatan dengan salah satu teman dibilang Aisyah hanya mau memanfaatkan saja makanya teman Aisyah cuma Vina tapi itupun telinga Aisyah harus kebal dengan cemoohan teman-teman,Aisyah harus tahan dengan semua nya walaupun hati Aisyah sakit mendengar nya om" jelas Aisyah pelan tanpa sadar bulir air mata Aisyah jatuh ia menangis.


Reynold kaget ia pun menghentikan mobilnya kepinggir dan secara reflek melepaskan safety belt nya dan memeluk Aisyah.


" Jangan menangis saya tidak mau melihat kamu menangis Aisyah" Sahut Reynold sambil memeluk dan mengusap kepala Aisyah yang ditutupi jilbab.Aisyah yang menangis dipelukan Reynold entah kenapa ia merasa nyaman dan terlindungi.


" Maaf om..." lirih Aisyah malu dengan muka memerah.Reynold tersenyum melihat tingkah Aisyah.


"Tidak apa kalau mau menangis lagi kamu bisa menumpahkan tangisan mu dipelukan saya" ucap Reynold dan mengambil tisu kemudian menghapus air mata Aisyah jarak mereka sangat dekat bahkan hembusan nafas Reynold terasa dimuka Aisyah mata mereka saling bertatapan.Entah kenapa badan Aisyah kaku ia tidak menolak saat Reynold menghapus air mata di pipi nya dengan lembut.

__ADS_1


" Jangan nangis lagi nanti tambah jelek" ucap Reynold tersenyum setelah selesai menghapus air mata di pipi aisyah . Reynold melihat pipi Aisyah yang memerah.Aisyah semakin malu dibuatnya atas perlakuan Reynold.Jantung Aisyah semakin tidak karuan dibuatnya.Apalagi dengan jarak yang sangat dekat seperti tadi.


" Kalau Aisyah takut ketempat yang akan kita datangi ini,Aisyah bisa pilih tempat nya saya ngikut yang penting kamu nyaman" ucap reynold sambil melajukan mobilnya yang tadi sempat berhenti.


" Gak usah ditempat yang om pesan tadi aja,Aisyah gak masalah om" sahut Aisyah ia tidak enak dengan Reynold kalau membatalkan tempat yang dipesannya.


Sebenarnya diam-diam Reynold menghubungi bodyguard nya untuk mensterilkan cafe tempat yang akan mereka tuju karena ia juga tidak mau kalau Aisyah bertemu dengan teman-teman nya apalagi cafe tersebut tempat berkumpulnya orang-orang kaya.


**Besok lagi aku lanjutkan karena kepala yang belum stabil masih sering pusing akibat seharian di depan laptop mengerjakan beberapa laporan.


mungkin gak nyambung ceritanya dan banyak typo.Tapi demi kalian para pembaca aku usahakan up.

__ADS_1


Tapi jangan lupa like vote dan bintang limanya๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚**


__ADS_2