
Aisyah sudah merasa yakin dengan pilihannya.Ia akan menerima permintaan Reynold untuk menikahi nya .Bagi Aisyah saat ini Reynold adalah jodoh yang telah dikirimkan Allah untuk nya.Tidak mungkin ia menolak ajakan Reynold untuk menikahinya.Sudah berapa kali Reynold meminta ia menjadi istrinya.Dan mereka juga sudah saling mencintai untuk apa menunggu lama apalagi niat yang baik menghalalkan hubungan mereka kedalam ikatan suci pernikahan.Aisyah tidak mempermasalah menikah muda dan jarak usia nya yang cukup jauh dengan Reynold.
Paman dan bibi sudah merestui hubungan mereka kedalam ikatan pernikahan apalagi papa Reynold juga sudah merestui juga tinggal restu dari mama Reynold yang belum didapat.Rencananya Reynold akan membawa Aisyah menemui mamanya setelah kedua orangtuanya pulang dari Eropa karena semua itu atas perintah sang papa.
" Ya Allah mudah kan niat kami ini" batin Aisyah dalam hati.
Aisyah saat ini sedang di kamar hari sudah menunjukkan pukul lima sore ia baru saja selesai mandi tiga jam lagi ia akan bertemu dengan kekasih hati yang sangat dirindukan nya selama sepuluh hari ini.
Aisyah mencari baju yang akan di pakainya nanti.Aisyah tersenyum sendiri rasanya ia sudah tidak sabar menunggu kedatangan Reynold.Setelah dapat baju yang akan di pakainya nanti ia pun meletakkan nya diatas tempat tidur.Barusan Cindy menelpon kalau ia akan menjemput kerumah sekitar jam tujuh nanti.
__ADS_1
Aisyah baru saja selesai sholat Maghrib tidak lupa Aisyah berdoa agar dimudahkan niat baik mereka untuk menikah dan juga keselamatan Reynold di dalam perjalanan pulang ini.Aisyah melipat mukena nya dan bergegas menuju dapur untuk menghidangkan makan malam.Aisyah memanggil paman dan bibinya untuk makan.
" Jam berapa berangkat ke bandara nya nak? " tanya bibi.
" Tadi Cindy nelpon sekitar jam tujuh jemput Aisyah bik" jawab aisyah sambil mencuci tangannya karena ia sudah selesai makan.
" Maaf kan Aisyah,jadinya bibi yang membereskan semua ini" sahut Aisyah dengan wajah sedih dan merasa bersalah biasanya ia yang akan membereskan meja makan dan mencuci piring.
' Jangan sedih,tidak apa nak ayo sana siap-siap" ucap bibi sambil tersenyum kearah Aisyah.Aisyah pun mengangguk dan segera menuju kamar untuk bersiap.
__ADS_1
Hari ini Aisyah memakai baju tunik dan celana panjang hitam tidak lupa pasmina hitam yang terlihat sangat cantik dan anggun.Aisyah memandang pantulan wajahnya di cermin ia tidak perlu memakai bedak yang tebal cukup pake bedak baby ia tidak memakai lipstik karena bibirnya sudah merah alami tidak lupa ia memakai parfum.Aisyah sudah selesai berdandan ia keluar dari kamar.
"Subhanallah cantik bener kamu nak" sahut bibik yang melihat Aisyah yang keluar dari kamar.Aisyah tersenyum mendengar pujian dari bibinya.Bibi nya tahu keponakan nya sangat bahagia untuk menjemput kekasih hatinya.Bibi sangat bahagia melihat kebahagiaan Aisyah begitu juga dengan paman tidak ada yang paling membuatnya senang selain kebahagiaan keponakan nya.
Tidak lama Cindy pun datang menjemput bersama pak burhan.Aisyah pamit kepada paman dan bibinya dan bergegas mengambil sepatu dan memakainya.Ia berlari kecil menuju mobil membuka pintu belakang mobil.
" Cantiknya mamaku,nggak sabar ya mau jumpa papa" goda Cindy.Aisyah hanya tersenyum ia sudah biasa di goda oleh calon anak tirinya.Mobil pun segera melaju menuju bandara.Jantung Aisyah berdebar-debar menanti kedatangan Reynold.Mobil sudah masuk kawasan bandara.
Gimana ya pertemuan Reynold dan Aisyah,kalau sempat aku up lagi kalau nggak mungkin besok.🙂🙂🙂
__ADS_1