
Aisyah sudah sampai dirumah diantar oleh pak Burhan.Cindy nanti akan menginap dirumahnya.Aisyah pun masuk kedalam rumah tidak lupa mengucapkan salam kebetulan paman dan bibinya lagi nonton televisi.
"Udah pulang nak dari bandara" tanya bibi.
" Udah bik" sambil menyalami tangan paman dan bibinya.
"Makan dulu nak" .
"Tadi udah makan sama Cindy" memang mereka sempat singgah di rumah makan Padang karena Cindy kelaparan setelah mengantar Reynold .Papanya tadi berpesan agar makan dulu disekolah sebab papanya langsung mau berangkat habis menjemput cindy dan Aisyah dari sekolah.Aisyah karena terbiasa bawa bekal makan siang nya jadi ia sudah makan sedangkan Cindy tadi cuma makan bakso karena masih kenyang untuk makan kebetulan di kantin tempat mereka sekolah ada menu nasi lengkap dengan lauk pauknya.
Aisyah pamit dengan paman dan bibinya mau ganti baju ia sudah merasa gerah memakai seragam sekolah nya seharian.Aisyah meletakkan tas nya di meja belajar ia segera melepaskan jilbabnya dan mengganti pakaiannya.Aisyah memandang dirinya di pantulan cermin kecil tempat biasa ia berhias tidak ada meja rias dikamar nya hanya sebuah cermin tua sedangkan bedak, parfum, handbody dan sisir hanya diletakkan dikotak kecil yang digantung dibawah cermin.Aisyah menyisir rambut panjang sebahu nya dengan kulit putih mulusnya.Ia segera mengikat rambutnya.Aisyah duduk di tempat tidurnya mengambil handphone nya dan membuka galeri foto di handphone nya.
Terdapat beberapa foto Reynold dan dirinya Aisyah tersenyum memandang wajah Reynold.Ia membuka seluruh foto-foto yang pernah mereka abadikan berdua.Jujur Aisyah merasa rindu bila berjauhan dengan Reynold.Aisyah merindukan senyuman,tawanya,kasih sayangnya serta sifat kebapakan nya yang selalu ingin melindungi Aisyah tidak masalah kalau Reynold protektif terhadapnya.
__ADS_1
Di dalam pesawat jet pribadi yang sangat mewah terlihat Reynold yang duduk sambil mengotak Atik handphone nya.Reynold membuka galeri foto di handphone banyak terdapat foto Aisyah dan dirinya juga foto Aisyah yang diambil Reynold secara diam-diam.Reynold tersenyum menatap foto Aisyah.Betapa ia sangat mencintai Aisyah gadis cantik yang sangat sederhana apapun rintangan kedepannya nanti akan di hadapi termasuk restu dari sang mama yang sangat sulit didapatnya .Tapi Reynold tidak peduli walaupun mamanya tidak merestui ia akan tetap menikahi Aisyah.
Bagi Reynold Aisyah adalah wanita yang telah membuka hatinya yang selama ini kecewa dengan pengkhianatan mantan istrinya disaat ia berusaha untuk mencintai nya.Makanya Reynold menutup diri terhadap wanita tapi semenjak bertemu Aisyah ia langsung terpana dengan pesona Aisyah yang sederhana.
Aisyah dua Minggu lagi akan ujian, Reynold rencananya akan membawa Aisyah menemui kedua orang tuanya untuk meminta Restu.Ia akan segera menikahi Aisyah setelah ujian.
Malam hari dirumah Aisyah terlihat Cindy yang sedang membantu Aisyah mencuci piring.Cindy memang menginap dirumah Aisyah.
" Nggak apa kak,lagipun piring nya tidak banyak" .
Aisyah merasa tidak enak hati karena Cindy turun kedapur ia tahu Cindy tidak terbiasa melakukan pekerjaan rumah beda dengan dirinya.
Setelah selesai mencuci piring mereka pun berkumpul bersama paman dan bibi sambil bercerita menunggu azan isya.
__ADS_1
" Nak Cindy,mungkin rumah paman cuma sebesar ini kalau nanti nggak nyaman tidur dikamar Aisyah tapi beginilah keadaan kami" ucap paman pelan.
" Nggak apa paman,Cindy suka dengan rumah paman,dingin karena banyak pepohonan" jawab Cindy sambil tersenyum.
Setelah selesai sholat, Aisyah paman dengan paman dan bibinya karena mau kekamar untuk beres-beres buku pelajaran untuk besok.
Aisyah sudah membentang kasur kebetulan dirumahnya ada kasur khusus untuk tamu khususnya keluarga yang datang dari jauh untuk menginap.
" Cindy maaf ya mungkin kasurnya tidak seempuk kasur dikamar Cindy" ucap Aisyah ia takut Cindy nggak bisa tidur.
" Jangan gitu dong kak,Cindy gak masalah yang penting bisa tidur tapi kasurnya dirturunin biar kita bisa tidur sama kak,Cindy nggak mau tidur sendiri diatas tempat tidur,Cindy nanti boleh peluk kakak ya..." tanya Cindy.Aisyah mengangguk sambil tersenyum.Cindy senang mendengar nya.Memang Aisyah punya tempat tidur kecil hanya untuk satu orang.Cindy bukanlah anak yang pemilih mau tidur ditempat seperti apa.Bagi Cindy yang penting ia bisa tidur.Memang Aisyah punya tempat tidur kecil hanya untuk satu orang.
Jangan lupa like dan komen serta vote dan bintang lima biar makin semangat nulisnya 🙂🙂🙂
__ADS_1