Salahkah Kami Bila Saling Mencintai

Salahkah Kami Bila Saling Mencintai
ajakan makan malam


__ADS_3

Setelah mengantar Mike kepenginapan Atha segera menuju kemesjid terdekat karena ia akan melaksanakan sholat zhuhur.Setelah selesai sholat Atha segera menuju mobil nya ia akan bersiap ke toko Seruni.Entah kenapa Atha sangat bersemangat menemui Seruni padahal tadi pagi ia baru saja bertemu Seruni.


Mobil yang dikemudikan Atha sampai ditoko Seruni terlihat toko sepi karena hari sudah siang dan terlihat juga kue dan roti banyak yang sudah habis terjual.


Atha pun segera melihat wajahnya dicermin merapikan rambutnya ia tadi sudah berganti pakaian nya dengan baju kaos yang ngepas di badan serta celana jins nya tak lupa jam tangan mewahnya yang bertengger ditangannya.Siapa pun yang melihat Atha pasti akan terpesona dengan wajah tampan berparas bule.Setelah dilihat penampilan nya sudah rapi Atha pun segera turun dari mobil dan berjalan menuju toko Seruni.


" Assalamualaikum....permisi ! " ucap Atha.


" Waalaikumsalam " jawab seruni yang kebetulan saat itu ia yang berada di toko dan melihat Atha yang masuk ketokonya,Nita dan lia sedang beristirahat,apalagi saat ini pembeli sudah tidak begitu ramai lagi hanya beberapa saja yang datang membeli beberapa cake ulang tahun dan berbagai macam kue kering.


" Mas Atha,mau beli rotinya?...udah habis mas" sahut Seruni tersenyum kearah Atha.


" Udah habis ya...padahal saya pingin beli untuk cemilan " bohong Atha padahal memang niatnya untuk jumpa Seruni matanya tidak pernah lepas melihat wajah Seruni membuat seruni salah tingkah.


" Iya mas udah habis semua tadi ada yang borong untuk acara Ulang tahun,kalau mau saya bikin teh" tawar Seruni, Atha pun menggangguk.Seruni pun segera kebelakang untuk membuat teh,Atha mencari tempat duduk dipojokan.


" Ini mas silahkan diminum dicoba nastarnya masih hangat tadi baru selesai buat nastar cuma masih dianginkan karena baru keluar dari oven " jelas Seruni sambil menunduk karena Atha selalu melihatnya membuat jantung Seruni berdegup.


" Temani saya minum teh sekalian mau coba nastarnya kelihatan enak" ucap Atha lagi seruni pun segera duduk didepan Atha.Sebenarnya ada rasa tidak nyaman karena berhadapan dengan pria didepannya apalagi untuk kesehatan jantung Seruni.Jujur saja Seruni tidak munafik Atha sangat tampan dan juga baik siapa pun perempuan sangat mengaguminya tapi Seruni sadar diri dia adalah seorang janda dia takut dipandang rendah apalagi ia tahu Atha duda pasti sudah punya pacar atau calon istri,Seruni takut akan menimbulkan fitnah.


Atha nampak sangat menikmati kue nastarnya " ini sangat enak " pujinya sambil menikmati tiap kunyahannya.


"Terimakasih mas" ucap Seruni sambil menunduk.


" Maaf sebelumnya ditoko ini Seruni tinggal sendiri atau sama keluarga? tanya Atha membuka obrolan

__ADS_1


" Berdua sama karyawan mas,kebetulan rumah saya agak jauh kalau bolak balik makan waktu".


" Kenapa tidak mengajak keluarganya? tanya Atha penasaran sambil menyesap teh dan matanya tak lepas menatap Seruni yang menunduk.


" Saya yatim piatu mas,nenek yang merawat saya udah tiga tahun meninggal" lirih Seruni.


" O...maaf kalau gitu" ucap Atha lagi " saya kan dua hari lagi mau pulang ke kota J,bisa temani saya nanti malam cari makan malam,sebab saya kan pendatang tidak tahu tempat makan yang enak disini dimana? " modus Atha lagi.


" Ha...! " ucap Seruni bingung.


" Gini maksud saya bisa tidak temani saya cari tempat makan yang enak malam ini karena saya bingung cari dimana" Jelas Atha.


" Gimana ya mas,Saya ngak enak aja dilihat orang apalagi saya baru kenal mas" tolak Seruni.


" Aduh gimana ya mas " ucap seruni bingung dan serba salah.


" Atau gini aja gimana saya yang masak untuk makan malamnya tapi masakan saya tidak mewah menu rumahan biasa,tapi makannya ditoko saya aja,ucapan terimakasih karena sudah belanja ditoko saya dan nanti kalau datang lagi kekota ini kemari jangan lupa mampir" tawar Seruni karena tidak enak juga melihat kekecewaan Atha.


" Oke saya setuju nanti jam delapan saya kemari,tak usah mewah yang penting ada ikan asin" ucap Atha semangat empat lima langsung garcep.


" Wajah mas bule ternyata doyan ikan asin" kekeh Seruni.Ia kaget kalau Atha sangat menyukai ikan asin.


" Iya saya produk lokal almarhum mama paling sering masak menu ikan asin jadi lidah sudah terbiasa dan sudah rindu juga dengan masakan almarhum mama" ucap Atha sambil mengingat wanita cantik yang sudah melahirkan.


Akhirnya mereka pun terlibat pembicaraan hangat sesekali mereka tertawa dan dari pembicaraan itu Atha jadi tahu kalau Seruni seorang janda tentu saja Atha senang ternyata ia masih ada kesempatan.Entah kenapa Atha merasa cocok dan nyambung berbicara dengan Seruni.Begitu juga Seruni sudah lama ia tidak tertawa sebahagia ini.Ia pun merasa nyaman berbicara dengan Atha.Sekitar jam tiga sore Atha pun pamit dia pun berjanji akan datang jam delapan malam.

__ADS_1


Setelah Atha pulang Seruni pun segera menuju kulkas karena ia baru saja berbelanja jadi stok masih bahan untuk masak masih banyak.


" Jadi mas yang ganteng itu mau makan malam disini ya mbak?" tanya lia sambil membantu Seruni masak dibantu lia.Toko sudah sepi tiga karyawan juga sudah pulang setelah tugas mereka selesai.


" Iya mbak ngak enak aja tadi menolak ajakan nya untuk makan diluar,ngak enak dilihat orang apalagi status mbak ini pergi jalan keluar dengan orang asing" jelas Seruni.


" Tapi bau-bauan mas itu suka sama mbak deh apalagi saat natap mbak kayaknya dalam banget" goda Lia lagi.Seruni hanya tersenyum mendengar candaan lia.Ia sadar diri tidak mungkin orang kota menyukai janda seperti dirinya apalagi ia hanyalah anak yatim piatu.


Seruni akan masak ikan mas saus padang karena dikulkas ada ikan mas kemudian ikan asin goreng ditambah sayur asam plus sambal dan bakwan jagung dan tempe goreng menu simpel yang mudah serta dijamin enak.


Sebelum jan lima sore masakan sudah selesai dimasak dan Seruni pun segera mandi badannya terasa lengket karena keringat dan bau bumbu masakan.Ia juga sudah menyiapkan tempat untuk makan dilantai bawah tempat biasa Atha duduk dipojokan telah disulapkan jadi meja makan terdapat lima kursi dua kursi untuk Atha dan temannya mike dan tiga kursi untuk ia lia dan Nita.Toko juga sudah tutup karena pembeli sudah tidak ada lagi di jam segitu yang rame itu pagi menjelang sore kalau pagi kadang seruni kewalahan melayani pembeli.


Setelah selesai Isya Atha pun segera bersiap dan ia sudah menghitung waktu tempuh dari tempat nya menginap ke toko seruni lima belas menit.


" Udah rapi bener bos mau kemana,aku lapar tha cari makan yuk!" ajak Mike sambil mengendus bau parfum mahal Atha.


"Aku ada keperluan Mike,kau bisa telpon sopir proyek minta carikan makan,mobil aku bawa!" ucap Atha santai sambil berlalu dari hadapan Mike yang bengong.


" Tha aku lapar banget mana banyak yang harus aku kerjakan tadi siang dirimu menghilang bak ditelan bumi sekarang mau pergi lagi,tanggung jawab tha kalau aku sakit gara-gara telat makan" ucap Mike lagi berjalan mendekati Atha menuju parkiran mobil.


" Ya ampun Mike udah tua kelakuan kayak anak-anak apa susahnya tinggal telpon sopir atau di restoran penginapan kan ada,hidup kok dibikin susah,aku ada urusan yang lebih penting!" sahut Atha sambil membuka pintu mobil dan segera menghidupkannya serta berlalu dari hadapan Mike.


" Ini anak mau kemana lagi jangan-jangan ketoko kue itu lagi dasar Atha udah aki-aki kelakuan seperti ABG yang baru jatuh cinta,aku sumpahin bucin sama tu cewek ! " Gerutu Mike yang ditinggal begitu saja oleh Atha.


maaf kalau banyak typo ini aku padatkan dua bab jadi satu.

__ADS_1


__ADS_2