
Saat ini mereka dalam perjalanan meninjau proyek yang akan dibangun selama dalam perjalanan Atha tidak berhenti untuk mengunyah rotinya sambil tersenyum.Ia merasa bahagia karena bisa mencicipi roti buatan almarhum istrinya walaupun bukan dari tangan istrinya yang sudah tenang di alam sana.
Mike heran melihat tingkah Atha tapi ia membiarkan tidak ingin untuk sekedar bertanya karena ia tahu jawabannya pasti atha tidak akan memberi tahu.Akhirnya mereka tiba dilokasi disambut oleh orang kepercayaan dari kantor yang sudah ada dilokasi.Atha sangat puas dengan lokasinya yang sangat strategis tidak jauh dari pantai bahkan view hotel yang akan dibangun langsung mengarah kepantai.
Proyek ini adalah kerjasama dengan pemerintah daerah setempat sebagai pemasukan untuk pariwisata dan aset keuangan daerah.Setelah meninjau lokasi proyek Atha meminta sopir mengantar mereka ketempat rumah makan yaitu rumah makan masakan padang karena sudah jam makan siang,Roti yang dibeli Atha masih ada sisa untuk Atha makan apabila sudah sampai dipenginapan.
Sementara itu di sebuah toko terlihat nita sedang bicara dengan seruni menanyakan siapa laki-laki yang barusan datang karena kebetulan saat itu hanya nita bersama seruni.
" Mbak runi ...mas yang barusan ganteng ya...aku baru lihat kayaknya orang baru deh?" tanya nita kepo sambil mendekati seruni,seruni hanya mengangguk sambil tersenyum.
"kayak nya masnya itu suka sama mbak apalagi lihat tatapan nya itu lho mbak dalem banget" sahut Nita tersenyum.
__ADS_1
" Biasa aja nit,Masnya itu bilang roti buatan kita mirip dengan buatan almarhum istrinya" jelas seruni lagi.
" Wah duren dong mbak alias duda keren" sahut Nita antusias.
"Kalau duren memangnya kenapa nit? tanya Seruni heran.
" Cocok aja sama mbak siapa tahu berjodoh!" ucap Nita sambil cengengesan.Seruni hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala.
Saat mereka sedang mengobrol tiba-tiba toko mereka kedatangan tamu " Selamat Siang!" ucap tamu tersebut otomatis Seruni dan Nita melihat kearah suara tersebut.
"Seruni gimana kabarnya?" tanya arif sambil tersenyum dan menatap mantan istri nya yang terlihat semakin cantik.Ada raut penyesalan di wajah Arif kenapa dulu ia menceraikan Seruni.Seruni terdiam saat Arif menyapanya ia masih kaget dan terlihat syok.
__ADS_1
" Mbak....nita kedalam dulu mau beres- beres peralatan baking" pamit Nita karena ia melihat seperti ada sesuatu yang ingin dibicarakan laki-laki yang bernama Arif dengan Seruni.Nita sendiri tidak kenal dengan laki-laki tersebut.
Seruni pelan-pelan menghirup nafas dari rasa keterkejutannya itu.
"Mau apa Anda menemui Saya" ucap Seruni dengan wajah dingin dan berbicara agak formal.Ia tidak mau berhubungan dengan pria dimasa lalu nya itu yang terlalu banyak menorehkan luka.
"Ada hal penting yang mau mas bicarakan,bisakah memberi mas sedikit waktu?" mohon Arif dengan wajah memelas.
" Saya rasa kita tidak punya urusan lagi semua sudah berakhir dan tidak ada yang perlu dibicarakan lagi!" tegas Seruni dengan wajah tegasnya melihat pria didepannya terlihat sangat kurus dibandingkan saat mereka dulu masih terikat pernikahan.
"Please ....izinkan mas bicara sebentar saja Seruni" mohon Arif dengan dua tangan dikatupnya.
__ADS_1
Seruni pun tidak tega akhirnya mempersilahkan Arif untuk duduk disalah satu kursi kebetulan saat itu toko sedang sepi.Jarak duduk mereka pun cukup jauh,Seruni tidak mau berlama-lama melihat pria didepannya ia sudah menutup hatinya untuk pria bernama Arif tersebut.
Kira-kira apa yang akan dibicarakan arif?...tunggu up selanjutnya,aku ngak janji bisa up tiap hari jadi jangan ditunggu sebisanya aku kalau ada waktu dan dapat ide.