
Aisyah meminta Reynold untuk tidak mengantarkan nya sampai kerumah ia akan berjalan kaki, Reynold cukup menurunkannya didekat halte yang tidak jauh dari rumahnya.Tapi Reynold tidak mau ia tetap bersikeras untuk mengantarkannya sampai kerumah dan tidak memberi izin Aisyah berjalan kaki dengan hari yang sudah malam apalagi jalan kaki walaupun tidak jauh.
" Mas nanti apa kata paman kalau Aisyah pulangnya dengan mas" ucap Aisyah ia masih belum mau memberi tahu Paman dan bibi kalau mereka sekarang adalah sepasang kekasih.
" Biar mas yang menjelaskan Aisyah tidak usah takut" jawab reynold menyakinkan Aisyah.Akhirnya Aisyah pun menyerah dan membiarkan Reynold mengantarkannya sampai kerumah.
Memang tadi Aisyah telah menelpon pamannya kalau ia pulang nya agak telat.Karena Aisyah tidak mau paman dan bibi nya khawatir.
Mobil sport Reynold pun sampai kedepan rumah Aisyah.Mereka pun jalan beriringan untuk masuk kerumah Aisyah,dan mengucapkan salam.
" Nak Rey,kok bisa sama dengan Aisyah" kata paman kaget saat membuka pintu yang melihat Reynold bersama Aisyah.
" Tadi ketemu Aisyah jadi sekalian ngajak makan,maaf Aisyah nya agak lama pulangnya" sahut Reynold bohong.
__ADS_1
Maaf paman aku terpaksa bohong batin Reynold.
" O... silahkan masuk nak" tawar paman.
" saya mau pulang dulu pak karena hari juga sudah malam, kapan-kapan saya mampir" ujar Reynold.
Reynold pun pamit kepada paman dan bibi, Aisyah mengantar Reynold kedepan pagar rumah.
" Hati-hati di jalan mas" ucap Aisyah pelan sebelum Reynold masuk kedalam mobil.Reynood pun tersenyum dan tiba-tiba Reynold mengusap kepala Aisyah yang ditutupi jilbab kemudian berlalu masuk kedalam mobil.Aisyah kaget dengan perlakuan Reynold yang mendadak.Sedangkan Reynold segera masuk kemobil dan melaju sambil tersenyum kearah Aisyah yang masih mematung karena keterkejutan nya.
" Aisyah tadi jumpa dimana nak Reynold nya" tanya paman pada saat Aisyah masuk kerumah dan menutup pintu.
"A...anu paman di toko buku tadi Aisyah mau cari buku tapi gak dapat rupanya ada om Reynold" ucap Aisyah berbohong ia belum mau menceritakan tentang hubungan dengan Reynold .Aisyah menunggu waktu yang tepat.
__ADS_1
"' Itu Aisyah beli apa?" tanya bibi karena melihat Aisyah membawa paper bag.
" Oh...ini handphone tadi Aisyah beli dari hasil tabungan selama ini" ucap Aisyah berbohong.Aisyah merasa berdosa karena telah membohongi paman dan bibinya tapi ia menunggu waktu yang tepat untuk memberitahukan paman dan bibinya.
Kemudian Aisyah pamit untuk masuk kekamar tadi Aisyah dan Reynold singgah dulu kemesjid untuk melaksanakan sholat magrib.
Dimobil Reynold nampak sangat bahagia pujaan hatinya telah menerima pernyataan cintanya selangkah lagi untuk ia segera meminang Aisyah untuk menjadi belahan jiwa nya.Sempat terbesit dalam pikiran Reynold untuk segera menikahi Aisyah tapi karena Aisyah tidak lama lagi ujian nasional.Reynold akan menunggunya setelah Aisyah ujian nasional.
Reynold ingin segera memperistri Aisyah karena jujur ia sendiri tidak bisa berdekatan terlalu lama dengan Aisyah ingin rasanya ia memeluk dan menciumi bibir mungil Aisyah.
( Sabar om Rey tunggu Aisyah selesai sekolah dulu๐คญ๐ maklum kelamaan menduda๐).
Aisyah sudah berganti baju tidur setelah mandi karena badannya lengket karena keringat.Aisyah membuka handphone pemberian Reynold membuka aplikasinya.Karena pertama punya handphone android ia pun mulai membuka penggunaan aplikasi yang ada di handphone barunya.
__ADS_1
Tapi ada rasa sedih dihati Aisyah ia memandang handphone jadulnya yang telah menemani nya selama ini.Ia akan menyimpan nya karena butuh perjuangan Aisyah membelinya.Ia menabung sampai beberapa bulan walaupun harga nya tidak seberapa tapi bagi Aisyah uang segitu cukup banyak.
segitu dulu ya nanti kalau ada waktu dilanjutin lagi up nya jangan lupa like dan komen serta vote dan bintang lima nya ๐๐๐