
Setelah lima belas menit Atha pun sampai ditoko seruni tidak lupa Atha membawa hamper berupa buah-buahan sebenarnya ia meminta supirnya mencari bunga untuk Seruni.Tapi sopirnya sudah mencari toko bunga ternyata dikota tersebut tidak ada maklum kota kecil dan baru akan berkembang yang didapat hanya buah-buahan yang sudah dikemas sebagus mungkin.
Di dalam toko Seruni terlihat cantik dengan setelan tuniknya serta jilbab pasmina nya ia sedikit deg- degan.
" Mbak cantik banget " puji Lia.
" Iya kalah deh sama kami berdua,cie...cie...yang lagi jatuh cinta " Seloroh Nita.Seruni hanya tersenyum malu.Entahlah ia pun heran dari tadi mondar mandir melihat kaerah pintu masuk toko padahal waktu belum menunjukkan pukul delapan malam.
Dan tepat jam delapan terdengar pintu toko dibuka membuat mereka bertiga yang sedang menunggu melihat kearah yang sama.
" Assalamualaikum " ucap Atha tersenyum sambil berjalan masuk membawa hamper buah-buahan.
" Waalaikumsalam " jawab mereka serentak.Nita dan Lia sampai tidak berkedip memandang Atha yang nampak rapi dengan kemeja putih dengan celana chino warna crem serta jam tangan mahal nya dengan tatanan rambut pendek siapapun yang memandang akan terpana apalagi dengan wajah bulenya .
Atha berjalan kearah Seruni dan menyerahkan hamper " Maaf hanya ini yang bisa saya berikan " ucap Atha sambil memandang wanita cantik didepannya.
" Ngak usah repot-repot mas dan terimakasih hampernya,duduk dulu mas" ucap Seruni tersenyum kearah Atha mempersilahkan Atha duduk dan Atha melihat makanan yang tersaji.
" Sepertinya enak nih " puji Atha sambil duduk dan memandang makanan didepannya yang menggugah selera.Seruni meletakkan hamper yang diberikan Atha ke atas meja.Nita dan lia terlihat memberi kode.
"Mbak aku kedalam dulu ya,perut ku mendadak mules" alasan Nita dengan gayanya menahan sakit perut langsung berlari kebelakang sebelum Seruni berbicara.
" Aku nemani Nita dulu mbak kelihatan sakit bener mau ambil obat" tiba-tiba Lia pun ikut berlari mengejar Nita.Sebenarnya itu hanya alasan mereka berdua saja karena tak ingin menganggu apalagi dilihatnya pasangan tersebut sebenarnya saling menyukai kalau seandainya ada mereka tentunya agak sungkan berbicara.
" Hei....tunggu dulu !" teriak Seruni tapi Nita dan Lia sudah menghilang naik kelantai atas.Atha dalam hati tentu saja merasa senang bisa berdua bersama Seruni.
" Biar kan saja kayaknya memang sakit perut " ucap Atha.Seruni hanya diam sambil menghembuskan napasnya pelan.Untuk beberapa saat mereka terdiam dengan posisi duduk saling berhadapan.
" Apa sudah boleh dimakan ?" tanya Atha tiba-tiba.
" Eh....ya mas , silahkan dimakan maaf seadanya " ucap seruni sungkan.
__ADS_1
" Ini Seruni semua yang masak?" sambil Atha memandang masakan didepannya dengan aromanya yang membuat perut Atha berteriak minta diisi.
" Iya mas dibantu lia dan Nita,mau saya ambilkan nasinya?" Seruni.
" Boleh " sambil Atha menyerahkan piring nya kepada Seruni.Atha memperhatikan semua yang dilakukan Seruni sudah lama ia tidak dilayani seperti ini.
Setuni juga mengambilkan ikan dan yang lainnya setelah itu baru Seruni mengambil nasinya.Awal mula nya terlihat kaku diantara mereka tapi tidak lama mereka terlibat obrolan disela kegiatan makannya sambil terlihat tertawa.
Atha sampai nambah makannya apalagi masakan Seruni sangat lezat dan cocok dengan lidah Atha ia sampai kekenyangan.Mereka tidak terlihat canggung lagi Atha merasa nyambung berbicara dengan Seruni begitu juga dengan Seruni.
" Jadi mas Atha dua hari lagi pulang kekota J?" tanya Seruni saat mereka selesai makan.Meja tempat mereka makan juga sudah dibereskan Seruni.
" Iya... karena ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan,kenapa?" tanya Atha sambil memandang wajah Seruni.
" Engh....ngak ada mas" jawab seruni menunduk sebenarnya ada rasa kehilangan dihati Seruni walaupun mereka baru kenal.
" Gimana kalau Seruni ikut saya saja" ucap Atha spontan.
Dan bertepatan dengan itu pintu toko terbuka,Seruni dan Atha melihat seorang laki-laki yang masuk berjalan menuju kearah mereka.
" Runi bisa kita bicara sebentar tolong beri kesempatan lagi kita mulai dari awal " ucap Arif langsung.Seruni yang saat Arif datang langsung berdiri.
" Sudah berapa kali aku katakan jangan pernah datang mengganggu ku lagi" marah Seruni emosinya langsung naik melihat Arif.
" Mas mohon Seruni" pinta Arif lagi dengan wah memelas tanpa peduli ada orang disana.Atha hanya memperhatikan semua.
" Silahkan anda keluar dari sini dimana rasa malu mu mengemis seperti ini sudah berapa kali aku katakan hubungan kita sudah berakhir disaat talak yang kau ucapkan,aku rasa itu cukup jelas!" dengan menahan emosi seruni mengatakan nya.
" Mas khilaf runi, mas mau kita rujuk lagi,please runi" dengan sedikit memaksa Arif menarik tangan Seruni.Seruni berusaha menarik tangannya.
" Hei....lepaskan jangan kasar dengan wanita!" teriak Atha yang daritadi memperhatikan dan mendengar interaksi keduanya saat Arif sudah mulai menarik tangan Seruni,Atha pun emosi dibuatnya.Ia langsung menepis tangan Arif dan menarik Seruni dibelakang badannya.
__ADS_1
" Siapa anda jangan ikut campur dia adalah mantan istriku" teriak Arif memandang laki-laki berbadan tegap didepannya sambil mengacungkan telunjuk ke arah Atha.Arif yang hanya tinggi 165 cm kalah jauh dengan Atha yang tingginya 180 cm.
" Oh ya kan cuma mantan! " balas Atha sambil tersenyum remeh sedangkan Seruni yang berlindung dibelakang Atha terlihat gelisah ia tidak ingin terjadi keributan.
" Hei jangan macam-macam anda sebaiknya pergi ini urusan ku dan Seruni" seru Arif.
" Ini urusanku karena Seruni calon istriku" ucap Atha tiba-tiba membuat Seruni kaget begitu pun Arif ternyata ia sudah keduluan laki-laki didepannya
" Brengsek....,bugh..." Atif tiba-tiba mau memukul Atha karena tak terima dengan perkataannya tapi Atha bisa membaca gerakan Arif ia langsung memelintir tangan Arif.Seruni teriak ketakutan begitu juga Nita dan Lia yang sudah turun karena mendengar keributan dibawah.Arif teriak kesakitan,Atha segera menarik Arif keluar dari toko dan membawanya keluar .Arif jatuh ditrotoar saat Atha mendorongnya sangat kuat terlihat ia meringis kesakitan.
" Jangan pernah datang lagi,pak tolong bawa laki-laki ini ke pos kalau ia sampai datang dan membuat keonaran bawa saja kekantor polisi" ucap Atha saat dua pria berseragam pos keamanan datang karena mendengar keributan.Mereka pun segera mengamankan Arif awalnya Arif tak terima tapi ia sudah diseret oleh dua petugas keamanan tersebut.
Setelah itu Seruni dan Atha pun masuk kedalam toko sedangkan lia dan Nita membereskan keributan karena beberapa kursi yang berserakan.
" Terimakasih mas kalau seandainya mas tidak ada entah apa yang akan dilakukan nya" sahut Seruni dengan wajah sedih.
" Dia mantan suami mu Seruni?" tanya Atha sambil duduk dikursi berhadapan dengan Seruni.
" Iya mas sudah beberapa hari ini dia datang minta balik lagi....." Seruni pun menceritakan semuanya.Entah kenapa ia mau menceritakannya kepada Atha yang baru dikenal nya.
" Memang kalau dia ngajak balik seruni mau balik lagi?" pancing Atha.
" Tidak akan mas terlalu banyak rasa sakit yang saya tanggung cukup sudah" mata seruni terlihat kesedihan.
"Maaf sudah membuatmu sedih karena mengingat masa lalu" sahut Atha.
" Seruni percaya ngak cinta pada pandangan pertama? " tanya Atha lagi.
" Makaudnya mas?" Seruni tidak faham.Atha pun tersenyum.
Apa sebenarnya yang ingin dikatakan Athaš¤
__ADS_1