Salahkah Kami Bila Saling Mencintai

Salahkah Kami Bila Saling Mencintai
mengajak balik


__ADS_3

Setelah menarik nafas Arif pun mulai menjelaskan maksud kedatangan nya." Runi...sebelumnya mas minta maaf yang sebesar-besarnya terlalu banyak kesalahan mas dimasa lalu sekarang mas sangat menyesal" lirik Arif.


Seruni yang mendengarnya hanya biasa saja dengan tatapan datar tidak ada tatapan cinta lagi dimatanya.


"Kalau hanya minta maaf aku sudah memaafkan walaupun rasa sakit itu ada,jadi kalau hanya untuk mengatakan itu,aku rasa sudah cukup jelas tidak ada lagi yang perlu dibicarakan semua sudah usai kita sudah punya kehidupan masing-masing ,silahkan anda keluar,masih banyak kesibukan ku yang lain !" tegas Seruni sambil berdiri ingin pergi.


" Tunggu runi mas belum menjelaskan semuanya mohon duduk sebentar,please runi..." mohon Arif.


" Apa lagi yang mesti dibicarakan aku rasa semua sudah cukup jelas " ucap Seruni sedikit emosi dengan posisi masih berdiri.


" Runi Kedatangan mas ingin mengajak balikan lagi kita mulai dari awal lagi,mas sangat menyesal dengan keputusan dulu menceraikan mu semua salah mas runi,mas khilaf" lirik Arif dengan wajah penuh penyesalan.

__ADS_1


Seruni yang mendengarnya kaget dan langsung tertawa remeh.


" Apa aku tidak salah dengar, hello....perempuan yang anda hina serta mandul dan miskin tidak ada gunanya mau diajak balikan lagi, jangan mimpi !" ejek Seruni emosi.


" Runi maafkan semua perkataan mas dan keluarga kami khilaf ternyata mantan pacar mas selingkuh bahkan anak yang dikandungnya bukan darah dagingku" ucap Arif menatap Seruni dengan memohon.


" Wow....luar biasa,inilah karma dibayar lunas setelah apa yang kalian lakukan terhadap ku membuat hidup ku menderita ternyata tuhan tidak tidur " sahut Seruni dengan wajah marahnya, dulu ia dianggap perempuan tak berguna dicampakkan begitu saja diperlakukan seperti pembantu bahkan ia masih ingat saat diusir dari rumah sang mantan mertua dengan tega menendang perutnya sakit nya luar biasa sampai Seruni terisak menahan sakit dan mengatakan salahnya apa kalau memang sudah tidak menghendakinya sebagai istri dan menantu perlakukan lah ia dengan lebih baik.


" Jangan bersimpuh aku bukan tuhan,sebaiknya anda segera keluar dari toko ini atau aku panggil petugas keamanan yang ada diluar" ancam Seruni dengan wajah marah ia merasa muak dengan laki-laki didepannya ini.Kebetulan tidak jauh dari toko seruni ada pos keamanan.


"Baik lah seruni mas akan pergi tapi nanti mas akan datang lagi" sahut Arif sambil berdiri dan tersenyum hangat kearah seruni ia pun bergegas pergi karena tidak enak dilihat pengunjung toko dan karyawan seruni.

__ADS_1


Setelah Arif pergi Seruni langsung mengelus dadanya yang terasa sesak.Ia teringat kembali bagaimana perlakuan keluarga mantannya dulu termasuk Arif yang mengatakan ia sudah bosan melihat Seruni yang tidak bisa berdandan dan terlihat kusam bahkan Arif juga melakukan KDRT terhadapnya.Puncaknya Arif membawa mantan pacarnya dan mengatakan mereka akan menikah karena sang mantan sedang hamil anaknya dan Arif pun langsung mentalak Seruni.Sakit jelas sangat sakit apalagi ia dikatakan perempuan mandul.


" Mbak diminum dulu" tawar lia membawa minum didalam gelas ia merasa khawatir melihat seruni yang terlihat syok,karena karyawan toko seruni melihat kejadian tersebut bahkan mereka pun jadi tahu kalau itu mantan suami Seruni.


Seruni segera duduk dan meminum air yang dibawa oleh lia.


" Makasih lia" ucap seruni sambil menyerahkan gelas yang sudah kosong.


" Sebaiknya mbak istirahat saja dulu biar saja lia dan Nita yang melayani pembeli" tawar Lia.


Seorang karyawan membantu menuntun seruni menuju kamar karena ia terlihat syok.Setelah sampai dikamar nya seruni pun merebahkan badannya kepalanya sedikit pusing.

__ADS_1


" Tidak....aku tidak akan kembali kepada mu Arif tidak ada cinta dihatiku yang ada rasa sakit " gumam Seruni tanpa terasa air matanya keluar mengingat semua perlakuan buruk Arif dan keluarganya terhadap dirinya dulu.


__ADS_2