Sample 001

Sample 001
Queen's Heart dan Brain Health yang Misterius.


__ADS_3

Siang itu, mentari menyinari langit dengan lembut, menciptakan suasana yang cerah dan menyegarkan.


Ethan duduk sendirian di kursi taman rooftop rumah sakit, mata terfokus pada pemandangan yang indah di sekitarnya dan kebetulan Rooftop itu sedang sepi. Namun, pikirannya jauh lebih dalam memikirkan perubahan Blue


Ethan meninggalkan sang ayah tanpa menjawab apa pun, dia hanya bisa melontarkan senyuman lembut sebagai jawabnya, sebab Blue menginstruksikan dirinya agar merahasiakan perubahan itu.


“Blue muncullah,”


Bola mata Ethan berubah menjadi berwarna hijau kemudian jaringan – jaringan yang berbentuk seperti sel berwarna merah yang membentuk sebuah pola muncul dihadapkannya. Ethan kembali terperanjat ketika sel itu berubah menjadi hologram yang menyerupai dirinya.


Tangan terulur untuk mengapai sosok dihadapkannya kemudian dia merasakan sengat aliran listrik ketika tangannya sampai menggapainya.


Hologram yang menyerupai Ethan itu membalas capaian tangan Ethan sampai tangan mereka saling bertaut satu sama lain. Wajah Ethan tampak jelas terperangah, dia merasa melihat kembarannya sendiri walaupun dia sadar jika hanya dirinya saja yang bisa melihat sosok Blue.


"Apakah kau Blue?" Tanya Ethan dengan raut keheranan, sebab sebelum meninggalkan sang ayah, hologram milikinya itu masih berbentuk ruang kosong ketika dia memanggilnya. Namun apa yang di lihat saat ini sangat berbeda, jelas berbeda.


"Halo tuan, saya Blue. Anda memanggil saya?"

__ADS_1


Ethan kembali dibuat terkesima akan sosok hologram yang dia beri nama Blue itu. Ethan seolah melihat dirinya sendiri yang menjadi lawan bicaranya saat itu, bahkan suara yang dipakai oleh Blue juga sama seperti suara miliknya.


"Aku tidak tahu jika perubahan ini terjadi begitu signifikan." Kata Ethan, “pembaharuan ini sejak kapan terjadi? Aku baru tahu jika aku bisa berkomunikasi denganmu senyata ini,” sambungnya.


“Queen’s Heart yang sudah menciptakan diriku, dia menyusup pada sistem yang terhubung dengan tuan,” sahutnya.


“Queen’s Heart? Sistem? Apa maksudnya Blue?” Dahi Ethan mengerut seketika dia mengunci tatapan pada sosok yang sangat mirip dengannya.


“Saya akan menjelaskan dengan singkat.” Blue berkata demikian kemudian sosoknya berubah melebur menjadi partikel sel lalu membentuk ruang kosong yang biasa Ethan lihat.


Ethan membaca dengan jelas tulisan yang ada dihadapkannya. Namun penjelasan itu tak bisa melepas dahaganya, yang ada Ethan malah semakin sulit memahami maksud dari penyampaian Blue tersebut.


“Jujur Blue, aku tak paham maksudmu ini, bisakah kau jelaskan lebih lanjut?” tanya Ethan, akan tetapi Blue membuat sebuah tulisan yakni dia menolak menjelaskan lebih lanjut sebab itu bisa berpengaruh dengan otak Ethan.


“Baiklah jika kau tak ingin mengatakan atau menjelaskan lebih lanjut. Hanya saja, aku penasaran siapa Queen’s Heart itu? Apakah aku bisa bertemu dengannya?” Ethan dengan cecar memberi pertanyaan beruntun pada Blue.


“Tidak! Nanti akan ada saatnya, dia menemui Anda,” ujar Blue.

__ADS_1


Tiba – tiba saja Handphone Ethan berbunyi, dan menanda jika ada pesan masuk disana. Dahi Ethan terlihat mengerut, lagi dan lagi dia menerima pesan dari nomor tak dikenal.


‘Aku harap kakak menyukai hadiah dariku.’


Kedua pangkal Alis Ethan menukik tajam dengan sorot mata mengunci pada benda pipih di tangannya. “Kakak,” serunya.


“Itu pesan dari yang Queen’s Heart, tuan.” Sahut Blue membuat Ethan mendongakkan kepalanya.


Angin sejuk yang menyapu di siang hari itu seharusnya membuat segalanya terasa lebih segar dan hidup, namun tidak untuk Ethan. Hatinya terasa sesak dengan pikiran kalutnya.


Jari Ethan mulai menari diatas benda pipih tersebut, dia berniat membalas pesan yang dia terima. “Siapa kau?” dua kata itulah yang dia ketik lalu dia menekan tombol kirim.


Tak lama kemudian masuk lagi satu pesan yang semakin membuat rasa penasarannya menguar. ‘Aku adalah adikmu. Kita akan bertemu ketika kau sudah mengingatku. Aku akan memantau dari sini. Berhati – hatilah dengan orang sekitarmu?’


Ethan hanya menatap lurus pesan tersebut. Dia mencoba mengali ingatnya namun dia tak menemukan petunjuk apa pun. “F*ck, siapa kau sebenarnya?” Seru Ethan dengan perasaan kesal.


—tbc—

__ADS_1


__ADS_2