
GAIRAH PANAS, PACAR POSESIF-!!
-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
Kelas 12 IPS 3
Tak...
Tak...
Tak...
Langkah kaki Samuel si bad boy plus berandal sekolah itu menggema di koridor yang sepi itu. Terlihat hanya ada dirinya sendiri, karena semua murid sudah masuk ke kelas masing-masing dan tengah mendengarkan ocehan gurunya.
Samuel tak ke kelasnya, melainkan ia pergi ke bagian atas alias Rooftop, tempat sekaligus markasnya di sekolah ini.
Ia memang sangat dan bahkan hampir tak pernah masuk kelas. Satu bulan pun tak pernah Samuel memasuki kelasnya. Ia juga tak pernah mengikuti pembelajaran ataupun acara lainnya di sekolah.
Namun yang anehnya, ia selalu saja mendapatkan juara pertama. Bahkan nilainya pun selalu sempurna. Memang definisi sudah pintar tidak perlu belajar.
Walaupun brandal, tapi Samuel merupakan pahlawan sekolah. Dalam hal berkelahi ataupun perlombaan academy, ia selalu berada di garda terdepan sekolahnya.
Itulah mengapa kepala sekolah saja tidak pernah mengusik nya, selain Samuel anak sekaligus pewaris dari pemilik sekolah ini. Ia juga adalah permata sekolah, karena harumnya sekolah itu berkat kejuaraan-kejuaraan yang Samuel menenangkan.
Back to #Samuel
Suara siulan Samuel menggema di sana, ia masih berjalan dengan sangat santainya. Siulan nya terdengar cukup seram, karena heningnya koridor dan hanya ada ia seorang.
Namun tiba-tiba Samuel menghentikan langkah nya, siulan yang terdengar seram dan merinding itupun berhenti.
Tanpa menoleh ke kanan dan ke kiri, ataupun menggerakkan kepala dan tubuh nya. Samuel berucap...
" Sampai kapan kau akan mengikutiku? Jangan terus mengikuti ku seperti itu!! " Ucap Samuel dengan nada yang sangat dingin dan terdengar sangat menakutkan.
Seorang gadis SMA seumuran dengannya dengan langkah pelan keluar dari tempat persembunyian nya.
Samuel membalikkan badannya, menghadap ke arah si gadis. " Ternyata memang kau. " Ucap datar dan dingin Samuel, tatapan ataupun ekspresi muka menatap si gadis.
Sebenarnya sudah dari awal masuk ke sekolah Samuel merasakan ada yang mengikutinya. Saat bersama Adara pun Samuel merasa seseorang mengikutinya.
__ADS_1
Tapi Samuel memilih diam, ia ingin Adara masuk ke kelasnya dahulu dan belajar. Barulah ia akan menyelesaikan urusannya.
"S, Sam.. Samuel..." Ucap gadis itu sembari menatap Samuel. Terlihat dirinya sangat hancur. Tatapan nya penuh dengan kesedihan. Bahkan penampilan nya pun sangat kasihan meskipun memakai seragam sekolah.
"Ada apa lagi Laura, kita sudah putus. Jangan mengganggu ku lagi. " Ucap Samuel masih dengan ekspresi dan nada yang dingin dan datar.
Terlihat Samuel sangat tak ingin lagi menjalani hubungan dengan gadis yang bernama Laura itu. Ia merupakan kelas 12 IPS 2, mantan pacar Samuel yang sudah cukup lama Samuel putuskan. Namun entah kenapa dia muncul lagi.
"Sam.. A, aku... Aku hamil.. Hiks.. " Luruh tangis Laura sembari berjongkok memeluk lututnya. Ia hamil, hamil anak mantan pacarnya yaitu Samuel.
"Mama sama Papa usir aku, aku udah gak tau harus kemana kecuali sama kamu Sam, hikss! " Tangis pilu Laura.
Dirinya sudah hamil sekitaran 3 bulan, dan semalam baru di ketahuinya dan orang tua nya. Karena malu memiliki anak yang hamil di luar nikah, orang tua Laura pun mengusir Laura. Karena tak ada lagi tempat nya untuk pulang, Laura memilih untuk menemui Samuel. Meskipun dia brandal playboy, tapi siapa tahu jika mengetahui ia hamil Samuel akan kembali padanya.
Harapan Laura, Samuel akan menerimanya kembali setelah mendengar kabar jika dirinya hamil anaknya. Memang terdengar sangat polos dan naif, karena tidak mengetahui bagaimana sifat Samuel.
Sementara Samuel, tatapan dan ekspresi nya masih sama. Ia menatap kasihan, namun hanya sedikit kasihan. Secuil hatinya sekitar 1% kasihan. Laura adalah gadis lugu yang pendiam, Ia adalah korban dari ke-playboy an Samuel. Dulu setelah meniduri Laura, Samuel langsung menaruh sebuah cek kosong dan sedikit catatan 'Kita putus' setelah itu pergi begitu saja.
Sementara Laura, setelah kejadian itu ia tak lagi bisa menemui Samuel. Samuel memiliki kekasih baru dan itu membuatnya hanya bisa menangis dalam diam menyesalinya. Sampai Laura tak pernah lagi melihat Samuel dan ingin melupakan nya, namun dengan kenyataan Ia hamil. Membuatnya semakin hancur.
Samuel berjalan mendekat ke arah Laura yang berjongkok sembari menangis.
Tap...
Tap...
Tap...
Laura mendongak ke atas mendengar Samuel berjalan ke arahnya. Ia pikir Samuel akan kembali menerimanya setelah mengetahui Ia hamil, namun kenyataan yang menyakitkan terus saja menghantam nya.
"Ambil cek itu, isi seberapa pun yang lo mau. Lo bisa mulai kehidupan baru. Dan jangan lupa gugurin tuh anaknya, gue gak butuh! "
Ucap Samuel, terdengar sangat kejam, menyakitkan dan sangat menusuk hati Laura. Seketika harapan Laura kembali sirna, kehidupan nya sudah hancur. Ia tak memiliki harapan lagi.
"And sorry, gue tau lo hamil anak gue. Tapi gue gak bisa nerima lo. "
Ucap Samuel lagi, melangkah pergi meninggalkan Laura yang terbengong dengan pandangan mata kosong.
BRUKH!
__ADS_1
Tubuh Laura terjatuh, ia seakan tak bisa lagi menahan berat nya. Tubuhnya terbaring di atas lantai dengan tangisan pilu.
"Samuel... Kamu memang kejam, aku sangat menyesal.. Semoga kehidupan mu setelahnya... Dapat merasakan penderitaan yang lebih menyakitkan daripada yang kurasakan.. "
-_-_-_-_-
Samuel kemudian sampai dan kemudian lagi memasuki Rooftop, di sana terlihat para anak buahnya yang tengah merokok sembari mengobrol.
Samuel berjalan acuh melewati mereka, para anak buah Samuel seketika langsung berdiri dan memberi hormat.
Bos!
Walaupun Samuel Acuh, tapi tetap saja mereka semua sangat menghormati Samuel. Langkah Samuel memasuki ruangan yang lebih bagus lagi, ruangan itu terlihat lebih besar dan segar. Tak ada bau asap rokok seperti di Rooftop bagian luar.
Ada TV, Sofa, Kulkas, kamar mandi, bahkan dapur dan kamar tidur. Sangat komplit untuk fasilitas tuan muda.
Di ruangan itu nampak ada dua orang laki-laki duduk di atas sofa.
Mereka berdua adalah teman sekaligus sahabat karib Samuel.
Ia adalah Jay Al Vaero dan Sin Shaquilla. Mereka berdua adalah tuan muda dari keluarga Vaero dan Shaquilla.
Keluarga Vaero dan Shaquilla merupakan keluarga kalangan atas, selevel dengan keluarga Wirantara. Walaupun dari segi apapun keluarga Wirantara yang paling utama.
"Kenapa lu bro? " Tanya Sin.
"Jay, aku punya pekerjaan untukmu. " Bukannya menjawab, Samuel malah langsung memerintah temannya itu. Sifat nya memang sangat dominan.
Jay mengangguk, ia siap menerima perintah Samuel.
"Aku ingin, berikan keuntungan kepada Egi Santoso, berikan dia keuntungan dan bayaran nya terima putrinya kembali. Keluarga Wirantara akan memberikan keuntungan kepadanya asalkan terima putrinya kembali. "
Ucap dingin Samuel. Sepertinya mood nya sedang tidak baik-baik saja setelah pertemuan nya dengan Laura Santoso.
Jay mengangguk dan mulai, mengotak atik komputer nya. Ia menghubungi anak buahnya untuk menjalankan perintah Samuel.
Sementara Sin yang menyadari situasi jika Samuel sedang dalam mood yang buruk pun diam. Ia tak mau mencari masalah dengan singa yang sedang sensitif.
-_-_-_-_-
__ADS_1
**Tolong dukungan nya guy's~
LIKE , KOMENTAR , PAVORIT , VOTE , DAN GIF~ TIPS NYA 👍🤣 **