
GAIRAH PANAS, PACAR POSESIF-!!
-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
"Siapa? " Tanya Adara.
"Itu non, tadi dia bilang namanya Samuel. " Jelas mang Jono.
'Samuel? ' Gumam Adara. Ia melirik ke arah Papa nya. Takut Papa nya marah dengan kedatangan Samuel.
" Pergi saja jika kamu mau berangkat sekolah dengan pacarmu. " Ucap Papa dengan masih acuh membaca korannya.
" Beneran Pa? " Ucap Adara, entah kenapa ia senang.
" Iya, tapi harus hati-hati! " Ucap Papa memberi nasihat.
Cup!
Adara mengecup pipi Papa nya, lalu berlari senang keluar rumah. Sementara Papa nya hanya tersenyum kecil melihat anak kesayangan nya itu.
-_-_-_-
Seorang laki-laki duduk di atas sebuah motor hitam dengan bermerekan motor kawasaki ninja keluaran terbaru minggu lalu.
Ia berbalutkan seragam SMA dengan jaket khas anak laki-laki SMA. Terlihat pula gaya bad nya yang sangat menambah kesan bergaya keren. Wajahnya masih memakai helm, sehingga orang-orang yang lewat tidak bisa melihat seperti apa ketampanan wajahnya itu.
Netra mata elang nya menatap tajam ke arah rumah yang ada di hadapan nya. Sekarang ia tengah menunggu seseorang keluar dari rumah itu.
Tak...
Tak...
Tak...
Langkah kaki perempuan berlari keluar dari rumah menyita perhatian laki-laki di atas motor tersebut. Terlihat laki-laki itu menyinggung kan senyum nya, tatapan nya berubah menjadi lembut. Kemudian ia melepaskan helm di wajahnya.
" Sayang, jangan lari-lari! " Teriaknya, laki-laki itu khawatir melihat gadisnya keluar dari rumah dengan berlari.
" Sam! " Teriak Adara. Ia berlari keluar dari gerbang rumah nya.
Yeah, dan laki-laki itu adalah Samuel yang menunggu kekasihnya Adara keluar dari rumah. Sudah cukup lama ia menunggu. Karena takut kekasihnya belum bangun ataupun belum selsai sarapan maka ia menunggu sekitaran 1 jam an lebih.
" Nakal! " Ucap Sam gemas mencolek hidung Adara ketika Adara sudah di depan nya.
" Nakal apa sih! Hosh~ " ucap Adara kesal, ia sedikit ngos-ngosan berlari dari dalam rumah nya sampai keluar gerbang.
" Udah di bilangin jangan lari-lari, nanti jatuh! " Ucap Samuel sembari menyentuh pipi Adara.
__ADS_1
" Sekarang capek kan? " Tanya Samuel menatap Adara yang masih mengatur nafasnya.
" Iya.. Iya.. Maaf. " Ucap Adara mengalah. Lebih baik mengalah daripada berdebat dengan laki-laki super posesif dan protektif di depan nya ini.
Samuel menatap dalam Adara, sudah dari semalaman sejak pulang dari rumahnya ia merindukan kekasihnya Adara.
" Kenapa? " Adara merasa heran Samuel menatap nya lama, sampai tak berkedip malahan.
" Kangen." ucap Samuel manja.
Adara hanya menghelai nafasnya pasrah, serta tatapan mata malas menatap kekasihnya. Sudah biasa setiap bertemu pasti bilang, kangen. Ataupun...
" Kamu tinggal sama aku aja ya sayang.. Mau ya." Ucapan memelas Samuel meminta Adara untuk tinggal dengan nya. Hampir setiap pagi di jemput Samuel, Adara selalu mendengar penuturan pria manja nya.
" Ck, iya terserah! Ayo sekarang berangkat, nanti keburu kesiangan! " Ucap Adara acuh dan bersiap menaiki motor Samuel. Namun Samuel masih diam.
" Ayo, mana helm nya? " Tanya Adara, biasanya ia akan langsung di pakaikan helm oleh Samuel. Namun sekarang Samuel hanya diam.
" Ciuman pagi nya mana? Cium dulu, baru aku jalan. "
Ucap Samuel dengan sikap manja nya pada sang kekasih, memonyong-monyongkan bibirnya di depan Adara.
'Hastagah... '
Helai nafas frustasi Adara. Samuel ini benar-benar. Tapi jika tidak di turuti dia tidak akan jalan dan mereka akan terlambat.
Cup!
Dan bukan Samuel namanya jika langsung melepaskan kecupan manis Adara. Ia tak akan melepaskan pangutan serta lumtan nya jika belum puas merasakan bibir manis itu.
Ia semakin kuat melumt dan mencumium bibir kekasihnya. Terasa sangat manis dan lembut seperti mars melow, masih sangat natural dan fres. Berbeda dengan bibir mantan-mantan nya yang sangat merah lipstik barbie.
Samuel tak menyukai Adara berdandan, sebab utamanya ia lah selain takut Adara bertambah semakin cantik dan meminta banyak kaum jantan. Itu juga karena bibir itu, Ia sangat menyukai bibir manis tanpa di cemari oleh lipstik ataupun lip balm dan sejenisnya.
Back to the topic#ASa
Tepukan keras terus Adara berikan pada bahu Samuel. Samuel benar-benar semangat untuk melakukan lebih, namun melihat situasi kondisi dan toleransi ia pun berhenti. Ia melepaskan pangutan bibirnya.
" Hosh!.. Hosh!.. Hosh!.. "
Deru nafas Adara, Samuel benar-benar membuatnya kehabisan nafas. Padahal nanti siang ia pelajaran olahraga, tapi ia sudah di buat capek oleh Samuel.
Berbeda dengan Adara yang mengatur nafas karena kehabisan nafas. Samuel malahan menatap memelas dan dalam wajah Adara.
" Hah~ yasudah lah.. Nanti kita lanjutkan. " Ucap serta helaian nafas Samuel. Sepertinya gairah nya sudah sangat meningkat.
'What?! Maksud abang afa yah nanti di lanjutin? Lo mau perkosa gue lagi gitu?! '
__ADS_1
" M, maksud kamu apa nanti di lanjutin?! " Melotot Adara karena ucapan Samuel.
Cup!
Samuel mengecup singkat bibir Adara. "Bukan apa-apa kok cinta~ yaudah, yuk berangkat. " Senyum ful Samuel ia tunjukkan pada kekasihnya.
Mata Adara memicing curiga pada Samuel. Sementara Samuel hanya tersenyum pepsodent dengan dua jarinya πβ. Namun yasudah lah, di lihat-lihat jam sudah hampir jam 8. Ia bisa terlambat jika terus seperti ini dengan Samuel.
" Yaudah, ayo! " Kesal Adara.
" Sini aku pakein helm nya π " Bujuk rayu Samuel, memakaikan helm nya. Adara naik ke atas motor ninja itu. Dan itu merupakan ketiga kalinya ia menaiki motor itu.
" Udah siapa sayang? "
" Udah! "
Motor ninja Samuel melesat dengan kecepatan normal di atas jalanan raya yang rata dan lurus bak pikiran otak ku yang selalu berfikir lurus dengan nilai rata.
" Astagfirullah, padahal saya dari kecil belum pernah ciuman. Masih suci! Tapi kok bisa ya anak jaman sekarang. " Istighfar mang Jono yang sedaritadi berada di pos penjaga. Ia bisa melihat dengan jelas apa yang muda mudi itu lakukan.
________________
Adara mengelus dada nya lega, merasa tenang Samuel melajukan motornya dengan kecepatan normal. Tidak mengebut.
Namun hal lain dalam pikiran Samuel ialah. "Tidur yang tenang putra Daddy, semoga kamu cepat jadi. "
Fikir Samuel, yang berkendara dengan kecepatan normal karena khawatir anaknya yang belum jadi itu kenapa-kenapa.
-_-_-_-
Sangat di cintai oleh seseorang memberimu kekuatan, sementara mencintai seseorang memberikan mu keberanian.
- Adara Maheswari -
Sekejap bersamamu menjadi tujuan peraduanku, sekali mengenalmu menjadi menjadi tujuan hidupku.
- Samuel Ali Wirantara -
-__-__-__-
** Halo Guy's, tolong berikanlah dukungan nya untuk cerita terus update.. Berikan like dan komentar nya ya...
Hari demi hari semakin sepi... π
Dan ya, akhir-akhir ini di tempat author tinggal lagi rawan maling, sangat tidak ramah. Mengganggu tidur βΊπ*
Like, Komentar, Pavorit, Gif, Dan Vote -! **
__ADS_1