
GAIRAH PANAS, PACAR POSESIF-!!
-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
Sementara itu, di kelas 11 ipa 2 . Kelas Adara.
Terlihat wajah serius para murid mengerjakan ulangan matematika, termasuk dengan Adara. Ulangan matematika yang rutin di adakan seminggu sekali itu sungguh sangat menguras otak.
Terlebih bagi otak dengan kapasitas pas-pasan seperti Alena, teman perempuan sebangku Adara yang nampak sudah mengibarkan bendera putih sebagai tanda kekalahan.
" Ya tuhan, aku serahkan otakku yang pas-pasan ini kepadamu tuhan. Semoga otakku mendapatkan hidayah yang baik. " Ucap Alena berdo'a sembari mengangkat pensil nya ke atas.
" Tang ting tung, siapa di untung palanya buntung. Kaca piring menceret! " Ucap Elena sudah mulai dengan mantra andalan nya yaitu tang-ting-tung memilih A, B, C, D hanya dengan mengandalkan keberuntungan.
" Hmm... Mulai deh mantra anehnya." Ucap Tasya, si Ketua kelas yang selalu mendapatkan juara dua dalam Ujian matematika.
Kenapa dua? Karena juara pertama dalam ujian matematika selalu jatuh kepada...
" Selsai." Ucap Alena mantap.
Alena, ya Alena. Meskipun menjawab hanya dengan bermodalkan tang-ting-tung yang Alena anggap sebagai mantra. Tapi siapa sangka, hasil dari tang-ting-tung itu selalu mendapatkan nilai tertinggi.
Memang sangat di luar fikir akal manusia, namun itulah kenyataan nya.
" Heran deh, kok bisa sih kamu tang-ting-tung gitu tapi selalu dapet nilai tinggi? " Ucap Adara di sebelah nya. Ia baru saja menjawab 3 soal dari 25 soal. Tapi Alena, haih~
" Itu jurus yang kakek gue ajarin, supaya dapet keberuntungan. "
" Udah kaya dukun aja. " Ucap Adara.
" Kakek gue emang dukun kok. "
WTF?!
Adara menatap horor, bisa-bisanya. Ternyata temannya Alena ini memakai kekuatan magis untuk bisa mendapatkan nilai tinggi.
***
BRUKHH!
KKYAAA!
Suara benda jatuh dengan di iringi teriakan seseorang terdengar sangat jelas di telinga para siswa-siswi. Ulangan matematika pun berantakan, para murid mulai menatap keluar jendela termasuk dengan Adara.
__ADS_1
"Tolong! Ada seseorang yang lompat dari atas! " Teriak seorang mahasiswa dari bawah itu.
Mendengar teriakan itu, para siswa-siswi pun menjadi heboh. Ungkapan dan praduga dari mereka mulai bertanya-tanya.
"Anjir, siapa tuh yang lompat? Itu orang bunuh diri atau jatuh? "
" Itu orang mati gak ya? "
" Dia bunuh diri kenapa ya? Apa karena putus cinta? "
" Gue duga ya, itu si Elis yang cintanya di tolak sama si Yanto. Huh, kasiannya."
" Halah, palingan itu salah satu pacar Samuel yang di putusin terus bunuh diri, bukan*--"
Ucap seorang siswa laki-laki, yang tanpa sadar nya berucap sehingga mendapatkan tatapan tajam serta pelototan dari yang lainnya.
Siswa laki-laki itupun tersadar dari apa yang di ucapkan nya dan menutup mulutnya syok, dia telah mengucapkan suatu larangan sekolah. Dan di depan orang yang tak seharusnya mendengar itu.
Perlahan pandangan siswa laki-laki itu melirik ke arah Adara yang nampak sedang menatap ke arah siswa itu juga.
Brak!
Siswa laki-laki itu lari ke arah luar, kebetulan guru matematika pun sudah tidak ada. Mungkin karena mengurus kasus orang yang melompat tadi.
Sementara Adara menatap penuh tanda tanya, fikiran nya terngiang-ngiang akan Samuel yang di ucapkan laki-laki tadi teman sekelas nya.
Tanya Adara pada Alena.
Seketika Alena diam membeku, sangat tidak ramah jika Adara menanyakan hal ini kepada nya. Bisa-bisa ia mendapatkan hukuman dari Samuel itu karena mengatakan yang sebenarnya pada Adara.
" Ekhem! Guy's, yang udah kumpulin di depan aja ya. Setelah itu jangan kemana-mana. " Ucap Alena tak ingin menjawab pertanyaan Adara.
Semua orang yang ada di kelas mengangguk, mereka pun tampak seperti tak mendengar apapun. Seolah tak ingin menatap Adara dan membiarkan Adara bertanya.
Semua siswa-siswi pun melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing. Karena nyatanya membeberkan kenyataan tentang Samuel kepada Adara jauh sangat menakutkan di bandingkan dengan orang yang melompat dari lantai atas tadi.
" Kenapa kita tidak melihat ke bawah? " Tanya Adara, sepertinya jika bertanya pun tak ada yang akan menjawab. Ia harus memendam nya dan menanyakan nya nanti pada Samuel langsung.
" Karena kasus melompat dari lantai atas itu sudah di tangani oleh para guru dan orang dewasa. " Ucap Alena, Ia cukup dan harus berhati-hati dengan ucapan nya mengenai Samuel.
Adara mengangguk. Adara baru pertama kalinya melihat ada kasus bunuh diri di sekolah terbesar di jakarta ini. Ia berfikir pasti besok akan menjadi berita utama dan topik yang heboh. Karena sekolah ini sangat terkenal dengan citra yang bagus. Tentu saja dengan adanya mahasiswi yang bunuh diri pasti citra sekolah akan turun.
Adara si gadis yang tak tahu apa-apa itu, memang tak mengetahui rahasia gelap sekolah.
__ADS_1
Bahkan Ia berencana untuk bertanya pada raja pencipta rahasia gelap sekolah. [ Samuel ]
+_+_+_+_+_+_+_+_+_+
Ulangan matematika telah selsai. Semua siswa kelas 11 ipa 2 diam di tempat duduknya masing-masing menunggu bel istirahat.
BRAK!
Pintu di buka dengan sangat cepat oleh seorang mahasiswa perempuan, yang masih teman sekelas Adara.
" Hei kalian! Apa kalian tahu, ternyata orang yang melompat tadi adalah Laura anak kelas 12 ips 3! "
Ucap Aida, si ratu informasi yang pekerjaan nya mengumpulkan informasi dan menggibah.
" Tadi saat aku menuju toilet, aku tak sengaja mendengar nya dari para guru. Ternyata Laura bunuh diri dalam keadaan telah mengandung! "
Orang-orang yang tadinya heboh pun seketika menjadi terdiam mendengar kata hamil dan bunuh diri.
Dalam pikiran orang-orang itu, Laura adalah mantan Samuel si playboy dab brandal sekolah. Mereka sudah putus, dan ternyata Laura hamil. Yang artinya, bukankah kemungkinan besar Laura hamil anak dari Samuel?
Tidak-tidak, mereka tak bisa membicarakan ini jika menyangkut dan berhubungan dengan Samuel. Mereka takut akan Samuel dan anak buahnya.
Jadi mereka pun hanya diam tak ingin membahas dan membesar-besarkan masalah itu.
" Hah! Seperti kejadian tahun lalu. Dan itu karena Samuel lagi, ya tuhan. Semoga Adara tidak menjadi seperti orang-orang itu. "
Batin Alena, ia sangat tidak rela jika teman sebaik Adara akan menjadi korban Samuel. Baginya Adara adalah mahasiswa lugu, tidak boleh terjerumus pada dunia para lon*e dan badjingan.
Adara heran, kenapa semuanya malah diam mendengar ucapan dari Aida. Bukannya tadi mereka mulai heboh? Aneh. Biasanya jika ada gosip seseorang putus saja pasti teman-teman sekelasnya ini akan terus membicarakan sampai mulut mereka berbusa.
Sementara berita yang menggemparkan ini mereka hanya diam? Sungguh aneh! Fikir Adara.
"Aku harus mencari tahu! Semuanya terlihat sangat membingungkan! "
-_-_-_-_-_-_-
Sebuah bunga melati putih yang indah, terlihat cantik, suci dan sangat menawan walaupun hanya berdiam. Namun sayang, bunga yang indah itu di petik oleh seseorang yang hina. Setelah menghirup aromanya bunga itu di buangnya tanpa perasaan.
Tapi ini bukan tentang bunga) :
-_-_-_-_-
** Author kurang bisa merangkai kata 🙏
__ADS_1
Tapi tolong berikan dukungan nya guy's
Like , Komentar , Pavorit , Gif Dan Vote **