Sandaran Penuh Dusta

Sandaran Penuh Dusta
Kau yang butuh


__ADS_3

...🔥🔥🔥...


Alex berdiri di samping Pricil, "Minum lah ini!" Alex menyodorkan air mineral, dengan tutup yang sudah di buka olehnya.


Pricil tersenyum ke arahnya dan meraih botol minum dari tangan Alex. Menempelkan bibir botol pada bibirnya lalu meminumnya.


"Makasih ya!" Pricil menutup botol minumnya, setelah Alex memberikan tutup botol minum itu dari tangannya.


Pricil membuang nafas dengan kasar, "Huh!"


Alex mengelap dagu Pricil yang basahhh, dengan jempolnya.


Pricil terkesiap, tidak menyangka dengan apa yang di lakukan Alex padanya tanpa ada rasa jijiii.


"Apa yang terjadi dengan mu, Pricil?" ingat batasan mu Alex, Pricil sudah menikah, Pricil sudah menjadi milik Yoga.


Alex menatap Pricil dengan penuh selidik, namun dalam relung hatinya. Masih menginginkan wanita yang ada di hadapannya sebagai miliknya.


"Entah lah, aku merasa aku terlalu lama di dalam permainan biang lala itu!" Pricil menatap ke arah wahana biang lala, yang tengah berputar.


Sebenarnya ada apa dengan Pricil, kenapa biang lala itu yang menjadi masalah? Pricil kan bukan seorang wanita yang takut pada malam.


"Apa kau menaikinya seorang diri?" tanya Alex.


"Yah mau bagai mana lagi." ucap Pricil yang tersenyum kecut.


Bella mengerutkan keningnya, mendapati Pricil dengan wajahnya yang kini pucattt pasih, "Lo kenapa, Pricil?"

__ADS_1


"Gw gak apa ko."


"Biar kita balik ke hotel aja, lo mau kan Pricil, kembali ke hotel? Lo bisa istirahat di sana!" ujar Alex.


Belum Pricil menjawab permintaan Alex. Yoga lebih dulu kembali menghampiri Pricil, dengan tangannya membawa air minum mineral. Yoga mengerutkan keningnya, mendapati Pricil yang kini sudah di temani oleh Alex dan juga Bella.


"Maaf sayang, aku lama!" dengan tidak tahu malu, Yoga berdiri di samping Pricil, dengan menggeser tubuh Alex dengan tangannya.


Tidak masala, bi alec


"Biasa aja dong, bro!" seru Alex, yang tahu jika Yoga tidak menyukai ke hadirannya di dekat Pricil.


"Iya gak apa, tadi Alex udah kasih aku minum ko!" terang Pricil, yang membuat Yoga justru menatap tidak suka pada Alex.


Yoga mengeratkan tangannya pada bahu Pricil, "Ini minuman lo gw ganti!" Yoga memberikan air mineral yang ia beli tadi, pada Alex dengan memalingkan wajahnya.


"Yoga, mending lo anter Pricil pulang deh! Biar dia bisa istirahat." terang Bella, sahabat yang menikammm Pricil dari belakang.


Bukannya mendengarkan saran dari Bella, Yoga malah bertanya lebih dulu pada Pricil.


"Apa kau ingin pulang sekarang, sayang? Atau kau masih mau melanjutkan permainan yang lain? Mumpung kita masih berada di sini, menikmati setiap wahana yang ada! Menikmati sunset di pantai." tutur Yoga, yang terkesan menyampingkan kondisi Pricil yang tampak lelah dan pucattt.


Pricil tampak diam, menimang nimang apa yang di katakan Yoga padanya, sedikitnya membawa pengaruh padanya.


Prak.


Bella menggeprak lengan Yoga dengan tangannya, "Lo, nyadar gak sih! Pricil tuh lagi sakit!" Omel Bella.

__ADS_1


"Gw gak apa ko Bel, kita lanjut aja ka." ujar Pricil.


"Pilihan yang tepat!" gumam Yoga, "Kita duluan!" Yoga berjalan meninggalkan ke duanya, Alex dan Bella. Dengan Yoga yang menggenggammm jemari Pricil.


"Yoga, Pricil butuh istirahat!" sungut Bella.


"Pricil atau kau yang butuh istirahat?" Oceh Yoga.


Alex di buat geram, dengan melihat kondisi Pricil, yang harus memaksakan diri untuk tetap melanjutkan berkeliling di area permainan itu.


Alex menyusul langkah kaki Yoga. Berbicara pada Yoga dengan langkah yang terus maju ke depan.


"Jika aku jadi diri mu, aku tidak akan memaksaaa kan Pricil untuk mengikuti keinginan ku!" terang Alex dengan mengepalkan tangannya.


"Tidak perlu anda ikut campur, ini urusan pribadi saya dengan Pricil! Urus saja diri mu sendiri!" sungut Yoga, dengan sesekali menoleh kan wajahnya pada Alex.


"Apa yang sedang kau lakukan tadi di toilet, Tuan Prayoga?" ujar Alex.


Bersambung...


...🔥🔥🔥🔥🔥...


Bermula dari ke gabutan, menjadi tulisan.


Kalo suka, lanjut baca 😊. Kalo gak suka, tinggalkan 😊


Jangan lupa 👍 bergerak

__ADS_1


__ADS_2