
Sonya mengambil kertas lembaran itu dr tangan Rendi.membaca nya dengn wajah dingin.
"ahh kau selalu melebih-lebihkan,kau tau kn biaya diluar negeri itu, tidak lah murah,,Rian sedang study disana."
" Tante...Rian sudah selesai S1, dari 3 bulan yg lalu!!,, bahkan sekarang dia tidak ada di London ! dia malah pergi ke Korea.'
" Tapi Rian sedang liburan bersama teman2 ny..dia juga butuh refreshing.
" ingat Rendi.. perusahaan ini bukan milik kamu sendiri ! 'jangn pernah kamu ingin menguasai nya."
sonys berbicara dengn penuh emosi..
" Apa kamu takut..klau Rian akan duduk di kursi itu,mengganti kn mu!!" sambil menunjuk kursi presendir.
"ahhh,, rendi menarik nafas dalam,..sambil tergelak.
" silahkan saja Tante...? lakukan saja apa yg tante mau?" justru aku senang kalau Rian mau bekerja di perusahaan dan punya tanggung jawab!! jngn cuma bisa ny menghabiskan uang perusahaan!!! jawab Rendi dengan lantang.
" kau,,berani yaa..? telunjuk sonya menunjuk dada bidang rendy.
" trnyta kau hanya berpura-pura menyayangi Rian di depan papa km!! dan hnya untk mencari simpati papah mu."
Amarah Rendi sudah tidak bisa ditahan,,dada ny bergemuruh,wajah ny yg tenang memerah mnggambar kn ketidak nyamanan.
Rendi trs berjalan kearah pintu luar...lalu berbalik lagi menatap Sonya.
" terserah tante mau bicara apa??.. asal tante tau, jangan pernah mengajarkan aku tentang kasih sayang!!
lalu berbalik dn pergi meninggalkan sonya sendri di ruang presendir.
Rendi menuju lift di ikuti asisten Marcell yg sedari tadi menunggu di depan pintu.
__ADS_1
setelah sampai lobby.. Marcell mngambil mobil ny dn berenti depan pintu utama..bodyguard membuka kn pintu dn Rendi msuk ke dalam mobil.
Dalam perjalanan, tidak ada suara diantara mereka,hanya muka tegang dn dingin seorang Rendy.
Tak lama terdengar suara ponsel Marcell, Marcell mngangkt ponsel nya,dengn mnggunakan earphone.
" iya tuan,,," baik tuan,,
Marcell membuka percakapan,krna mendapat berita dr si penelpon.
" Tuan,,,,,!! Tuan Besar Ramon Prakasa, memanggil anda untuk ke Mansion.
Rendi menarik napas dalam.
" jam berapa ketemu clean",,
" jam 2 tuan,,,msih ada waktu 1 jam lagi.
Mansion...
Tak lama Rendi sampe di kediaman Tuan Ramon.berjln memasuki ruangan yang megah dn berarsitek Eropa.
Rendy memasuki ruang keluarga, mencari keberadaan tuan Ramon,dan sampe langkah kaki Rendi berhenti di ruangan kerja.
rendi membuka pintu dn memasuki ruangn itu,ruang kerja yg luas. dn bnyk terdapat di dinding rak rak buku yang tersusun rapih.
" papa,,!!
Tuan ramon yg sedang duduk dikursi santai sambil membaca buku,langsung mengarah kn pandangan ny ke rendy,dan menutup buku yg dia baca.
" Sini duduk,,sambil menepuk kursi di samping ny.rendi pun mendekat dan duduk.
__ADS_1
" bagaimana kabar adik mu?
" aahh..."anak manja itu! sudah akan pulang besok pah,, orang kita yang dikorea akan membawa pulang kerumh."
" kamu terus bimbingan Rian untuk mengurus Perusahaan,dia sudah selesai S1 ny.
"tadi Tante Sonya ke kantor!!
" ahh... dia hanya terlalu, mengkhawatirkan anak nya.kata nya kau memblokir ATM dan Kartu kredit Rian."
" Itu kulakukan demi kebaikan rian pah..
" Memanjakan dengan uang juga tidak terlalu baik pah! kapan Rian akan mandiri!!
" ahh,, sudah lah..kau pun jangan terlalu memikirkan msalh itu!..kau urus ajh perusahaan."
Rendi langsung beranjak dr duduk nya.
"Aku tau papah dn tante Sonya terlalu berlebihan dalam menyayangi Rian!!
" Rendiii... kau jangan merasa kurang ksih syang dari ku!.. kalian berdua adalah ank kandung ku!! dan lagi apa kau tidak bisa mnganggap sonya sebagai ibu mu!!
suara ramon sudah mulai meninggi.
"Tidak ada yang bisa menggantikan kedudukan ibu ku!!,, apalagi seorang wanita yang sudah mngambil suami dr temn nya sendri!!
brkata dengn suara tinggi dn wajah dingin.
", sudah cukup,, hentikan bicara mu Rendii!!
bagaimana kalau Sonya dn Rian mendengar perkataan mu!!,, jngn pernah mengungkit masa yg sudah berlalu !!!
__ADS_1
rendi sudah tidak bisa menahan emosi lagi. mengepal kn tangn ny lalu pergi meninggalkan ruangn tuan Ramon.