Satu Hati Dua Cinta CEO

Satu Hati Dua Cinta CEO
Baby sister


__ADS_3

Sudah semnggu Marisa jadi baby sister Anna,anak ny Janet sudah sangat akrab dengan marisa, gak bgitu sulit mengurus Janet karena Marisa menyukai anak-anak.


,,,


Siang itu Anna menjemput suaminya Erick Wilson dari Bandara. Sesampainya di Apartemen, Marisa membuat kopi untuk tuan nya,dan menyiapkan makanan yang sudah dipesan dari Restoran,ana dan erick duduk di meja makan.Marisa pun menuangkan minum di gelas masing2, ada tatapan aneh dari Erick melihat marisa dari atas sampai bawah, marisa merasa risih dengn tatapan tuan nya. dan ada seringai senyum licik dari bibir erick..


" my husband,, hurry up and eat


"kau sedang menatap siapa? ayo makan pasti kau lapar!


Ana langsung mengarah kn pandangan ny ke marisa,yg berada di depan meja mkn,tp yg ditatap sudah pergi, meninggalkan meja makan.


Erik kaget dan membuyarkan tatapan nya.


"ohh..,no..no..my wife,saya hanya lelah saja,tapi saya akan makan ini dulu,karna saya rindu masakan Indonesia."


"ok honey... sehabis makan kita istirahat.

__ADS_1


Apartemen tempat Anna memang luas ada 3 ruang kamar tidur,satu kmar mandi gabung dengan kamar utama,satu lagi samping kamar tidur Marisa dan janet, hampir tiap malam Marisa tidur bersama janet, karena Janet gak mau jauh dr marisa,


jam 2 malam dini hari,janet terbngun mnta di buat kan susu, karna itu sudah rutin minum susu bgi ank berusia 3 thn,marisa beranjak dr tidur nya untuk membuat susu,kamar utama berdampingan dengn ruang tamu,dan posisi dapur melewati ruang tamu,saat Marisa melangkah,tak sengaja mendengar suara desahan dan rintihan dr dalam kamar Ana dn Erick.


Dek,,, jantung ny berdetak kencang.


"ya Tuhan kenapa suara mereka sampe terdengar kluar siee..apa gak malu kalau di dengar orang! ahh mass bodo!.batin marisa.


Marisa trs berjalan memasuki dapur," waduh sial air panas habis lgi,dan ini dispenser ny air galon habis, mungkin bu ana lupa membeli air galon,ya sudah aku msak sebntr ajah deh. gumam marisa.


" eehh..maaf tuan saya nggak tau kalau tuan ada dibelakang saya."ucap risa gugup


" oohh tidak apa-apa cantik.." sambil memegang pipi marisa...tersenyum licik.


" maaf tuan jngn lakukan ini.nanti bu ana salahpahm". menepis tangan erick sambil pergi berjln ke kmar Janet.


Jam sudah menunjukkan 4:30 seprti biasa marisa menjalankan shalat,karna dia tak pernah meninggalkan ibadah 5 waktu, pagi hari seperti biasa risa memandi kn Janet dn membuat susu.selesai aktivitas,risa msuk dapur membuat spaghetti buat sarapan pagi, maklum karna Ana tidk punya pembntu khusus memasak,jdi semua di serah kn baby sitter sekalian mngurus janet,krna cuma tinggal mereka bertiga jadi Ana jrang msak, hmpir tiap hari beli,karna erick pun tidak menetap di Indonesia,dia sebuln atw dua buln sekali pulang,krna bnyk ny urusan bisnis.

__ADS_1


Ana dn Erick,sudah bangun lalu mereka mkn yg sudah di sediakan dimeja makan. Ana sudah rapih dn akn berangkat ke kantor." loh kenapa tuan Erick gak ikut ke kantor juga." batin risa khawatir.


" Marisa jngn lupa nanti kamu gak usah msak,saya akan pesan di online saja,dan suami saya akan dirumh,sore saya baru balik.


"iya bu.." ucap risa sambil merapikan meja makan.


"ok Dear,,,i went to the office.


"ok..have a safe trip.


erik berdiri dan mendekati ana.


Ana berpamitan, sambil mencium bibir erick


mereka trs berciuman tanpa rasa malu di depan risa...risa memaling kn wajah langsung pergi ke dapur.


Anna pun pergi meninggalkan Apartemen.

__ADS_1


__ADS_2