
Rissa membereskan berkas berkas tugasnya, mengambil tas dan menuju pintu,saat ingin membuka pintu..tiba tiba pintu terkunci, Risa panik dan mulai mnggedor gedor pintu..
"Dorr..doorr..doorr...Apa ada orang diluar?" Risa terus memukul mukul tangan nya ke daun pintu.."Tolong..kluar kan aku!! aku terkunci didalam!" teriak Risa histeris.
"Ya tuhan bagaimana ini tidak ada satu orang pun yang mendengar? berbicara pada diri sendiri.
Risa terus menggedor dan berteriak-teriak..
"Ya tuhan siap yang telah mengunci aku dari luar? ,risa melirik jam ditangn nya,sudah menunjukkan jam 12;15,,
Sementara itu,Rian sudah sampe gedung perkantoran,di parkirkan Mobil ny di depan pinti utama, langsung msuk menuju lift, kebetulan lift belum satpam matikan,biasa nya diatas jam 12 satpam berkeliling gedung mematikan semua lampu, eskalator dn lift.
Rendy menuju lantai 27.. setelah sampe masuk ruangan dan mngambil ponsel yang trtinggl diatas meja kerja,trnyta ponsel dalam keadaan dicash.Rendy mencabut ponsel lalu berjalan keluar ruangan.
"Dorr...Dorr...Dorr..... Tolong Aku..,Risa terus berteriak tanpa henti, hampir suara ny serak dan hilang,Air mata sudah membasahi pipi mulus nya....karna lemas Risa jatuh terduduk bersandar pada pintu.
Rian sudah sampe lobby utama,,, diluar kantor yang menjulang tinggi itu tanpak sepi dan gelap,hanya lampu luar kantor lantai dasar, yang masih menyala, satpam pun masih berkeliling menjalankan tugas nya.
Saat akan memasuki mobil,suara ponsel rendy berbunyi, dia mngangkt ponsel nya, sambil bersandar di pintu mobil.
"Ya bagaimana.. Apa sudah dapat info dari orang terdekat mu?
"Sudah Tuan.. Ternyata proyek pembangunan itu tidak berjalan, bnyk permainan yang kotor dari orang orang nya!'
"Bagus ,,,selidik terus,bsok kau kembali lah!"
Rendy mematikan ponsel nya,saat dia menelpon sambil bersandar, mata ny menatap keatas gedung,dia melihat satu ruangan yang masih menyala, " Apa satpam lupa mematikan ruangan itu ya? sudah lah nanti pun mereka akan mematikan nya?"gumam nya.
Rendy memasuki mobil ny dan duduk di depan setir,tapi hati nya ada perasaan gak enak. "Tapii tunggu !! bukan kah itu lantai ruangan Risa? bukan kah selama ini dia selalu bekerja lembur.? jangan jangan?...
Rendy langsung berlari masuk kedalam kantor lagi, menaiki lift menuju lantai 15.
Risa,, terus mengendor gedor kn pintu,tapi gedoran nya semakin lemah, seakan tak bertenaga.. perasaan nya sudah gak karuan,
wajah nya yang putih sudah pucat pasi,, suasana makin hening,hawa dingin dan merinding menyatu dalam tubuh nya.
__ADS_1
Terdengar sayup sayup,suara langkah sepatu mendekati ruangan nya, "Tap..tap..tap..."Risa makin terperanjat,dia pikir itu suara hantu.
otak nya sudah bermain main dengan aura mistis..Risa terus mendekap kan tubuh nya, melipat kedua kaki ny,dan mngerat kan kedua tangan nya di lutut.
Tiba tiba...ada yang mengerakkan gagang pintu dari luar. Risa makin panik jantung nya berdebar debar gak karuan,dia mulai bangkit dan berjalan mundur, dengan perasaan was was...Dorr...Dorr...Dorr...."Apa ada orang di dalam?" suara seorang pria dari luar.
"Risa langsung beronjak kaget,ada rasa ragu untuk menjawab...
Rendy semakin bingung tak ada sahutan dari dalam ruangan, akhirnya Rendy beranjak dari pintu itu..saat berapa langkah, terdengar suara wanita dari dalam ruangan dengan parau.
"Tolong... tolong akuuu..hiks..hiks..hiks..
Rendy membalikkan badannya dan mulai mnggedor lagi.."Ada orang di dalam kah?"
"Iya.. Tolong saya pak..!
"sebentar..akan aku dobrak pintu ini,kamu menjauh dari pintu!! ucap rendy dengan suara melengking.
Rendy mulai mendrobak pintu dengan tubuhnya yang kekar, terus mendorong pintu berkali-kali dengan pangkal lengannya.
'Brakkk...!! Pintu trbuka lebar di lihatnya Risa yang sedang berdiri dengan wajah sembab dan tubuh mnggigil,tanpa sadar Risa berlari memeluk tubuh rendi yang kekar dengan erat dan menangis dalam pelukan nya.
Rasa takut dalam diriny sudah sedikit hilang.
Rendy pun membiarkan Risa memeluk dirinya,saat sudah tenang Risa baru tersadar telah memeluk Rendy, dan ia pun mngendur kan pelukan nya.
"Ya sudah tidak apa apa..Ayo ku antar kamu pulang" ucap rendy lembut.
Risa Hanya mengangguk kan kepala.
Mereka pun mulai memasuki lift.. angka lift terus turun kebawah,,15,14,13,12,11,...tiba tiba lift berhenti dan lampu dalam lift pun mati. Risa mulai panik lagi, sedang Rendy masih tenang,
waktu trus berjalan,Rendy menyalakan lampu ponsel nya untuk menerangi lift.
"Doorr..Doorr..Doorr... Rendy mulai mnggedor pintu lift sambil berteriak teriak.
__ADS_1
lift yang gelap,udara mulai menipis dan hawa panas yang berada di dalam lift, membuat nafas Risa mulai tersengal sengal, keringat terus keluar dari pori-pori tubuhnya.Rian melihat kondisi Risa yang semakin lemah, merangkul tubuh nya dalam dekapan nya.
"sabar ya..Aku masih berusaha agar bisa secepatnya kluar dari sini?"
Tanpa ada suara dari bibir Risa..tiba tiba badan nya semakin lemas,lalu Risa pingsan dalam pelukan Rendy,, keringat bercucuran dari Dahi Rendy.
"Haii jangan pingsan.."kau gak boleh pingsan!
Rendy menepuk nepuk pipinya.oksigen dalam lift mulai berkurang.disandar kan nya Risa di
dinding kaca pojok lift... Rendy mulai kesal dan menendang pintu lift..
"HAAIII...apa ada orang diluar sana! "
"HAH SIAL...!! bentak rendy kesal.
Rendy sudah mulai panik,dan tanpa henti trus menendang nendang pintu lift..selang berapa jam,pintu lift akhirnya terbuka.
"Tuan Rendy..!! pekik seorang satpam kaget.
Mereka mendekati Rendy dan ingin mengangkat tubuh Risa.
"Tunggu biar aku ajh yang angkat!' 4 orang satpam yang sedang bertugas mlam itu langsung mundur',ada rasa takut pada benak mereka, karena kejadian di lift.
Rendy mengakat Risa ala Bridal, membawa kluar, satpam mengikuti dari belakang,sampe depan lobby, satpam membuka kan pintu mobil. Rendy meduduki nya di kursi depan, memasang kan seatbelt.
Mobil Rendy melaju pergi meninggalkan gedung itu, dalam perjalanan rendy melirik jam tangan.
jam sudah menunjukkan pukul 2:00 dinihari.
"kalau aku antar pulang kerumahnya, pasti klurga nya akan curiga,malam malam bawa anak orang pingsan! gumam nya lirih sambil terus menatap wajah Risa.
Akhirnya Rendy memutuskan untuk membawa Risa ke Apartemen nya. mobilnya melaju ke Arah Apartemen,tak lama sampe lah di depan Apartemen Mewah milik Rendy.
Rendy mengakat tubuh Risa yang masih pingsan,keatas apartemen ny,ia msuk ke dalam lift dan berenti di lantai 9.., Rendy mulai memencet no pin pintu Apartemen.setelah trbuka,dia langsung membaringkan tubuh Risa di atas ranjang nya,di dalam kamar.
__ADS_1
Rendy membuka pakaian nya yg sudah basah dengan keringat, dan masuk kedalam kamar mandi,tak berapa lama rendy kluar kamar mandi memakai piama.
Rendy mulai mendekati Risa yang masih belum tersadar,duduk di pinggir ranjang,dan terus pandangi wajah putih Risa. Rendy bingung bagaimana menyadarkan Risa, akhirnya Rendi pun menelpon Dr Alfian.