
Marisa terperanjat kaget,ada sebuah tangan memeluk pinggang kecil nya dari belakang..
"Aaaaaa..! pekik nya kaget.
Rissa membalik kan badan nya, "Riannn..! pekik nya geram.
"Untung tidak ada karyawan laen yang melihat, klau tidak mereka akan membully aku! ucap Rissa sambil memegang dadanya.
"Ayo ikit aku..."Rian menarik tangan Risa keparkiran.
"Mau kemana siee?" aku gak bisa! sebntr lagi ada rapat. Rissa melirik jam tangannya pukul 7:30."Rapat setengah jam lagi mulai !"
"Sudah ikut ajah.. Rapat nya akan mundur jam 9.aku sudah merubah jadwal nya. Rian membuka kan pintu mobil, Rissa pun menurut untuk pergi.
"Sebenarnya kita mau kemana Rian?"
"Kesuatu tempat !"
Akhirnya Rian sampe di sebuah Mall terbesar di lkota ini, Rissa di buat kaget dan bingung ,Rian terus masuk berjalan, diikuti Rissa disampingnya, mereka menaiki lift, berhenti di lantai 5.,,lalu memasuki sebuah butiq branded...Risa terpaku di depan galeri.
"Ayo masuk.." perintah Rian.
"Selamat datang Tuan !" para pelayan membungkuk kan badan."Mba tolong kau beri dia pakean yang sesuai ditubuhnya!" pinta Rian pada pelayanan butiq "Baik Tuan !"
dan mereka pun membawa Risa memilih pakaian yang cocok lalu mencobanya.
Rian duduk di sofa tamu,semntra Risa sedang mengepaskan pakaian nya diruang ganti.
"Bagaimana dengan yang ini tuan? tanya pelayanan..,Risa kluar dari ruangan ganti dan memperlihatkan nya di depan Rian.
Rian menggeleng kan kepala nya tanda gak setuju.Risa masuk lagi berganti pakaian dan keluar lagi menunggu penilaian Rian, begitu terus sampe bulak balik 5x.,,sampe Risa mengdengus kesal.
'Sudah cukup! aku capek bulak balik kaya gosokkan.!" Rian hanya tersenyum licik
"sekali lagi !" Aku gak mau orang orang dikantor selalu membully mu Risa...,mulai sekarang kau harus tampil cantik!'
"Ahh..apa Rian mendengar ocehan karyawan tadi ya, ko dia bisa tau aku diejek mereka?"
__ADS_1
Risa masuk lagi ke ruang ganti,kali ini Risa memakai atasan kemeja lenganpanjang warna crem di padu rok sepan diatas lutut, berwarna salem dan roppi dengn warna salem juga, baju itu memperlihatkan lekuk body Rissa, tapi masih terlihat sopan.saat Risa kluar ruang ganti.Rian langsung terpesona dan mngaguk kn kepala nya.
"Bungkus semua pakaian yang tadi dia pilih!
"Apaa?? sebnyk itu?"" tanya Risa kaget.
Rian Langsung pergi meninggalkan ruangan itu,menuju kasir dan membayar menggunakan kartu kredit.
"Ayo...! Rian menarik tangan Risa lagi,kali ini Rian membawa nya kesalon, Risa sudah tidak banyak bertanya,dia mengikuti kemauan Rian.
Risa di make up dan rambut panjang nya ditata rapih oleh seorang profesional.sepuluh menit kemudian selesai...dan lagi lagi Rian dibuat terpesona,Risa begitu cantik, penampilan nya sungguh berbeda bikin pangling.
Bahkan Risa sendri pun terheran heran dengan perubahan dirinya.saat menatap tadi di kaca rias "ya tuhan.. apakah benar ini diri ku? menepuk nepuk pipinya tak percaya.
Terakhir Rian membawa Risa ke toko sepatu.
setelah dicoba, akhirnya pilihan nya pada sepatu high heels,berwarna hitam. menambah kesan elegan.Rian tak henti hentinya memuji kecantikan Risa.
Mereka pun beranjak dari Mall itu, menuju kantor,jam menunjukkan pukul 8;50.
"Dreett...dreett... dreett..ponsel Risa berbunyi.
"Kamu dimana ajjh!! bentak seseorang di ujung telpon.
"Maaf Tuan..ak..aku.. sebentar lagi keruangan Tuan! jawab Risa gugup.
"Sepuluh menit lagi metting akan di mulai!
"Ba.. Baik Tuan..!" telpon pun terputus.
"Bagaimana ini? waktu kita tinggal sepuluh menit lagi ! wajah Risa yang cantik terlihat panik.
"Kamu tenang ajjh ada Aku! kamu gak boleh panik Risa,kamu harus tunjukkan kepercayaan diri mu..kamu cantik,pintar dan baik hati, Aura kamu memancarkan cantik luar dalam, semua lelaki pasti banyak yang menginginkan diri mu,tapi kamu terlalu cuex dan tidak peduli, saat dirimu ditindas oleh para karyawan, Hati Aku merasa sakit!
Risa terdiam,kata kata Rian membuat nya tenang,dan bola mata ny berkaca kaca,air mata pun tumpah disudut matanya.
"Terimakasih kasih Rian,kau begitu baik pada ku,aku janji tidak akan melupakan kebaikan mu!' Risa tersenyum sumringah.
__ADS_1
"Jalanan sedikit macet, mereka pun sampe kntor jam 9:15 menit.sebelum turun mobil Rian menarik tangan Risa.
"Ingat pesan ku.. tunjukkan klau kamu mampu, jangan pernah ditindas lagi,aku akan selalu mendukung mu" sungguh kata kata Rian membuat hati Risa berdesir dan membuat nya makin semangat.
Risa berjalan menuju kantor dengan elegan,saat di dalam ruangan semua orang memandang takjub, seakan tak percaya.. Risa memang orang yang cuex, dia tidak pernah peduli kan orang disekitar.
Rissa menaiki lift lantai 15, untuk mengambil laporan tugasnya, Risa memasuki ruangan kerja nya, semua karyawan yang satu deviasi menatap kearah Risa semua, mereka tidak menyangka dengan perubahan Risa yang dratis,Risa terus berjalan melewati mereka.
"Hallo cantik..! sapa aldo menatap tanpa berkedip. "Eeheemm..! Erwin yang berdehem membuyarkan tatapan Aldo.
Risa hanya tersenyum, yang tadinya mereka pada cuex skrang pada mnnggoda.
"Riss...kamu kemana ajjh,ini sudah waktunya metting!" tanya Linda penasaran.
"Nanti aku ceritakan kepada mu,aku buru buru harus keruang metting sekarang!"
"kamu tau tidak..,tadi manusia angkuh Lexsi mencari mu,biasa mulut pedas nya!"tapii.. kamu ko berubah penampilan mu,,jadi cantik banget,pasti si mulut pedas lexsi akan kaget melihat perubahan mu!"
"Ok Linda,nanti kita teruskan curhat nya,aku keruang metting dulu,sudah telat!'
Risa mulai membereskan laporan nya,dan pergi meninggalkan Linda.ia menaiki lift menuju ruang meeting, Risa sudah telat dua puluh lima menit.risa sudah mendekati ruangan metting,tiba tiba dada nya berdegup kencang, Risa selalu menyemangati diri sendiri,walau sebenarnya dia gugup.pas sampe depan pintu.."Bismillah aku pasti bisa!
Risa membuka pintu metting.. Semua yang ada diruangan menatap kearah Risa,,,tak terkecuali Rendy yang kaget dengan penampilan Risa yang berubah dratis,dari pakaian,sepatu hingga makeup.
Lexsi menatap Risa tajam dari atas sampe bawah,tak percaya.
"Selamat pagi..Maaf saya terlambat!' Risa membungkuk kan badan.lalu Risa berjalan dan duduk disamping Rendy, bangku yang telah disiapkan. tak lama masuk Rian kedalam ruangan dan duduk disebelah Risa.
"Baiklah kita lanjutkan meeting ini,karna Risa sudah hadir, jadi dia yang lanjutkan, dan lexsi bisa kau duduk,biar Risa Yang menjelaskan secara detail.!"
Lexsi yang merasa dikalahkan oleh Risa. sangat kesal dan menatap tajam kearah Risa.
Risa bangkit dari duduknya dan memberikan proposal pada para pemegang saham
Risa mulai berjaln dan membagikan nya..
"Tak tok tak tok...suara highheels risa memecahkan ruangan, setelah proposal sudah dibagikan, Risa maju kedepan menjelaskan rancangan desain ruka lantai 5',ada kepercayaan dalam diri Risa.
__ADS_1
Rian tersenyum bangga.Rendi menatap Risa tanpa berkedip dan takjub,,, rendy baru menyadari Risa bukan hanya cantik tapi juga pintar.terbukti saat dia menjelaskan dengan matang di depan clien dan pemegang saham mereka pada mengaguk kan kepala.