Satu Hati Dua Cinta CEO

Satu Hati Dua Cinta CEO
Marisa yg tersadar


__ADS_3

Selesai membayar Administrasi,Rian langsung menuju rawat inap, sebelum pembyran Rian meminta suster untuk di tempatkan ruangan VIP..,sampei ruangan Rian duduk di bangku samping tempat tidur.


"Lex,,lebih baik loe pulng dulu ajh ganti baju,baju loe bsah semua"


" loe sendri gimna ndrii?"


" gue udah telpon Marcell, tadi gue udah cerita semua nya,dia lagi arah kesini bawa baju gue lex" mobil loe bawa pulang ajh"


" ok ndrii..gw pulang ya, jaga diri loe baik baik..." kalau ada apa-apa kabarin gue,bsok gue balik lagi...! alex pun pergi kluar menuju pintu.


Rian trus berjaga disamping Marisa yang msih belum sadar kan diri.ditatap nya wajah Risa sambil mengelus pipi nya.


", cantik juga gadis ini..tapi kenapa malam2 ada dijalanan? apa yang telah terjadi sama gadis ini? gumam rian. tiba tiba ponsel Rian berbunyi,dilihat ny nama Asstn Marcell.


"ya Hallo..."


" dimana?.. aku udah di lobby"


" masuk ,cari ruang Mawar lantai 1 VIP"


10 menit kemudian ada yg mngetuk pintu kamar. tok tok tok...


"masuk"..


" tuan muda.. gimna keadaan nya? masih hidup kan? tanya Marcell cemas,sambil memberikan baju ke Rian.


" iya masih hidup! "kata doctor msih dilihat perkembangan nya dulu,tapi belum siuman.

__ADS_1


ya sudah aku ganti baju dulu.".. Rian masuk ke kmar mandi ganti baju,tak lama kluar... duduk disofa samping Marcell, Rian menceritakan kejadian nya.


" jadi kau tidak pulang?.. ini sudah jam 2 malam,bsok aku hrus ke kantor.


"Aku harus tetep disini,ini masih tanggung jawab ku,aku gak mau dia kenapa2, tolong kau jangan bilang ke mmh sama ppah ku.." aku gak mau melibatkan mereka,aku msih bisa urus sendiri'


" Bagaimana kalau Tuan Rendy tanya?"


" ya cerita kan saja klau kakak ku bertanya?


" ok..."Marcell pun beranjak dari duduknya,dan keluar ruangan.


Rian pun bangkit dan pindah duduk di samping ranjang Risa..., tak lama rian pun tertidur dikursi, duduk sambil melipat kedua tangan.


Rian terbangun dari jaga nya,saat mendengar suara seseorang disamping nya,dia membuka mata nya dan melihat ke arah risa, dengan sigap rian mendekati risa.


" aku dimana?.. berbicara dengan suara lemah sambil menatap Rian heran.


" kau dirumh sakit..? sudah jngn bnyk pikiran ada aku yang akan menemani mu.ucap Rian dengan suara lembut,sambil mngelus kepalanya.


" Hauuss.." ucap risa datar.


Rian langsung mengambil Aqua botol yg sudah dia beli, dituangkan ke gelas,lalu mngangkt punggung Risa setengah duduk,dan memberi kan nya minum ke mulut risa dan kembali menidurkan nya.


"Apa kamu lapar ?.. Rian menyodorkan roti yg ada di atas meja. risa hanya menggeleng.suasa bgitu hening,jam sudah menunjukkan 5 subuh,tak lama terdengar ketukan dari luar kamar...


" tok tok tok... maaf mengganggu saya mau memeriksa ibu Marisa dan mengecek keadaan ny apa sudah siuma?."kata suster ramah.

__ADS_1


"oohh silakan suster..barusan ajh beberapa menit yg lalu baru sadar."


suster pun memeriksa infusan dan detak nadi ny,dan suster yang satu nya membawa nampan berisi obat obatan.


"Marissaaa! kau kah itu? tanya suster satu nya, dengan kaget. semua menatap risa yang berbaring lemah di tempat tidur


" Renaaa...! panggil risa pelan.


" kenapa kau masuk rumah sakit, apa yang terjadi?.. tanya rena penasaran.


" Maaf sus..nanti ajh bertanya nya, pasien masih lemah.."jawab Rian sambil menatap suster rena,seakn memberi isyarat.


" ya sudah nanti aku balik lagi,ini ada obat yg hrus di minum pasien,tapi trlebh dulu hrus makan,sebntr lagi sarapan akan Dateng."


dua suster itu pun pergi meninggalkan ruangan.tak lama rendi kluar menyusul suster rena.


" maaf sus sebentr! memanggil suster Rena,.."apa suster mengenal Pasien itu?


" iya sangat mngenal..dia Marisa sahabat ku waktu di kmpung,tapi aku bingung kenapa dia ada di Jakarta dan msuk rumah sakit"


"oohh jadi nama nya Marisa.."


"syukur lah kalau suster mngenal pasien itu"


Akhirnya Rian menceritakan kejadian nya,dan berharap tau identitas sebenarnya.


" Baik lah,, nanti saya akan keruang Marisa lagi dan bertanya klurga nya dijkarta.

__ADS_1


" Mkasih sus atas bantuan nya"... Rian pun berlalu masuk keruangan lagi.


__ADS_2