Satu Hati Dua Cinta CEO

Satu Hati Dua Cinta CEO
Rumah sakit


__ADS_3

Dua orang laki-laki yang di dalam mobil, keluar menghampiri tubuh Marisa yg tergeletak di aspal, hujan masih deras, untung jalan sepi, tabrakan tidak menimbulkan macet,dan tubuh Risa tidak trlempar jauh,hanya terseret 5 meter.,"


"gimna ? masih hidup nggk?"


" gue gak tau lex..tubuh nya dingin kena hujan,kluar darah dari hidung nya."


Mereka berbicara sambil berteriak, karna derasnya hujan,yg membuat suara mereka tak terdengar.


" apa kita tinggal kan ajh dia!, mumpung gak banyak yang lewat sini!"


"loe udah gila lex..ini nyawa manusia,gak mungkin kita tinggal kan begitu ajh!'


" Abis mau loe gimana?,, klau dia mati tertabrak mobil kita, bisa masuk penjara kita berdua drii,,!! gw gak mau msuk penjara gw gak siap!!


" Rian yang sedang berjongkok memegang tubuh marisa, langsung bngkit ingin mnghajar teman nya yang sudah panik. dan berteriak...


." loe punya hati gak!! lihat wanita itu( menunjuk ke arah risa sambil menarik kerah baju alex).. " dia cuma seorang wanita yang trkapar tak berdaya,dan gw yg menabrak nya! gak mungkin gw lari dari tanggung jawab, skrng kita bawa kerumh sakit dulu...!


Andrian langsung mengangkat tubuh risa dan di bawa masuk ke dalam jok mobil belakang, sedang Alex yang menyetir,masih bgitu panik.


" kita kerumh sakit mana?"


" Rumah sakit terdekat..! hati hati bawa mobil nya lex,ini msih hujan,dan loe jngn gugup.."

__ADS_1


Alex menarik napas dalam,,," ok..ok..


Rian sudah menaruh tubuh risa di jok,dan rian duduk disamping tubuh ny, melihat keadaan marisa yg basah kuyup dengn baju atas terbuka tanpa kancing,dibuka ny jaket yg melekat di tubuh Rian dan menutupi nya ke tubuh risa.


"Ya Tuhan selamat kan nyawanya, jngn biar kan dia pergi,aku janji akan menjaganya.batin Rian.


" apa masih jauh lex?.. tubuh ny sangat dingin,dan darah nya msih terus mengalir dari hidungnya."


" coba loe buka google,cari Rumah sakit yg terdekat dengan lokasi kita"


Rian pun membuka ponsel ny,dan membuka google,,,," ketemu... posisi kita sebntr lagi smpe,sudah deket lex..trs ajh lurus...'


gak lama mereka pun sampai Rumah sakit tersebut, langsung Risa dibawa keruang UGD"


" gw takut drii..gimna klau nyawanya tak tertolong,dan identitas nya pun gak ada!" ucap alex tegang.


" Sabar broo ,kita trs berdoa semoga dia bisa selamat..,iya gw baru sadar klau wanita itu gak bawa tas atw KTP,dan identitas nya pun gak jelas."


" menurut loe..,apa wanita itu dirampok! dia gak bawa apa2 kan?


" gw juga masih belum bisa mastiin,dia pun gak pake alas kaki, sungguh menyedihkan,apa pun yang trjadi gw tetep akn bertanggung jawab! kata rian dengan wajah sedih.


gak lama pintu Ruang UGD trbuka, keluar Dokter,dan suster yg mendorong risa kluar ruangn untuk dipindahkan kerumh rawat inap.

__ADS_1


dengan panik dan trgesa2 Rian berlari mendekati Dokter...


" gimana Dok keadaan nya? dia gak apa2 kan?


" masih belum bisa dipastikan, denyut nadi ny melemah,dan jantung nya pun lemah,kita msih infus, semoga dia cepat sadar.


" bagaimana dengan pendarahan dihidung ny?


" Apa ini korban tabrakan?.. punggung dan tangan ny ada luka,hidung nya kena benturan benda keras,hingga brdarah,tapi sudah di obati,dan sudah berhenti."


" Terimakasih doc...saya tetap akan bertanggung jawab..!


lalu Dokter itu, menjelaskan ke suster disampingnya, "oiya sus..ini korban tabrakan,dan emas ini akn bertanggung jawab jadi masalah pengobatan dan rawat inap,biar cepat diurus,biar pasien nya cepet mendapat tindakan klau trjadi apa apa.


" iya Doc.." jawab suster itu"..


" tolong mas isi data data Mas nya dulu, sebagai orang yang bertanggung jawab pada pasien ini.


" dan juga pembayaran pengobatan dan rawat inap nya mas..bisa di bayar 50% dulu" kta suster itu menjelaskan.


" ooh..iya dimna saya harus bayar dan mngisi data nya,.."


" Di sana mas di bagian Atminitrasi',di kasir. suster itu menunjuk kan.

__ADS_1


Rian dan Alex berjalan menuju kasir.


__ADS_2