
Rian mengajak Risa makan dilestoran deket kantor, saat mereka berjalan bersama menuruni lift banyak mata karyawan yang menatap mereka.
"Rian bisa gak sie kamu tidak seperti ini?" aku disini karyawan baru, gak enak sama karyawan laen, mereka menatap kita aneh?" 'ucap Risa memelas.
"Sudah tidak usah pedulikan mereka! Ayo!!"
Rian terus berjalan tanpa memperdulikan tatapan mata orang orang disekitar.
mereka pun naik mobil,dan Rian melajukan mobilnya kesebuah Lestoran lesehan, tempat yang sejuk,ada pemandangan kolam ikan, mereka berdua menikmati makan siang dengan santai.
Jam makan siang sudah lewat, Risa turun dari mobil,bergegas masuk meninggalkan Rian yang memarkir kn mobil.
Tepat sampe ruangan, karyawan yang laen sudah kembali bekerja,risa melirik jam tangannya, sudah lewat 20 menit.risa trus berjalan ingin kembali ke tempat,tiba tiba Lexsi berbicara cetus..
"Laen kali cari makan gak perlu jauh-jauh,di sini tempat bekerja, bukan buat bersenang -senang,baru kerja sehari sudah bertingkah!"
Risa Hanya diam tidak memperdulikan Lexsi yang menyindir dengan tatapan sinis.
*******
Satu Minggu sudah, Risa harus memberi kan Desain yang ditugaskan presendir. Risa memasuki ruangan Presendir untuk memberikan laporan nya, Risa meletakan Desain rancangan pembangunan nya di meja Rendy.setelah menyerahkan tugas nya Risa pun kluar ruangan Presendir.
Risa kembali keruangan ,dan menyalin tugas yang tadi,dua jam kemudian, Risa mendapat panggilan dari Rendy.
"Tut..tut.. suara mesin intercom berbunyi.
"Ya Tuan..?
"Keruangan ku sekrang!!
Dengan suara dingin dan nada bentakan.
Risa merasa bingung dan jantung yang berdebar debar, Risa bngkit dari duduk nya menuju ruangan Presdir.
Lima menit kemudian Risa sampe ruangan Presendir. Risa berjalan pelan menghampiri Rendy. pandangan nya mengarah pada susunan kertas yang menumpuk diatas meja Rendy. Rendi bangkit dari duduknya mengambil laporan kerja yang Risa beri kan tadi?"dan mengakat laporan itu.
"Apa ini?" kau kutugas kan buat Desain Ruko 5 lantai,tapi apa ini!! nada suara yang emosi, rendy melempar laporan itu di atas meja ny,
__ADS_1
"Apa kau tidak paham! seharusnya kau tanya ke senior mu lexsi, ini bnyk kesalahan! dan tidak sesuai dengan keinginan clien!"coba kau cek lagi pekerjaan mu!" nada Rendy masih emosi.
Risa mengambil laporan itu,dan membuka nya,di perhatikan dari awal lembar demi lembar, Alang kah kaget nya Risa,trnyta Desain nya bnyk yang berubah.
"Maaf Tuan tapi ini bukan buatan Aku?"
"Apa maksudmu? kau sendiri yang
mengantarkan laporan itu!!"
"Maaf Tuan tadi aku tidak teliti dulu ? ternyata, ada yang merubah laporan kerja aku?' Risa berbicara dengan nada trtekan,tapi tetap menatap rendy
"Kasih Aku kesempatan lagi?akan ku buktikan kalau aku tidak salah dalam membuat desain ini!" ucap Risa tegas.
Rendy menghela nafas dalam,emosi ny sudah mulai mereda.
"Baik lah,aku akan kasih kamu waktu lgi semnggu,untuk menyelesaikan tugas ini jangan buat aku kecewa lagi!"
"Baik Tuan.., terimakasih masih beri aku kesempatan.!" Risa pun kluar ruangan, membawa kembali laporan nya,dia bingung siapa yang telah merubah laporan nya.
Diruangan presendir. Rendy memanggil Marcell.
tak lama Marcell sudah berada diruangan rendy.
"Marcell tolong kamu selidik pekerjaan Risa, seperti ada yang tidak beres,ada seseorang yang ingin menjatuhkan kan nya.beri aku laporan secepatnya!"
"Baik Tuan.. akan aku selidiki secepatnya!"
*****
Dua Minggu kemudian..Risa yang masih terus bergulat dengan laptopnya, sangat serius berkerja,sudah berkali kali Rian mengajak makan siang bareng, tidak pernah Risa hirau kan,maka ny dia sengaja bawa bekal ke kntor biar Rian tidak mngganggu nya.
Rian yang selalu setia menunggu Risa pulang. Risa harus kucing kucingan dengan nya ,dia gak enak bila Rian terus terusan mengntr nya pulang.sudah semnggu ini Risa selalu kerja lembur, untuk menyelesaikan tugas nya, dan Risa tidak mau menyia-nyiakan kesempatan itu
"Selesai...Ahh akhirnya!! dengan setengah berteriak,tanpa sadar Risa melengking kan suaranya,sontak karyawan yang sedang bekerja menatap kearahnya, merasa sadar di tatap, Risa merasa gak enak.
"upppss..!! maaf...maaf..hhee.." menahan malu sambil menutup mulutnya.
__ADS_1
"Lin...linda..!" memanggil Linda yang berada di samping meja nya, dengan suara sangat rendah,takut mengganggu yang laen.
"Apa.! menoleh ke arah risa. risa pun mendekati linda, emang linda teman yang paling dekat saat ini dibandingkan dengan yang lain, mereka bisa bekerjasama dan saling bertukar pikiran.
"Bisa bantu aku tidak,aku sudah selesai buat tugas dari presendir,ini desain ku,aku harus fotocopy dulu, untuk serahkan ke bos bsok,ini sudah jam Lima lewat, sudah waktunya pulang.tapi ada bagian terakhir yang harus aku perbaiki,kau bisa bantu selesai kan ini?"
Linda melirik jam tangannya," oke aku bantu tapi aku gak bisa sampe malam ya? kemungkinan jam 7 aku cabut"..." Ok gakpapa aku fotocopy dulu ya!"
Selesai fotocopy, Risa balik keruangan nya,tinggal Linda yang sedang membantu tugas nya,dan pak yohan yang sedang siap siap untuk pulang,pak yohan pun berpamitan pada Risa dan Linda.
"Ok Ris aku sudah selesai kan bagian ini ya.
"Iya gakpapa Lin, nanti aku yang terus kan!"
"Kau mau lembur lagi?" ini udah jam 7:15 Ris apa gak besok saja kamu terus kan nya.
"Gak bisa Lin,jam 7 pagi Makala dan Desain ini sudah harus ada di meja pak Rendy,aku gak mau kecewakan dia".
"OK..kalau begitu,kamu usahakan jangan terlalu malam terus pulang nya, kamu kurang tidur Ris!'
"Baik Lin.. mkasih ya,udah bnyak bantu kerjaan aku'
"Ok,,aku pulang dulu ya,jaga diri mu baik baik!"
Linda sudah meninggal kan ruangan itu, tinggal Risa sendiri yang masih terus menyelesaikan tugas nya buat besok.
Malam makin larut,Rendy sudah selesai dengan pekerjaan nya,hari ini Marcell tidak ada disampingnya,karna sore tadi sedang menjalani tugas keluar kota, jam sudah menunjukan 22:20 rendy turun melalui lift khusus, kantor sudah sepi lampu gedung pun sudah sebagaian di matikan,hanya satpam yang berjaga diluar gedung.
"Malam Tuan?" tumben jam segini baru pulang!"ucap pak Tino satpam senior
"Iya banyak kerjaan" ucap Rendy ramah.
Rendy mulai menjalanka mobil nya, meninggalkan Gedung. mobil Rendy sudah setengah perjalanan,saat dilampu merah, Rendy ingin menelpon Marcell,
"Ah sial,, Ponsel ku ketinggalan dikantor!" Rendi pun berbalik arah ke kantor.
Sementara itu dilantai 15,Risa sudah selesai dengan tugasnya,tanpa sadar jam sudah menunjukkan 11:30, Risa mulai celingukan,
__ADS_1
rasa takut dibenak karena dia yang tinggal sendiri diruangan itu.