Satu Hati Dua Cinta CEO

Satu Hati Dua Cinta CEO
Bertemu Presendir


__ADS_3

Risa sudah memasuki lift,,rasa panik trs menjalar diwajahnya,ada beberapa orang karyawan, yang satu lift dengan Risa, mereka menatap Risa aneh,risa memberanikan diri untuk bertanya pada karyawan yang berdiri disebelah nya "maaf mbak klau ruangan Tuan Rendy Prayoga dilantai berapa ya?,, " lantai 27.


" ooh ya makasih !" ini baru lantai 15,ahh msih lumayan lama" gumam Risa.


"TING!! suara lift terbuka ada karyawan kluar ada yang masuk,,saat lift tertutup kembali, Risa kaget ada 2 orang satpam yang berdiri di samping Risa, Risa terus bergeser memojok karena dia takut ketahuan, dada nya terus berdegup kencang, tak lama suara lift trbuka. "TING!! dilihat nya baru lantai 20.. karyawan kluar, di dalam lift sudah berkurang,satpam disamping menatap Risa curiga,,,,belum sempat dia bertanya,risa langsung berlari. keluar.


"Heeeyyy... berhenti !! teriak dua satpam itu terus mengejar Risa, ternyata mereka sudah menyebar dan dilantai itu ada lagi bodyguard memakai baju safari biru Dongker,ikut mngejar Risa.


Risa makin panik tapi dia tidak boleh menyerah,dia melakukan ini semua demi bukle dan yayasan, Risa terus berlari, hingga dia berhenti di satu ruangan.


Risa menerobos masuk ke dalam ruangan itu. sepi tidak ada orang, ruangan yang besar dan mewah,risa berhenti di depan pintu dan mengatur nafas nya. tak lama terdengar suara sepatu pantofel dari arah luar ruangan, Risa bingung harus mengumpat dimana?


"Ayo Risa jangan panik..kamu pasti bisa! risa berbicara sendiri menyemangati diri sendiri.


Risa mundar mandir kesana kemari,mencari tempat berlindung." Ayo risa..cepat..cepat!


"Ahh yaa disini saja lebih aman" Risa masuk di kolong meja kabinet berukuran persegi panjng, mungkin itu tempat yang aman menurut nya.


Tak lama terbuka pintu dan masuk seseorang keruangan itu..suara sepatu itu semakin mendekati Risa. " ahh sial apa dia tau aku ngumpet di bawah meja ini" jatung Risa semakin berdebar-debar, suara sepatu itu pas berhenti di depan meja, lalu dia menarik sebuah kursi yang ada di belakang meja itu,dan duduk di kursi tersebut.yang ternyata. seorang pria,dia membuka laptop dan mulai bekerja di atas meja itu..tak berapa lama terdengar suara Risa yang berteriak dari bawah kolong meja.


"Aaaaawwww!! ternyata jari tangan Risa terinjak sepatu Pria itu,sontak pria itu kaget dan langsung membungkuk kan badan nya kebawah kolong meja.." heeiii siapa kamu? Ayo kluar! bentak pria itu marah.


Risa pun mulai memberanikan diri kluar dari bawah meja itu,pas Risa berdiri wajah nya bersitatap dengan Pria itu..


"KAMU,,!! suara itu berteriak bersamaan.


ternyata pria itu adalah Rian, yang selama ini selalu mencari Risa, akhirnya mereka dipertemukan ditempat itu,Risa menatap Rian dengan kaget, karena pria yang didepan nya sungguh berbeda saat menolong dia, pria yang sekarang dia lihat, sangat tampan memakai jas hitam dipadu baju kemeja putih dan dasi.


"Heeiii..kenapa kamu ada disini? kemana saja kamu selama ini? Rian berbicara sambil menarik tangan risa ada rasa senang diwajah tampan nya. Risa gugup dan bingung kenapa pria itu tiba-tiba ada didepan nya.

__ADS_1


"Maaf akan aku jelaskan nanti,tapi aku kesini ingin ketemu dengan bos perusahaan ini?


Risa menatap jam tangan nya, waktu nya tinggal 15 menit lagi dia semakin panik.


"Memang nya ada apa kamu mencari presendir?


"Aku mohon tolong aku? akan aku jelaskan nanti, Waktu ku tidak banyak! plisss! Risa memohon sambil memegang dua tangan Rian, dengan wajah memelas.


"Baik lah ! jawab Rian dengan senyum tipis.


saat mereka mau beranjak, trdengar suara orang orang yang tadi mengejar Risa.


"Tadi aku melihat seorang wanita berlari masuk keruangan ini" ucap seseorang diluar sana.


"Wahh gawat.. gimana ini? mereka mengejar aku sampe sini! Risa semakin panik, wajah polos nya langsung pucat.


tak lama terdengar suara ketokan dari luar ruangan. tok tok tok..." masuk!"


"Maaf tuan tadi ada seorang wanita masuk ruangan ini"


"Dari tadi aku disini, tidak ada seorang pun yang masuk keruangan ini"


"Kalau begitu maaf tuan,sudah mengganggu, saya permisi !


Bodyguard itu membungkuk kan badan,dan kluar ruangan.


Risa pun kluar dari persembunyian,dan kluar bersama Rian menuju lift khusus menuju ruangan Presendir." TING! suara lift terbuka, mereka pun kluar brsama,


"Dreett.. dreett..dreett... suara ponsel Rian brgetar, Rian mengangkat ponselnya.

__ADS_1


"Oke..baik saya akan kesana sekarang!


"Eemm..Marisa aku ada tamu diruangan ku, bisa kan kamu langsung keruangan Presendir? nanti kamu terus lurus lalu belok kiri, nah disitu ruangan nya.


"Baik lah ! ucap Risa dengan senyum mngembng, Rian pun balik ke lift dan memencet tombol,tak lama lift trbuka Rian pun masuk ke dalam lift.


"Rian...." panggil risa, Rian pun berhenti kn tombol lift " iya ada apa?"..." terimakasih kasih bantuan nya' " iya! ucap Rian dengan ter senyum tipis dan lift pun tertutup.


Risa terus berjalan,,tak lama kluar 4 orang bodyguard dari pintu lift khusus karyawan.


"Heeiiii.. itu dia orang nya ! teriak mereka, risa kaget dan menoleh kebelakang, langsung risa berlari menuju ruangan Presdir....


Akhirnya, Risa smpei di depan pintu presendir,tanpa meminta ijin sama sekertaris yang di depan pintu, Risa langsung menerobos msuk keruangan itu, karena takut tertangkap dengan para bodyguard.


Pas didalam ruangan Risa mengatur nafas nya yang ngos ngosan,sambil berdiri dan membungkuk memegang kedua lutut nya, berharap nafas nya bisa teratur lagi.


"Heeyyy..siapa kamu berani masuk keruangan presendir ! terdengar suara pria dengan tatapan sinis.. Risa langsung berdiri tegak, dilihatnya ada dua orang pria diruangan itu, yang satu pria yang sedang menatap nya sinis dan berwajah dingin,dan satu ny lagi seorang pria sedang memunggungi Risa sedang menatap kearah luar jendela kaca,tak lama para bodyguard itu masuk dan langsung membekuk kedua tangan Risa.


"Heeeiii.. lepas kan tangan ku! risa berontak sekuat nya..dan presendir itu pun membalikkan badan ny dan kaget menatap risa. " KAMU!! suara Risa setengah berteriak, tapi Rendy menatap dengan acuh, seakan pernah mengenal Risa, Rendy pun mengenyit kan kedua alisnya. sambil mengingat kan sesuatu.


"Jadi kamu orang nya..bos presendir yang ingin menghancurkan yayasan bukle ku! ucap Risa lantang, masih kedua tangannya di bekuk ke belakang.


"Hati hati bicara mu nona ! jawab Marcell sinis.


"Lepas kan dia ! kata Rendy menatap tajam ke arah bodyguard nya. " Pergii kalian semua!"


"Baik tuan".. membungkuk kan badan lalu mereka kluar ruangan.


Risa masih berdiri dan memegang pergelangan tangan nya yang memerah dan sakit, Rendy pun berjalan mendekati Risa.

__ADS_1


__ADS_2