Satu Hati Dua Cinta CEO

Satu Hati Dua Cinta CEO
Melamar


__ADS_3

Pagi itu Risa sedang duduk di meja makan, sedang menikmati makan bersama.selesai makan Risa beranjak untuk siap siap pergi ke perusahaan Rian, untuk melamar pekerjaan.


"Bagaimana menurut bukle, apakah pakaian ini cocok ku pake? sebenarnya Risa kurang pede memakai pakaian Rok rimpel panjnng selutut dipadu kemeja putih panjang berbahan katun.dengan riasan seadanya, memakai bedak tabur dan lipstik pink, dengan rambut dikuncir satu.


"Untuk pakean pas dan cocok sie.. kalau melamar pekerjaan, pakaian sangat sopan dan tidak berlebihan, untuk riasan bukle sarankan bisa tambah kan pensil alis mascara, dan esyedow biar gak terlalu polos."


"Ahh.. tidak.. tidak bukle,ini kan cuma mau melamar, bukan kepesta,aku orang nya gak mau ribet bukle,kalau perlu aku lebih baik pake celana panjang dari pada pake rok ini."


"Kamu ini Riss.. aneh aneh ajh, melamar ko pake celana panjang,ya sudah itu semua trserah kamu ajh, bagaimana baiknya.bukle selalu mendoakan yang terbaik buat mu, semoga lamaran mu diterima.


Risa pun berpamitan,dan pergi menggunakan Taxi online,jam sudah menunjukkan 6:15 perjalanan begitu macat, sedang wawancara jam 8, "Ah semoga aku gak telat" gumam Risa khawatir.


Dilihat nya lagi jam tangan ny, sudah menunjukkan pukul 7:30 menit, Risa semakin gelisah." pak apakah ada jalan pintas gak, untuk menghindari macet"


"Aduh neng, kalau kita muter lagi makin jauh,klau hari senen udah pasti macet neng"


seharusnya Risa sudah sampe kantor Rian,tapi terjebak macet jadi agak telat.


Akhirnya Risa sampe depan Gedung "Prakasa Abadi', selelah membayar Beberapa uang lembar, Risa berlari masuk ke dalam gedung. dia berhenti di depan resepsionis.


"Mba maaf ruangan interview dimna ya? berbicara sambil nafas ngos ngosan.


"Naik ke lantai 10 ya mba,nanti temuin ibu vera!"


"Baik makasih ya...! Risa terus melirik jam tangannya, waktu sudah jam 7:55,itu artinya tinggal 5 menit lagi.


Risa buru buru berlari menuju lift,tanpa sengaja ia bertubrukan dengan seorang pria, yang baru kluar dari lift, Risa hampir trjatuh karna kaget,belum sempat terjatuh tangan pria yang kekar itu, menarik tubuh Risa kedalam pelukannya. wangi harum parfum pria itu sangat menusuk hidung.tanpa sadar Risa trhanyut dalam pelukan Pria itu.lalu pria itu menarik tubuh Risa dari pelukan nya.risa langsung mendongak ke wajah pria itu, Alang kah kaget dia, trnyta Pria itu, seorang presendir.


"Maafkan saya Tuan? Risa tertunduk dan malu, dengan wajah merah merona.


Tanpa bicara, dengan tatapan yang dingin, Rendy pergi meninggalkan Risa, bersama Marcell yg selalu setia disampingnya.


"TING !!.. pintu lift terbuka,Risa langsung masuk keruangan Bu Vera bagian interview.


"Maaf saya terlambat' ucap Risa sambil


duduk di kursi yang sudah berada di depan meja petugas. sambil menyerahkan surat lamaran.


"Tunggu sebentar nanti tunggu dipanggil".


Ada tinggal 15 orang lagi yang menunggu interview,Risa orang terakhir yang datang.


Akhirnya giliran Risa yang dipanggil.


saat wawancara Risa tidak kelihatan gugup, semua pertanyaan bisa dijawab semua, bahkan Risa memperlihatkan keahlian nya menggambar menggunakan komputer, penjelasan Risa sangat baik.risa memang cerdas, disekolah nya selalu jadi peringkat pertama, bahkan selelah ibunya meninggal, Risa mendapatkan beasiswa saat masuk ke perguruan tinggi.


"Baik lah tinggal tunggu panggilan melalui via telepon, nanti keputusan melalui presendir"

__ADS_1


kata Bu Vera memberikan penjelasan.


Risa pun berberanjak kluar ruangan,dan turun melalui lift, ada niat mau bertemu Rian,tapi dia urung kan,risa merasa minder, karena Rian adalah pemilik perusahaan besar.


Saat sampei di lobby, ponsel Risa berdering.


"Drett drett drett... dipencet nya tombol hijau.


"Ya Hallo...!


"Kamu sudah dimana ?"


"Aku sudah di lobby !"


"Tunggu aku disana !"


15 menit menunggu,Rian menampakan diri, berjalan menuju lobby, wajah yang tampan dengan senyum yang sumringah, menghampiri Risa yang sedang berdiri di depan pintu utama.


"Ayo ikut aku...!" Rian menarik tangan Risa untuk menaiki mobil yang sudah berhenti di depan lobby. "kemana?" "kita makan siang!"


Risa tidak bisa menolak, mobil berjalan meninggalkan kantor.


Ruangan Presendir..


"Tok..tok..tok..


"Masuk...!"


Bu Vera memasuki ruangan Presendir, menyerahkan berkas lamaran,


"Ini Tuan..berkas yang tuan ingin kan,ada 3 orang kandidat, cuma yang dibutuhkan hanya satu,tapi ada satu orang yang berkompiten.


Rendy mulai membaca surat lamaran itu satu persatu..dan tertuju pada satu surat lamaran.


"Marissa Aryani ?" Aku seperti pernah mendengar nama ini,kenapa namanya seperti anak nya pak Brian Wijaya temn papah, yang anak nya hilang, ..Ahh mungkin hanya kebetulan namanya sama kan!"


"Bagaimana dengan nona Marisa?"


"Dia berkompeten Tuan,selain pintar dan pernah punya pengalaman di bidang Arsitek, pernah bekerja dikota B' sebagai wakil Manager selama 2 tahun.


"Seandainya dia sudah pernah jadi wakil Manager,kenapa ditinggal kan pekerjaan itu."


"Kalau katanya, ingin mencari pengalaman di Jakarta, dan juga ada urusan pribadi dikota ini !"


"Oke..kau hubungi dia,besok sudah bisa bekerja"


"Baik Tuan..! saya permisi dulu."

__ADS_1


💮💮💮


Sementara itu Mobil Rian sudah sampe di depan Lestoran mewah, mereka memasuki dan duduk diruangan VIP, Risa yang baru pertama kali masuk Lestoran mewah,hanya celingak celinguk.tak lama datang pramusaji


memberi daftar menu,Rian melirik Risa yang kaya orang linglung.


"Kamu mau makan apa?"tanya Rian spontan


"Aaaa..eehh..Anu..saya pecel lele ajh tuan"


"Hah.."Rian melonjak kaget..."mana ada pecel lele dilestoran ini?


Pramusaji yang mendengar permintaan risa, tersenyum menahan geli.


"Oohh gak ada ya?" ya sudah terserah tuan ajah deh" jawab Risa pasrah.


"Ya sudah mba..saya pesan Beef steak,Udang Bakar, pizza monzerela,2 just jeruk dan Air mineral.


"Baik Tuan..!setelah mencatat pramusaji pergi


"Tuan apa gak kebanyakan yang dipesan?"


"Masih saja kamu panggil aku tuan?


"Eeehh..Maaf Tuan?..eeehh Rian,kaya nya gak


sopan kan cuma panggil nama, apalagi anda Bos besar! ucap risa sambil merucut.


"Aku gak suka dipanggil Tuan, trlalu pormal, kalau kau panggil aku tuan lagi,aku cium bibir mu itu! ledek Rian dengan senyum licik.


Risa langsung membulat kan mata nya, dengan ekspresi kaget.


Drett..drett..drett... ponsel Risa berbunyi.., tidak ada nama yang tertera dilayar hp,hanya no yang tidak dikenal.


"Iya Hallo?"


" Selamat siang..! Apa ini dengan Nona Risa?'


" Iya betul saya sendiri ?"


"Maaf Nona,besok Anda sudah bisa mulai bekerja di perusahaan 'Prakasa Abadi !"


"Apa..?" jadi saya sudah diterima kerja?"


"Iys Nona..bsok tepat jam 7 sudah masuk kantor."


"Baik..baik besok saya pastikan tidak akan telat'

__ADS_1


"Oke.. selamat..dan Terimakasih !"


"Yeeehhhh.. Akhirnya aku diterima juga!.Risa berteriak kegirangan, tamu yang sedang menikmati makan nya, langsung menoleh ke Risa dengan tatapan aneh.


__ADS_2