Sebatas Status

Sebatas Status
Chapter 15


__ADS_3

Chapter 15


"Turun, apa yang kau lakukan!" teriak Noval dari arah belakang.


"Kau tak mau menemui ku lagi, jika aku tak bisa mendapatkan cinta mu lagi, untuk apa aku harus hidup!" teriak gadis itu dari loteng apartemen.


Tampak nya Noval pergi tergesa-gesa hingga meninggal kan Nasya seorang diri di restoran itu dikarenakan sebuah pesan yang dikirim oleh pacar Nasya yang ingin mengakhiri hidup nya detik ini juga.


Tubuh Noval bergetar, entah apa yang harus ia lakukan , seorang gadis didepan matanya akan melompat dari lantai 10 apartemen nya.


"Baiklah apa mau mu sekarang, aku akan menuruti keinginan mu, jadi ku mohon turun dari tempat kau berdiri sekarang," pinta Noval dengan nada yang ragu.


"Aku tidak akan turun sebelum kau menjawab pertanyaan ku?"


"Tanyakan saja, apa pun itu akan ku jawab."


"Apa kau menyukai istri mu?" tanya gadis itu dengan tatapan penuh harapan.


"Tidak," jawab Noval singkat.


"Jawab dengan jujur, apa kau menyukai gadis itu?"


"Sudah ku bilang tidak, aku hanya memperlakukan dia selayaknya istri ku, aku tidak mungkin melakukan hal kasar pada nya, walau pernikahan ini bukan atas dasar cinta, bukan berarti aku harus meninggalkannya dengan cepat," jelas Noval dengan tatapan penuh Amarah.


"Aku mengerti, mungkin saat ini kau belum merasakan cinta apapun pada gadis itu, tapi suatu hari nanti kau pasti meninggal kan ku demi dia," jelas gadis itu dengan raut wajah sedih nya.


Noval terdiam, dengan langkah yang pendek ia mendekati gadis itu, lengan nya ia tarik hingga tersungkur jatuh ke pelukan Noval.


"Aku tidak akan meninggalkan mu, mungkin saat ini akan sulit jika aku masih terikat pada istri ku, tetapi aku berjanji pada mu, aku akan meninggalkan nya dan memulai hidup dengan mu.. Bella," Noval memeluk nya erat


Bella tersenyum lembut diikuti hangat nya pelukan Noval, entah kenapa melihat akan hal ini membuat siapapun turut kesal dengan apa yang telah terjadi.


Ceklek...


Terdengar bunyi pintu terbuka Nasya memalingkan wajahnya dengan cepat, menutupi sebagian tubuhnya dengan selimut dan merebahkan badannya di kasur.


“Nasya kamu sudah tidur?”panggil noval dari sisi rajang.

__ADS_1


Nasya yang berpura-pura tidur hanya diam dan tak menjawab panggilan sang suami.


“Nasya..”panggil noval lagi dengan nada yang lembut.


Noval menaiki ranjang dengan pelan dan mengusap kepala istrinya lembut.


“Nasya..aku tau kamu belum tidur, maaf ya aku ninggalin kamu di restoran tadi, aku gak bermaksud biarin kamu sendirian,hanya saja ada pekerjaan mendesak yang mengharuskan aku untuk pergi, maaf aku sudah membuat kesalahan ,aku tak akanmelakukannya lagi,” jelas noval panjang lebar namun dibalas acuan oleh istrinya.


Nasya menutup selimut hingga ke wajah.


“Kamu ngambek, ”keluh noval mencoba membujuk.


“Iya ,aku ngambek.”


“Jangan ngambek.”


“Kenapa?”


“Nanti cantik nya hilang loh.”


kerjaan kamu sana.”


Nasya menggerutu didalam selimut namun dibalas senyuman kecil oleh noval yang tak


tampak nasya didalamnya.


“Sayang ,udah dong ngambeknya, kamu nggak kasihan sama mas mu ini udah ngerayu


kamu loh, masa tega nyuruh suami mu tidur di lantai malam ini, sayang..”Noval


Memeluk nasya yang masih mengurung diri didalam selimut.


“Sayang..”panggil noval lagi dengan nada yang manja Nasya diam ,tak membalas ocehan noval lagi ,apa yang telah terjadi didalam ,noval tak tau ekspresi apa yang nasya sembunyikan didalam selimut itu ,entah amarahnya semakin dalam, atau ia sedang bersedih dengan wajah yang tak tampak seperti ini.


Karena perasaannya yang semakin tak nyaman, noval mencoba menarik selimut nasya dengan kuat, ia takut kalau nasya akan menangis tanpa disadari olehnya.


Saat kain terbuka Nasya menenggelamkan wajahnya pada bantal, telinganya terlihat memerah.

__ADS_1


“Sayang...”panggil noval lagi mencoba membujuk untuk kesekian kalinya.


“Ja..jangan..”


“Ada apa?”


“Jangan membuatku malu, kau ini bener-benar,” Nasya bangun dari persembunyiannya dan dengan cepat memeluk suaminya erat.


“Jangan meninggalkanku lagi seperti itu!aku akan marah besar jika kau melakukannya lagi ,ini yang terakhir,” ancam nasya menatap tajam suaminya.


“Baiklah,ini yang terakhir ,aku takan melakukanya lagi, maafkan aku.”


“Iya mas aku maafin kamu.”


“Kamu manggil aku mas.”


“Bukannya tadi kamu yang pingin aku manggil dengan sebutan mas.”


“Masa?..ko aku nggak ingat.”


Noval mengalihkan pandangannya dari nasya


“Ih kamu ya ,nyebelin tau nggak, ta-di itu yang ngomong du-luan untuk kamu sayang ..”ucap Kayla menunjuk nunjuk pipi noval dengan jarinya.


“Ciee yang sudah bisa manggil sayang ,coba-coba ulangi lagi,gimana tuh sayangnya, panjang banget ya..hahaha.”


Noval tertawa tanpa beban,padahal sebelum nya ia asyik bermesraan dengan selingkuhannya. Bahkan menciumnya tanpa penolakan sedikit pun.


Entah apa yang terjadi jika hubungannya diketahui oleh istrinya, padahal usia pernikahan mereka baru terhitung dua hari, namun kesalahan yang ia buat sudah terlampau besar. Apabila hubungan itu berlanjut, bisa dipastikan, keretakan hubungan antara nasya dan noval bisa saja terjadi.


Entah rencana apa yang akan dilakukan noval kali ini. Melihatnya tersenyum dengan gembira. Keraguan pasti datang oleh siapa pun jika melihat tingkah nya seperti ini. Padahal noval tak memiliki perasaan apapun untuk nasya, namun sebaliknya.


Sikap yang ia perlihatkan pada nasya bagaikan pasangan suami istri penuh cinta dan kasih sayang.


"Mas udah dong jangan godain terus ... " keluh nasya yang sudah tak tahan dengan rayuan noval yang terus membuat nya tersipu malu tak karuan.


"Iya, iya maafin mas hahaha, udah peluknya dong, kan jadi nggak keliatan wajahnya."

__ADS_1


__ADS_2