
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh . Kembali lagi dengan saya si author rese. langsung saja kita lanjutkan ceritanya.
Aceng yang resah dan gelisah bingung harus bagaimana diapun terlihat pucat dan panik begitu jelas terlihat dirinya begitu bingung. Asti yang melihat kekasihnya bingung dan gelisah diapun berusaha menenangkannya. dengan nada pelan dan menggenggam tangan nya secara perlahan Asti mulai berbicara.
"Ku tau ini rumit, namun jalan Tuhan tidaklah sedikit. Tersenyumlah dan bangkit agar masalah ini tidak terasa sulit." FR
Nasehat dari Asti mulai sedikit memberikan Aceng tenang namun dia masih bingung harus melakukan apa. Asti pun menyarankan untuk menghubungi teman-temannya.
Aceng pun akhirnya menghubungi Mike untuk meminta bantuan nya. Namun Mike tidak mudah untuk dihubungi Aceng pun mulai kesal dengan sahabat nya itu. Setelah sekian lama menunggu akhirnya Mike pun mengangkat telepon nya dan menanyakan kenapa Aceng berkali kali menelponnya.
"Ada apa Ceng?" ujar Mike.
"Lu kenapa dah, gua teleponin dari tadi kaga diangkat?" tanya Aceng dengan nada marah.
"Maaf-maaf tadi gua ada urusan penting, kenapa emang nya ?" tanya Mike.
"Fira diculik oleh orang yang ga dikenal! makanya dari tadi gua telponin lu." ujar Aceng dengan nada tegas.
"Diculik , kok bisa bagaimana kejadiannya sebenarnya?" tanya Mike yang kaget.
"Bisalah. ketemuan aja sini Ama gua sini." ujar Aceng.
"Oh yaudah mau dimana?" ujar Mike.
" Oke kita ketemuan di belakang mall Abar tempat biasa ya." Ujar Aceng.
__ADS_1
"Oh oke gua menuju kesana." ujar Mike.
Mike dan Aceng pun bertemu di belakang mall Abar. Aceng dan Mike pun membahas kejadiannya dan menurut laporan Asti ada seorang wanita yang memiliki ciri-ciri seperti temannya Mike, namun dia tidak tau namanya.
Mendengar hal itu Mike pun coba menunjukkan foto teman-temannya kepada Asti. Setelah diam beberapa saat sambil memperhatikan foto tersebut akhirnya Asti pun menunjuk salah satu dari foto mareka. Mike pun terkejut dan kaget karena yang ditunjukkan iyalah Moke teman SMA nya. Moke merupakan salah sahabat mareka yang dikenal baik dan juga pendiem jadi sangat mengejutkan Moke yang melakukan hal itu.
Dengan bingung dan bertanya-tanya Mike pun mencoba menyelediki nya diapun mengajak teman teman nya untuk ikut serta. Mareka pun akhirnya berkumpul dan yang lain pun ikut terkejut karena yang melakukan penculikan ialah Moke yang merupakan sahabat dari mareka yang dikenal baik. Akhirnya mareka pun mulai mengatur rencana Tuzra dan Safa menjadi umpan dan mengajak Moke bertemu seolah-olah kalo mareka tidak mengetahui kejadian tersebut.
Safa dan Tuzra pun mengajak Moke untuk bertemu. Dengan rencana yang sudah disiapkan Safa dan Tuzra pun menemui Moke.
Di tempat biasa mareka pun bertemu.
"Hai apa kabar Moke?" tanya Safa
"Oh oke." ujar Safa dengan kaget.
"Ada apa ngajak aku ketemu?" tanya Moke.
"Emang kenapa, kok kamu sinis amat?" tanya Tuzra dengan tegas.
"Ya kalo ga penting ga usah ganggu waktu aku. Aku sibuk banyak urusan?" ujar Moke.
Karena kesal Tuzra pun tidak bisa menahan emosinya dia pun langsung berkata tegas kepada Moke.
"Sibuk apa ah? sibuk nyulik Fira, terus terang aja dimana dia!?" Ujar Tuzra dengan memukul tangannya Moke.
__ADS_1
"Ah maksudnya apa, aku ga ngerti." Ujar Moke dengan nada gugup.
"Dimana, kasih tau gak?" tanya Tuzra.
Dengan gugup dan ragu-ragu Moke menjawab pertanyaan dari Tuzra. Begitu jelas terlihat bahwa Moke ketakutan namun dia berpura pura tidak mengetahui nya. Namun lama kelamaan akhirnya Moke membuka suara. Moke pun akhirnya ditahan dan juga oleh pasukan M.
Mike pun langsung menuju ketempat nya The King setelah mendapatkan info dari Moke. Bersama dengan teman-teman nya yang lain mareka pun menemui The King. Namun saat tiba disana Mike dan kawan-kawan sudah ditunggu dan siap ga siap mareka harus berkelahi dengan jaminan menang mendapatkan Fira.
Mike tau bagaimana sifatnya The king seandainya dia menang pun The King belum tentu melepaskan mareka begitu saja. Namun Aceng yang melihat Fira didepan matanya sebagai tawanan diapun tidak bisa menahan emosinya dan langsung melompat menyerang pasukan The King didepan matanya. Asti yang melihatnya mencoba menarik tangannya Aceng dan berniat menahannya agar tidak ceroboh dalam bertindak. namun Asti tidak mampu dan tangan nya terlepas dirinya pun hampir ketarik jika saja Miz tidak menahan nya. Asti pun selamat ditolong oleh Miz, namun Miz Tan selamat dari Tuzra yang cemburu.
Melihat Aceng menyerang sendiri akhirnya Mareka pun langsung mencoba membantunya, kecuali Miz yang masih membujuk Tuzra yang bete dengannya. Miz pun akhirnya membantu teman-temannya dan menyuruh Safa untuk menghubungi pasukan M dan meminta bantuan dengan yang lain. Safa pun langsung menghubungi pasukan M.
Aksi saling pukul terus terjadi kondisi Mike yang belum benar-benar pulih menjadi lemah tidak seperti biasanya , Safa pun berusaha untuk menariknya namun naas pukulan tersebut justru mengenai Safa dan Safa jatuh pingsan. Mike yang melihatnya langsung mengangkatnya dan menitipkannya kepada Tuzra. Tuzra pun berusaha membangun Safa bersama dengan Asti. Tidak lama kemudian akhirnya bara bantuan datang membantu membebaskan Fira. Aceng pun berhasil menerobos ke dalam dan menyelamatkan Fira. Aceng pun keluar bersama Fira dan teman temannya.
The king yang melihat target ada didepan matanya dia tidak menyia-nyiakannya kesempatan itu pun langsung dibayar tuntas oleh-nya dengan senjata api ditangan nya. perlahan-lahan The King pun melepaskan pelurunya ke arah Mike dan kawan kawan, tembakan pertama perlurunya meleset. pada tembakan kedua pelurunya hampir mengenai kakinya Safa. peluru demi peluru terus menerus dikeluarkan. Satu persatu anak buahnya The king mulai menembaki mareka.
Melihat banyak nya peluru dan orang pasukan M pun memutar arah dengan berani menghadang dan kembali menyerang pasukan The King. bagi Mike dan yang lain itu adalah hal ceroboh yang bisa saja membuat mareka terbunuh sia-sia. Namun pasukan M bukan tanpa akal mareka menyerang dan membuatnya tertutup oleh pasukan The King sendiri sehingga dia bingung harus bagaimana Al hasil ada banyak pasukannya justru yang terluka karena tembakan The King.
Melihat hal itu Aceng pun langsung melempar pisau yang ada pada sekitarnya mengarah kearah The King. Dan yang lain melempari batu, serentak pasukan The King pun rusuh tidak terkendali, melihat hal itu The King langsung menghindari dan bersembunyi.
Melihat The King mulai lemah dan lengah, Mike dan kawan-kawan pun mundur secara perlahan-lahan dan berusaha melarikan diri , melihat Mike dan kawan-kawan nya lengah Karena berusaha kabur , The King pun kembali menembakkan peluru nya kearah Mike dan kawan-kawan. namun naas peluru kali ini mampu tepat sasaran dan mengenai badan dari Asti. Asti melihat peluru itu mengarah tepat ke Aceng , Asti sekejap langsung melompat dan peluru mengenai badannya.
Karena hal itu suasana pun menjadi tegang , kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya? apakah Asti dapat sembuh kembali atau kah dia tewas tertembak atau mareka jadian? tunggu kelanjutannya jangan Kemana-mana ya ikutin terus ceritanya hanya disini ðŸ¤.
Terimakasih telah mampir, Jangan lupa untuk voted like and komen ditunggu yah good luck and good bye see you next time 👋👋
__ADS_1