
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hallo semuanya selamat datang kembali di cerita saya. Apa kabar semuanya semoga sehat selalu dan bermanfaat bagi yang membacanya. masalah demi masalah seakan tidak ada habisnya menghampiri juga menghantuinya.
Mike dan Safa yang sedang bertelepon dengan rasa senang diantara keduanya.
Safa yang juga seorang penulis diapun mengekspresikan perasaannya dalam sebuah tulisan yang penuh makna, sebuah untaian kata-kata mutiara dan puisi yang indah Safa mencoba mengekspresikan hatinya.
Namun pikiran nya terus menerus memikirkan Mike diapun akhirnya menghubungi Mike.
Kering... kering... suara handphone Mike berbunyi, Mike pun mengangkat nya walaupun dirinya masih bersama Putri dan juga Aceng. Melihat yang menghubungi nya adalah kekasihnya yaitu Safa Mike pun langsung masuk dan mengunci kamarnya.
Karena kamar Mike di kunci Aceng pun bingung harus kemana, Aceng pun akhirnya mangantar man Putri pulang. Aceng pun pamitan dengan kedua orang tuanya Mike.
Brem... suara mobil jalan
Mike dan Safa pun sedang bertelepon karena kamarnya di kunci diapun tidak tau kalo Aceng dan Putri pamit pulang, Safa dan Mike pun saling bercanda dengan ceria keduanya bertelepon jika kali itu Mike yang memberikan dan membacakan Safa puisi kini berganti Safa yang membacakan puisi untuk Mike.
Pagi hari yang cerah
Ku menatap suatu hal yang indah
Ku coba menatap awan
Yang membuat ku terhenti dan terdiam
Dirimu yang indah menawan
Ku tertawan paras indah rupawan
Banyak yang ingin kukatakan
Namun ini bukan sekadar gombalan
Ku tidak pandai dalam merayu
Dirimu memang lah indah dan ayu
Ku tidak pandai merangkai kata indah
Namun dirimu memang lah sempurna.
Hembusan angin pagi
Rasa ini mulai menghampiri
Hembusan angin malam
Membuat rasa ini semakin dalam.
Ku berdiri di bawah hujan
Ku berjalan di bawah awan
Semua kulupakan secara perlahan
Ku meratapi kepergian.
Seperti rembulan, yang indah
Seperti matahari yang menyinari
Layaknya bintang yang bersinar terang
Kau hadir dan membuatku tenang.
Hariku bersamamu seperti pelangi
Warna- warni yang terus menghiasi
__ADS_1
Begitu tenang dan padu
Bagaikan lautan yang biru.
Mike pun terkejut mendengar puisi dan suara lembut Safa berpuisi. Dalam hati Mike pun menyesali jika perasaan nya masih berada pada Putri karena hadirnya Safa sudah cukup baginya untuk bahagia.
Namun perasaan dan kenangan masa lalu canda tawa yang pernah terjadi selama kedekatan keduanya, Mike dan putri telah mengukir kisah cinta yang indah semasa SMA hingga Putri memilih pergi ke Mesir untuk belajar.
Luka dan keretakan hati juga hubungan yang telah menjatuhkan Mike ke dalam rasa lelah dan pasrah kepada keadaan.
Harapan yang tak lagi sama , luka yang kembali muncul dengan kuat mematahkan harapan serta memberikan kepastian kalo dia sudah lagi bukan miliknya kehampaan berakhir nya hubungan antara keduanya hanya menyisakan kisah cinta yang indah untuk dikenang namun di benci ketika kembali merasakan.
Puisi yang indah yang diberikan oleh Safa membuat Mike terpukau dan semakin berasa bersalah padanya karena dia telah secara tidak langsung telah melukai hatinya.
Bukan hanya mengenai perasaannya namun Putri juga lebih dikenal oleh kedua orang tuanya Mike, ibunya Mike sangat setuju jika Putri menjadi istrinya Mike berbeda dengan ibunya ayahnya Mike menyerahkan seluruh keputusan kepada Mike.
Namun Mike bingung harus bagaimana luka serta hampa terus menghantuinya tetapi kenangan tidak bisa dihilangkan darinya. Safa yang tidak mendengar suara nya Mike dia pun teriak dengan keras.
Bermasalah ga tuh kupingnya
Mike pun sangat terkejut karena Safa berteriak bukan hanya dia sedang bengong namun telinganya juga menjadi sakit karena teriakan itu.
Safa pun tertawa bahagia setelah mendengar suara Mike yang terkejut. Mike pun langsung kesal kepada kekasihnya itu karena Mike kesal Safa pun meminta maaf kepada Mike.
Karena terlalu kesal Mike tidak mau mendengarkan nya dan memaafkan kekasihnya itu, Safa pun juga menjadi kesal karena kekasihnya itu dan diapun mematikan telepon nya dengan memberikan kata kata marah.
"Ya sudah kalo ga mau maafin, aku gpp kok kamu juga gpp kan!" ujar Safa dengan nada keras dan bete.
"Iya , gpp kalo kamu bete mah." ujar Mike.
"Padahal maksudnya gpp kalo aku Ama yang lain, kalo kamu setuju aku ga masalah." ujar Safa dengan nada bercanda.
"Dih ga kalo yang itu, bercanda aja iya deh aku yang salah." ujar Mike dengan pasrah.
"Nah gitu dong anak manis dan imut lucu banget." ujar Safa.
"Hehehe, eh ngapain?" tanya Safa dengan bingung.
"Lihat aja." ujar Mike.
"Iya deh tetapi ga ada apa-apa." ujar Safa.
"Ada ko lihat aja terus sambil dengerin aku." ujar Mike dengan nada bercanda.
Safa yang bingung pun terus bertanya-tanya kenapa Mike menyuruhnya melihat ke atas langit, namun Mike justru memberikan puisinya secara tiba-tiba.
"Emang ada apa sih, ga ada apa-apa?" ujar Safa yang bingung dengan perkataan kekasihnya itu.
"Ada lihat aja sih." ujar Mike yang kembali menyuruh Safa melihat ke atas langit.
"Udh tapi ga ada apa-apa." ujar Safa.
"Ada kok." ujar Mike.
"Ada apa?" tanya Safa yang masih Bingung.
Mike pun menjawab nya dengan memberikan kejutan membacakan puisi nya.
Lihatlah ke atas langit
Matahari telah terbit
Memberi semangat pagi
Paras indah sang mentari.
Hembusan angin malam
__ADS_1
Membuat rasaku semakin dalam
Rasa ini sulit ku genggam
Suatu waktu ku coba ungkapkan.
Pagi yang cerah
Ku mulai memejamkan mataku
Melihat kembali mimpi mimpiku
Dan ku mulai menatap dunia ku.
Dengan tekad yang kuat
Ku memulai langkah kakiku
Tersenyum manis serta optimis
Ku hentakan rasa pesimis.
Semua butuh waktu untuk sukses
Air mata dan keringat pun menetes
Fisik , hati serta pikiran pun tergores
Namun ku tau ini adalah proses.
Hari demi hari terus berganti
Ku mulai merindukan hadirmu disini
Kehadiran mu sangatlah kunantikan
Namun kita juga memiliki kesibukan.
Rasa rindu itu berubah menjadi harapan
Memberikan semangat serta kekuatan
Kita serahkan semua itu kepada Tuhan
Biarkan dia saja yang menentukan.
Waktu malam yang penuh kesunyian
Bayangan mu menjadi teman
Namamu pun kuselipkan dalam doaku
Semoga Allah meridhoi hal itu.
Bukan titik melainkan koma
Bukan karena fisik melainkan agama
Kau begitu indah dan istimewa
Semoga kita sukses bersama-sama.
Kali ini pun berganti justru Safa yang terdiam setelah Mike membacakan puisi nya. dan Mike tertawa setelah membacanya.
Lalu bagaimana kelanjutannya jangan kemana mana ikutin terus ceritanya hanya disini.
Terimakasih atas dukungannya jangan lupa untuk voted like and komen. Jika kalian suka dengan cerita ini boleh ditambahkan ke favorit biar ga ketinggalan atau punya saran untuk ceritanya ini silakan komen di kolom komentar ya.
__ADS_1