Sebuah Misteri

Sebuah Misteri
Terdiam


__ADS_3

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hallo semuanya selamat datang kembali di cerita saya. Apa kabar semuanya semoga sehat selalu dan bermanfaat bagi yang membacanya. masalah demi masalah seakan tidak ada habisnya menghampiri juga menghantuinya.


Mike dan Safa yang sedang bertelepon dengan rasa senang diantara keduanya.


Safa yang juga seorang penulis diapun mengekspresikan perasaannya dalam sebuah tulisan yang penuh makna, sebuah untaian kata-kata mutiara dan puisi yang indah Safa mencoba mengekspresikan hatinya.


Namun pikiran nya terus menerus memikirkan Mike diapun akhirnya menghubungi Mike.


Kering... kering... suara handphone Mike berbunyi, Mike pun mengangkat nya walaupun dirinya masih bersama Putri dan juga Aceng. Melihat yang menghubungi nya adalah kekasihnya yaitu Safa Mike pun langsung masuk dan mengunci kamarnya.


Karena kamar Mike di kunci Aceng pun bingung harus kemana, Aceng pun akhirnya mangantar man Putri pulang. Aceng pun pamitan dengan kedua orang tuanya Mike.


Brem... suara mobil jalan


Mike dan Safa pun sedang bertelepon karena kamarnya di kunci diapun tidak tau kalo Aceng dan Putri pamit pulang, Safa dan Mike pun saling bercanda dengan ceria keduanya bertelepon jika kali itu Mike yang memberikan dan membacakan Safa puisi kini berganti Safa yang membacakan puisi untuk Mike.


Pagi hari yang cerah


Ku menatap suatu hal yang indah


Ku coba menatap awan


Yang membuat ku terhenti dan terdiam


Dirimu yang indah menawan


Ku tertawan paras indah rupawan


Banyak yang ingin kukatakan


Namun ini bukan sekadar gombalan


Ku tidak pandai dalam merayu


Dirimu memang lah indah dan ayu


Ku tidak pandai merangkai kata indah


Namun dirimu memang lah sempurna.


Hembusan angin pagi


Rasa ini mulai menghampiri


Hembusan angin malam


Membuat rasa ini semakin dalam.


Ku berdiri di bawah hujan


Ku berjalan di bawah awan


Semua kulupakan secara perlahan


Ku meratapi kepergian.


Seperti rembulan, yang indah


Seperti matahari yang menyinari


Layaknya bintang yang bersinar terang


Kau hadir dan membuatku tenang.


Hariku bersamamu seperti pelangi


Warna- warni yang terus menghiasi

__ADS_1


Begitu tenang dan padu


Bagaikan lautan yang biru.


Mike pun terkejut mendengar puisi dan suara lembut Safa berpuisi. Dalam hati Mike pun menyesali jika perasaan nya masih berada pada Putri karena hadirnya Safa sudah cukup baginya untuk bahagia.


Namun perasaan dan kenangan masa lalu canda tawa yang pernah terjadi selama kedekatan keduanya, Mike dan putri telah mengukir kisah cinta yang indah semasa SMA hingga Putri memilih pergi ke Mesir untuk belajar.


Luka dan keretakan hati juga hubungan yang telah menjatuhkan Mike ke dalam rasa lelah dan pasrah kepada keadaan.


Harapan yang tak lagi sama , luka yang kembali muncul dengan kuat mematahkan harapan serta memberikan kepastian kalo dia sudah lagi bukan miliknya kehampaan berakhir nya hubungan antara keduanya hanya menyisakan kisah cinta yang indah untuk dikenang namun di benci ketika kembali merasakan.


Puisi yang indah yang diberikan oleh Safa membuat Mike terpukau dan semakin berasa bersalah padanya karena dia telah secara tidak langsung telah melukai hatinya.


Bukan hanya mengenai perasaannya namun Putri juga lebih dikenal oleh kedua orang tuanya Mike, ibunya Mike sangat setuju jika Putri menjadi istrinya Mike berbeda dengan ibunya ayahnya Mike menyerahkan seluruh keputusan kepada Mike.


Namun Mike bingung harus bagaimana luka serta hampa terus menghantuinya tetapi kenangan tidak bisa dihilangkan darinya. Safa yang tidak mendengar suara nya Mike dia pun teriak dengan keras.


Bermasalah ga tuh kupingnya


Mike pun sangat terkejut karena Safa berteriak bukan hanya dia sedang bengong namun telinganya juga menjadi sakit karena teriakan itu.


Safa pun tertawa bahagia setelah mendengar suara Mike yang terkejut. Mike pun langsung kesal kepada kekasihnya itu karena Mike kesal Safa pun meminta maaf kepada Mike.


Karena terlalu kesal Mike tidak mau mendengarkan nya dan memaafkan kekasihnya itu, Safa pun juga menjadi kesal karena kekasihnya itu dan diapun mematikan telepon nya dengan memberikan kata kata marah.


"Ya sudah kalo ga mau maafin, aku gpp kok kamu juga gpp kan!" ujar Safa dengan nada keras dan bete.


"Iya , gpp kalo kamu bete mah." ujar Mike.


"Padahal maksudnya gpp kalo aku Ama yang lain, kalo kamu setuju aku ga masalah." ujar Safa dengan nada bercanda.


"Dih ga kalo yang itu, bercanda aja iya deh aku yang salah." ujar Mike dengan pasrah.


"Nah gitu dong anak manis dan imut lucu banget." ujar Safa.


"Hehehe, eh ngapain?" tanya Safa dengan bingung.


"Lihat aja." ujar Mike.


"Iya deh tetapi ga ada apa-apa." ujar Safa.


"Ada ko lihat aja terus sambil dengerin aku." ujar Mike dengan nada bercanda.


Safa yang bingung pun terus bertanya-tanya kenapa Mike menyuruhnya melihat ke atas langit, namun Mike justru memberikan puisinya secara tiba-tiba.


"Emang ada apa sih, ga ada apa-apa?" ujar Safa yang bingung dengan perkataan kekasihnya itu.


"Ada lihat aja sih." ujar Mike yang kembali menyuruh Safa melihat ke atas langit.


"Udh tapi ga ada apa-apa." ujar Safa.


"Ada kok." ujar Mike.


"Ada apa?" tanya Safa yang masih Bingung.


Mike pun menjawab nya dengan memberikan kejutan membacakan puisi nya.


Lihatlah ke atas langit


Matahari telah terbit


Memberi semangat pagi


Paras indah sang mentari.


Hembusan angin malam

__ADS_1


Membuat rasaku semakin dalam


Rasa ini sulit ku genggam


Suatu waktu ku coba ungkapkan.


Pagi yang cerah


Ku mulai memejamkan mataku


Melihat kembali mimpi mimpiku


Dan ku mulai menatap dunia ku.


Dengan tekad yang kuat


Ku memulai langkah kakiku


Tersenyum manis serta optimis


Ku hentakan rasa pesimis.


Semua butuh waktu untuk sukses


Air mata dan keringat pun menetes


Fisik , hati serta pikiran pun tergores


Namun ku tau ini adalah proses.


Hari demi hari terus berganti


Ku mulai merindukan hadirmu disini


Kehadiran mu sangatlah kunantikan


Namun kita juga memiliki kesibukan.


Rasa rindu itu berubah menjadi harapan


Memberikan semangat serta kekuatan


Kita serahkan semua itu kepada Tuhan


Biarkan dia saja yang menentukan.


Waktu malam yang penuh kesunyian


Bayangan mu menjadi teman


Namamu pun kuselipkan dalam doaku


Semoga Allah meridhoi hal itu.


Bukan titik melainkan koma


Bukan karena fisik melainkan agama


Kau begitu indah dan istimewa


Semoga kita sukses bersama-sama.


Kali ini pun berganti justru Safa yang terdiam setelah Mike membacakan puisi nya. dan Mike tertawa setelah membacanya.


Lalu bagaimana kelanjutannya jangan kemana mana ikutin terus ceritanya hanya disini.


Terimakasih atas dukungannya jangan lupa untuk voted like and komen. Jika kalian suka dengan cerita ini boleh ditambahkan ke favorit biar ga ketinggalan atau punya saran untuk ceritanya ini silakan komen di kolom komentar ya.

__ADS_1


__ADS_2