Sebuah Misteri

Sebuah Misteri
melepas


__ADS_3

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. ketemu lagi dengan saya author rese dalam cerita new misterius, saya akan kembali melanjutkan ceritanya selamat menikmati cerita nya. Mike pun langsung menuju ketempat nya The King setelah mendapatkan info dari Moke. Bersama dengan teman-teman nya yang lain mareka pun menemui The King. Namun saat tiba disana Mike dan kawan-kawan sudah ditunggu dan siap ga siap mareka harus berkelahi dengan jaminan menang mendapatkan Fira.


Mike tau bagaimana sifatnya The king seandainya dia menang pun The King belum tentu melepaskan mareka begitu saja. Namun Aceng yang melihat Fira didepan matanya sebagai tawanan diapun tidak bisa menahan emosinya dan langsung melompat menyerang pasukan The King didepan matanya. Asti yang melihatnya mencoba menarik tangannya Aceng dan berniat menahannya agar tidak ceroboh dalam bertindak. namun Asti tidak mampu dan tangan nya terlepas dirinya pun hampir ketarik jika saja Miz tidak menahan nya. Asti pun selamat ditolong oleh Miz, namun Miz Tan selamat dari Tuzra yang cemburu.


Melihat Aceng menyerang sendiri akhirnya Mareka pun langsung mencoba membantunya, kecuali Miz yang masih membujuk Tuzra yang bete dengannya. Miz pun akhirnya membantu teman-temannya dan menyuruh Safa untuk menghubungi pasukan M dan meminta bantuan dengan yang lain. Safa pun langsung menghubungi pasukan M.


Aksi saling pukul terus terjadi kondisi Mike yang belum benar-benar pulih menjadi lemah tidak seperti biasanya , Safa pun berusaha untuk menariknya namun naas pukulan tersebut justru mengenai Safa dan Safa jatuh pingsan. Mike yang melihatnya langsung mengangkatnya dan menitipkannya kepada Tuzra. Tuzra pun berusaha membangun Safa bersama dengan Asti. Tidak lama kemudian akhirnya bara bantuan datang membantu membebaskan Fira. Aceng pun berhasil menerobos ke dalam dan menyelamatkan Fira. Aceng pun keluar bersama Fira dan teman temannya.


The king yang melihat target ada didepan matanya dia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu pun langsung dibayar tuntas oleh-nya dengan senjata api ditangan nya. perlahan-lahan The King pun melepaskan pelurunya ke arah Mike dan kawan kawan, tembakan pertama perlurunya meleset. pada tembakan kedua pelurunya hampir mengenai kakinya Safa. peluru demi peluru terus menerus dikeluarkan. Satu persatu anak buahnya The king mulai menembaki mareka.


Melihat banyak nya peluru dan orang pasukan M pun memutar arah dengan berani menghadang dan kembali menyerang pasukan The King. bagi Mike dan yang lain itu adalah hal ceroboh yang bisa saja membuat mareka terbunuh sia-sia. Namun pasukan M bukan tanpa akal mareka menyerang dan membuatnya tertutup oleh pasukan The King sendiri sehingga dia bingung harus bagaimana Al hasil ada banyak pasukannya justru yang terluka karena tembakan The King.

__ADS_1


Melihat hal itu Aceng pun langsung melempar pisau yang ada pada sekitarnya mengarah kearah The King. Dan yang lain melempari batu, serentak pasukan The King pun rusuh tidak terkendali, melihat hal itu The King langsung menghindari dan bersembunyi.


Melihat The King mulai lemah dan lengah, Mike dan kawan-kawan pun mundur secara perlahan-lahan dan berusaha melarikan diri , melihat Mike dan kawan-kawan nya lengah Karena berusaha kabur , The King pun kembali menembakkan peluru nya kearah Mike dan kawan-kawan. namun naas peluru kali ini mampu tepat sasaran dan mengenai badan dari Asti. Asti melihat peluru itu mengarah tepat ke Aceng , Asti sekejap langsung melompat dan peluru mengenai badannya.


Akibatnya Asti pun langsung jatuh pingsan dan Aceng menggotong nya dan lari membawa nya langsung menuju kerumah sakit. Dengan sedih Aceng terus berusaha menguatkan kekasihnya tersebut suasana menjadi semakin haru dan begitu berat bagi Aceng. para sahabatnya terus berusaha menenangkan nya sambil menunggu kabar Asti yang sedang diobati diruang IGD Aceng terus berdiam dan berdoa karena merasa bersalah karena seharusnya dialah yang melindungi Asti bukan Asti yang melindunginya.


Wajah sedih dan begitu tegang terlihat jelas dari wajah mareka baik Aceng , Safa, Tuzra maupun Mike dan kawan-kawan nya. Menunggu kabar dari dokter yang memeriksanya. tidak lama kemudian dokter pun keluar dan mengabarkan bahwa peluru tersebut mengenai bagian paru dari Asti yang sangat kecil kemungkinan untuk sembuh kembali dan dokter menyarankan untuk mareka banyak berdoa dan berharap kesembuhan dari Asti. Dan Asti pun harus dipindahkan ke ruangan ICU RS lekas sembuh.


Asti yang terbaring lemas pun membisikkan Aceng.


"Keluarga kita kan sudah tau tentang kedekatan kita. Aku ga tau aku bisa selamat atau tidak yang ku mau kita menikah dan jangan buat aku meninggal dalam keadaan pacaran, terimakasih kamu telah ada dan membuat hidupku lebih berwarna." ujar Asti dengan nada pelan.

__ADS_1


Setelah berbicara Asti pun kembali pingsan dan Aceng sangat terkejut Akhirnya dia pun langsung mengatur rencana untuk pernikahan nya dan menghubungi kedua orangtuanya dan juga orang tua Asti. Dan menceritakan semuanya, namun diceritakan ketika mareka telah tiba dirumah sakit tidak panik. Secara perlahan Aceng menceritakan kejadian-kejadian yang menegangkan itu kepada kedua orang tuanya Asti. Akhirnya orang tua Asti pun setuju untuk menikahi putrinya dengan Aceng.


Dokter pun kembali memeriksa keadaan Asti dan mendapatkan kabar gembira kalo kondisi Asti sudah baik-baik saja dan akan segara pulih biarkan dia istrihat dulu diapun diperbolehkan untuk pulang karena kondisinya memang sudah sembuh. berita itu membuat para teman-teman nya pun tersenyum dan Aceng pun kembali bersyukur kepada Tuhannya Karena hanya dengan izin Tuhannya Asti dapat sembuh kembali.


Untuk sementara mareka pun menginap semalam dirumah sakit karena memang kondisinya sudah malam hari jadi mareka menunggu hari esok dan pasukan M pun dan beberapa temannya pulang untuk mendekorasi rumah nya Asti untuk acara pernikahan mareka. Aceng pun juga berterimakasih kepada teman temannya yang sudah membatunya dan menyiapkan semuanya.


Dengan demikian perasaan mareka pun menjadi labil walaupun dokter menyatakan Asti sudah baik baik saja tapi kondisi itu bisa saja berakibat fatal. Jika tuhan berkehendak lain bukan tidak mungkin Asti pun tidak terselamatkan karena lukanya begitu parah dan sangat kecil kemungkinannya untuk dia sehat dan normal seperti dulu lagi. Namun berusaha untuk ikhlas dan menerima dengan lapang dada apapun yang terjadi kepada nya.


Bagaimana kelanjutannya ceritanya Jangan Kemana mana ya ikutin terus ceritanya hanya disini thanks for watching.


don't forget to voted, like and komen ditunggu yah Babay see you next time 👋

__ADS_1


__ADS_2