Sebuah Misteri

Sebuah Misteri
Menyesal


__ADS_3

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hallo semuanya selamat datang kembali di cerita saya. Apa kabar semuanya semoga sehat selalu dan bermanfaat bagi yang membacanya.


Masalah demi masalah seakan tidak ada habisnya menghampiri juga menghantuinya, Baik Mike , Aceng ataupun teman temannya juga terus menerus mendapatkan masalah.


Seakan-akan tidak ada habisnya


Masalah terus menghampiri secara bergantian mulai dari The King, kehilangan , persahabatan bahkan masalah asmara mereka yang terus menerus menjadi masalah yang di hadapi oleh mereka.


Semua sisi mereka periksa akhirnya mereka pun menemukan ada yang melempar pisau di suatu posisi di bandara tersebut, mereka pun menuliskan ciri ciri dari penjahat tersebut.


Begitu melihatnya dan mendengarkan kesaksian dari saksi mata disekitar situ Aceng terkejut dan mulai rada heran karena pelakunya tetap sama orangnya baik gayanya maupun fisiknya Aceng mengenal nya dengan jelas.


Dia bingung dan kaget karena pelakunya ialah orang yang sama yang telah membunuh istrinya yaitu The King, perasaan kesal Aceng dan kekecewaan nya belum hilang sepenuhnya dia melihat jelas bagaimana kekasih nya merenggang nyawa di hadapan nya.


Peluru yang di tembakan The King waktu itu mengenai paru dari Asti yang membuatnya menjadi lemas dan terluka parah, dia paham kalo setiap orang memiliki batas hidupnya namun perasaan tetap saja tidak mudah menerimanya atas pembunuhan terhadap istrinya.


Rasa kesal dan dendam pribadi yang dimilikinya membuat nya langsung menuju ketempat nya The King, di luar masih ada Hayyuna dan Putri yang sedang menunggu.


Aceng keluar dari tempat tersebut dengan wajah yang terlihat sangat marah, Hayyuna dan Putri pun menjadi bertanya tanya dalam hatinya ada apa dengan Aceng.


Aceng hanya tersenyum melihat Hayyuna dan langsung berlari dari tempat tersebut menuju ke titik keberadaan The King , Hayyuna yang melihatnya langsung mengejarnya bersama keamanan yang bertugas untuk mengamankan kejadian di bandara internasional tersebut.


Putri yang melihatnya langsung menghubungi Mike, namun karena Mike sedang bersama Safa Mike pun tidak berani mengangkat nya.


Karena terus menerus tidak diangkat oleh Mike Putri pun mencoba menghubungi Tuzra.


Kering... kering... kering telepon Tuzra pun berbunyi dan mereka pun mengobrol Putri memberitahukan kalau...


Kalau apa hayoo??


Telepon Tuzra pun terus berbunyi namun Tuzra belum mengangkat nya karena dia tidak melihat handphone nya lama kelamaan dia pun mulai sadar dan mengangkat telepon nya.


"Hallo, kenapa Putri?" tanya Tuzra.

__ADS_1


"Ini kita sudah menemukan penyebab kejadian tadi." ujar Putri.


"Ketemu siapa penyebab nya?" tanya Tuzra yang penasaran.


"Aku sih ga kenal orangnya, tapi tadi Aceng nyebut nama The King gitu dan dia langsung lari sekarang lagi di kejar sama Hayyuna." ujar Putri.


main kejar-kejaran udh kaya film India


"The king?" tanya Tuzra yang terkejut.


"Iya The King, kamu kenal?" tanya Putri.


"Iya aku kenal tau banget malah, orang itu ga ada bosen nya terus menerus gangguin kita." ujar Tuzra dengan nada kesal.


"Oh Kamu kenal emang dia siapa?" tanya Putri yang bingung.


"Dia itu yang sudah membunuh Asti, maka wajar aja kalo Aceng begitu marah bertemu kembali dengan The King." ujar Tuzra.


Putri yang mendengarnya terkejut kalo yang dikejar oleh Aceng adalah orang yang telah membunuh Asti mantan istrinya Aceng, Putri pun langsung ikut mengejar nya dan diapun mematikan telepon nya.


Sementara itu Mai yang sedang terluka terus menahan rasa sakitnya diapun di bawa kerumah sakit, Mai di temani oleh Miz dan kedua orangtuanya Miz disana juga ada Moke dan Lisa yang mendampinginya.


Lisa yang tidak tega melihat kekasihnya itu terluka dia terus menerus mencoba untuk membantu nya dan memberikan perhatiannya tetapi Mai selalu menolaknya.


Mai terus menerus berusaha untuk memperbaiki dirinya dan menjaga Lisa sebaik baiknya agar tidak terluka baik fisiknya ataupun agamanya.


Melihat Lisa yang terus menerus menangis Mai pun menjadi tidak tega dan akhirnya luluh hatinya Mai tersenyum menatap Lisa dan menghiburnya.


"Hai jelek jangan nangis mulu nanti bedaknya luntur loh." ujar Mai sambil tertawa.


"Dih Emang aku jelek." ujar Lisa dengan kesel.


"Jangan marah nanti mukanya berubah loh jadi lucu." ujar Mai.

__ADS_1


"Terus aku harus apa?" tanya Lisa dengan nada bercanda.


"Harus senyum dong, biar manisnya awet." ujar Mai.


"gombal, terus kalo aku cemberut gimana?" tanya Lisa yang mulai tersenyum.


"Tetep manis sih cuman beda nya kalo tadi nyenengin kalo ini nyakitin, nanti manis nya ga alami kaya gula biang." ujar Mai sambil tertawa.


Mendengar Mai mulai romantis ayahnya Miz pun mulai muncul isengnya dan Kembali membuat orang yang berada di mobilnya tertawa.


Di mobilnya Miz juga tidak ada Tuzra Karena Tuzra takut dengan darah makanya dia ikut di mobilnya Mike bersama dengan Safa dan menikmati romantisme mereka.


Lumayan serasa nonton bioskop


Brem... bremm.... Mike dan kawan-kawan nya pun tiba dirumah sakit mereka langsung memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Mai.


Suster pun langsung membawa nya masuk untuk diperiksa oleh dokter, Mike dan Mok pun masuk sebagai perwakilan dan ayahnya Miz mengurus biaya administrasi.


disaat yang lain sibuk Lisa dan Mok juga lani hanya bisa menunggu kabar dari dokter tentang kesehatan Mai, Lisa terkejut ketika melihat Moke seperti menahan kesedihannya.


Lisa pun menanyakan apakah Moke kasihan melihat Mai atau dirinya sudah mulai memiliki perasaan kepada Mai, Moke yang ditanya oleh Lisa hanya bisa terdiam dan lama kelamaan dia pun menjawabnya.


Dengan nada pasrah Moke menjawab kalo dia mengkhawatirkan keadaan Mai karena dia mulai memiliki perasaan kepada Mai.


Lisa yang mendengarnya pun terlihat terkejut dan rada kesal akan jawaban Moke lani yang mendengarnya juga terkejut kalo Moke menyukai Mai sedangkan setau dia Moke sangat mencintai Mike saat itu namun Mike tidak menyukai nya dan lebih memilih Safa menjadi kekasihnya hingga melangsungkan lamaran kemaren.


Secara tiba tiba Moke mengatakan kalo dia memiliki perasaan kepada Mai, dahulu Mai memang menyukai nya dan menginginkan dirinya namun kala itu Moke justru menolak nya bahkan tidak memberikan kepastian kepada Mai dan Mai memilih pergi untuk menenangkan dirinya.


Mai yang kala itu sedang depresi dan bingung serta putus harapan dan patah semangat bertemu dengan Lisa dan mereka mulai saling mengenal bahkan Mai menyatakan perasaannya dan menjadikan Lisa sebagai kekasihnya.


Lalu bagaimana kelanjutannya jangan kemana mana ikutin terus ceritanya hanya disini.


Terimakasih atas dukungannya jangan lupa untuk voted like and komen.

__ADS_1


Jika kalian suka dengan cerita ini boleh ditambahkan ke favorit biar ga ketinggalan atau punya saran untuk ceritanya ini silakan komen di kolom komentar ya.


__ADS_2