Sebuah Misteri

Sebuah Misteri
Maafkan


__ADS_3

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hallo semuanya selamat datang kembali di cerita saya. Apa kabar semuanya semoga sehat selalu dan bermanfaat bagi yang membacanya.


Masalah demi masalah seakan tidak ada habisnya menghampiri juga menghantuinya, Baik Mike , Aceng ataupun teman temannya juga terus menerus mendapatkan masalah.


Seakan-akan tidak ada habisnya


Masalah terus menghampiri secara bergantian mulai dari The King, kehilangan , persahabatan bahkan masalah asmara mereka yang terus menerus menjadi masalah yang di hadapi oleh mereka.


Sambil menggenggam kedua tangan sahabatnya itu Safa mengeluarkan kata-kata mutiara nya.


"Hai sudahlah jangan bertengkar yang lalu biarlah menjadi kenangan masa lalu dan saat ini Mai sudah bersama Lisa jadi Moke bisa menghargai nya , dan sebaliknya Lisa kamu tidak perlu lagi takut aku tau Mai dia tuh teguh dengan pendirian nya saat ini kami yang di hatinya tentu dia akan menjaganya." ujar Safa.


"Bener tuh kata cewek gua , walaupun dia ga jelas tetapi dia itu pandai dalam menjaga hati." ujar Mike.


Perkataan dari Mike dan Safa membuat suasana menjadi lebih tenang dan keduanya mulai saling memahami keadaan saat ini.


"Hmmmmmmm bener kata kata kalian, makasih ya Moke aku juga minta maaf ya seharusnya aku lebih dewasa menyikapi nya apalagi saat ini Mai sudah bersama ku." ujar Lisa.


"Iya Lisa sama sama." ujar Safa.


"Lisa aku juga minta maaf ya, seharusnya aku ga bicara seperti itu dan harusnya aku juga mampu mengendalikan perasaan ku." ujar Moke.


"Nah gitu dong kan jadi indah dilihatnya." ujar Mike.


Mok yang iseng pun memancing sahabat nya itu dan Mike pun terjebak akan bercandaan Mok apalagi dia latah.


"Siapa Mike yang indah." tanya Mok dengan nada bercanda.


"Putri." ujar Mike dengan nada polos nya


"Siapa?!" ujar Safa dengan nada marah


"Putri." ujar Mike yang ga sadar kalo disebelahnya ada Safa.


Setelah berbicara Mike pun menyadari nya dan melihat wajah Safa yang kesal diapun mencoba untuk merayu nya.

__ADS_1


"Hai senyummu bagaikan gula yang manis dan indah , tersenyumlah." ujar Mike yang mencoba untuk merayu kekasihnya.


"Hayuluh Mike gua ga ikut ikut." ujar Mok.


"Itukan ulah kamu, tanggung jawab." ujar Lani.


"Hehehehe biarin aja lagi seru, diemin aja biar ceritanya panjang." ujar Mok sambil tertawa.


"Makin panjang semakin pusing kasihan si author." ujar Lani dengan tertawa.


"Kok kamu belain dia?" tanya Mok dengan bercanda.


Ketika keduanya sedang berdebat gara gara author Mike pun memotong percakapan keduanya.


"Eh disini yang lagi berantem gua, kenapa lu pada ikutan." ujar Mike dengan kesal.


"Biar seru." ujar Mok sambil tertawa.


"Adeh." ujar Mike dengan pasrah.


Perkataan Mike tersebut tentu saja membuat Safa marah apalagi Safa tau kalo putri itu mantan kekasihnya Mike yang pernah di cintai nya.


Dengan wajah cemberut Safa terus menerus mencoba menahan air matanya Mike yang melihatnya terus menerus mencoba merayu nya dan membuatnya tertawa Kembali.


Namun Mike yang terus berusaha seperti diabaikan oleh Safa, Mike pun mencoba menggenggam tangannya dan merangkul nya, namun Putri yang mengetahui niat Mike diapun ngejailin nya.


Ketika Mike mencoba untuk merangkul nya diapun menghindar lalu menginjak kakinya , Tuzra yang saat itu memegang bungkus permen diapun memasukkan nya ke mulut Mike Safa dan Tuzra pun meledak nya secara bersamaan.


Kira kira Mike bakal dimaafin kaga nih?


Mike pun menjadi sangat kesal karena ulahnya Safa dan Tuzra namun dia menahan nya, karena baginya melihat Safa tertawa itu lebih baik dari pada melihatnya cemberut.


Safa pun kembali tertawa namun dia berasa kasihan kepada kekasihnya itu. Mike yang di jailin menyikapi nya dengan dewasa dan dia menganggap itu hanya sebagai hiburan.


Melihat Safa kembali tertawa Mike pun mendekati nya dan meminta maaf kembali karena kejadian sebelumnya.

__ADS_1


Safa pun akhirnya memaafkan nya karena tidak tega dengan Mike yang terus menerus meminta maaf kepada nya.


Sementara itu kabar dari Aceng belum ada info lagi kepada Mike dan kawan-kawan.


Tuzra yang sebelumnya dihubungi oleh Putri pun memberitahukan kepada teman temannya kalo yang telah menyerang mereka adalah The King dan pasukannya.


Safa yang mendengar pun terkejut dan merasa kesal karena lagi-lagi The King menyerang mereka seakan-akan tidak ada puasnya setelah kematian Asti terjadi Safa menjadi takut dan merasa sangat marah namun dia tidak bisa berbuat apa-apa.


Mike dan Moke juga ikutan berasa sangat kesal Bahkan ingin langsung menyerang mereka tetapi Lani dan Safa menahannya dan menyuruh keduanya berada di rumah sakit saja.


Karena terlalu kesal Mike pun tidak bisa menahan emosinya dia berusaha untuk tetap pergi namun Safa menahannya karena khawatir dengan keadaan Mike nantinya.


Berbeda dengan Safa Lani memang menahan nya namun bukan karena dia khawatir tetapi dia memilih untuk menunggu Mai sembuh agar jumlah mereka lengkap dan lebih berbahaya bagi The King dan pasukannya.


Mok pun hanya bisa tertawa mendengar perkataan kekasihnya itu, Akhirnya Mike dan Mok pun hanya terdiam menahan rasa kesalnya, Mike begitu kesal dan jengkel kepada The King karena ulahnya.


Sementara itu Aceng dan Hayyuna berhasil memancing pasukan The King kedalam hutan dengan tak tik jitu dari Hayyuna mereka mengatur rencana untuk menghabisi satu persatu pasukan The King dalam hutan tersebut.


Putri yang ditugaskan untuk menelpon polisi dan mengirim nya ke hutan tersebut pun menjalankan tugasnya.


Aceng udah sangat emosi karena kematian Asti pun langsung menghampiri pasukan The King. Seperti bergerilya Aceng dan Hayyuna melawan dan mengikat nya.


Diawali dengan keisengan Aceng yang menyiram dan menumpukan tanah kepada pasukan The King, pasukan The King yang terpancing pun langsung mengejarnya namun karena terlalu cepat gerakan Aceng mereka pun memerintahkan untuk berpencar.


Namun karena pasukan The King berpencar justru itu menjadi kelemahan nya Aceng dan Hayyuna pun menghajar satu persatu.


Aceng sendiri mempunyai kemampuan bela diri pencak silat dan Hayyuna memiliki kemampuan boxing dan juga taekwondo bahkan menjadi juara, tentu saja itu membuatnya sangat pandai dalam bela diri atau berkelahi.


Kabar penyerangan The King kepada Mai terdengar oleh pasukan M dan mereka pun merasa sangat marah.


Kira kira apa yang akan dilakukan pasukan M?


Lalu bagaimana kelanjutannya jangan kemana mana ikutin terus ceritanya hanya disini.


Terimakasih atas dukungannya jangan lupa untuk voted like and komen.

__ADS_1


Jika kalian suka dengan cerita ini boleh ditambahkan ke favorit biar ga ketinggalan atau punya saran untuk ceritanya ini silakan komen di kolom komentar ya.


__ADS_2