Sebuah Misteri

Sebuah Misteri
berbeda


__ADS_3

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hallo semuanya selamat datang kembali di cerita saya. Apa kabar semuanya semoga sehat selalu dan bermanfaat bagi yang membacanya. masalah demi masalah seakan tidak ada habisnya menghampiri juga menghantuinya.


Perjalanan karir serta kisah cinta antara Mareka sering terjadi di dalam cerita. Kisah asmara antara Mike dan Safa menjadi kisah asmara yang populer di cerita sebelumnya. Safa yang baik juga anggun di satukan dengan Mike sosok iseng yang juga seorang puitis. Ada banyak kata kata indah dari Mareka berdua.


Kisah-kisah asmara antara Mike dan Safa memang terlihat menyenangkan seperti tidak ada masalah namun kenyataannya tidak. Karena Mike merupakan salah satu Intel yang membantu sahabat nya Mok untuk menangkap pasukan The King tentu nyawanya juga ikut terancam. Tetapi baik Mike ataupun Safa sama-sama tidak memperdulikan hal itu mareka tetap serentak untuk menjalankan tanggung jawabnya dan membantu sahabat nya itu.


perjalanan karir serta kisah cinta antara Mareka sering terjadi di dalam cerita. Kisah asmara antara Mike dan Safa menjadi kisah asmara yang populer di cerita sebelumnya. Safa yang baik juga anggun di satukan dengan Mike sosok iseng yang juga seorang puitis. Ada banyak kata kata indah dari Mareka berdua.


"Aku gak cantik , aku juga ga baik jika kamu melihatnya indah maka berterimakasih lah padanya karena dialah yang menciptakan ku seperti ini."FR


kata tersebut merupakan kalimat yang diutarakan Safa ketika Mike mengagumi keindahan dirinya. selain baik hati juga rendah hati Safa memang memiliki paras indah dan cantik. Baik Safa ataupun Mike memiliki ciri khas dan kehebatan masing-masing, Mike sangat pandai dalam merangkai kata dan banyak yang memanggilku puitis namun dirinya selalu mengelak dari perkataan itu.


"Seorang puitis tidak perlu mengatakan dirinya puitis karena dia hanya menulis dan membuatnya terdengar manis."FR


Kata kata Mike membuat Safa semakin mengagumi dirinya. Sosok pria yang berani dan memiliki kemampuan dalam merangkai kata membuat Safa menjadi terpesona dengan dirinya. Selain kedekatan mareka ada juga kedekatan Miz dan Tuzra yang sering sekali terlihat tidak akur namun itu hanya candaan Mareka saja. Baik Miz ataupun Tuzra memang sama sama iseng namun keduanya menjadi pasangan yang unik dan Miz selalu menjadi bahan candaan bagi para sahabatnya terutama Mike dan Mok.


Brem... suara mobil tiba.

__ADS_1


Miz pun ketika tiba dirumah nya Tuzra dia pun mengalami hal yang sama seperti Mike. Miz ditanyakan oleh kedua orang tuanya bagaimana hubungan nya dengan Tuzra mau dilanjutkan atau tidak. Dengan tegas Miz mengatakan iya. orang tuanya pun kembali bertanya apakah Miz beneran serius dengan Tuzra, Miz kembali menjawab dengan tegas kalo dia serius. Melihat hal itu orang tuanya Tuzra pun langsung menantang Miz.


"Jika kamu beneran serius, dan kamu juga serius dengan jawaban yang tadi bapak tunggu kamu datang bersama orang tua kamu kesini." ujar ayahnya Tuzra.


Miz pun sangat terkejut dan bingung mau ngomong apa diapun langsung diam sesaat.


Tekanan batin , langsung kena mental


Melihat Miz diam saja orang tuanya Tuzra pun langsung mengambil sikap tegas. Keputusan ada di tangan Miz jika Miz siap dan setuju maka hubungan mareka lanjut. Namun jika tidak maka sebaliknya hubungan Mareka kandas karena restunya orang tua sangatlah penting. Kondisi semakin menegangkan karena terlihat seperti kemarahan di wajah bapaknya Tuzra.


Karena merasa tertekan lama kelamaan Miz pun akhirnya berbicara.


Bapaknya Tuzra yang mendengar pun terdiam seperti berpikir bisa atau tidak. Akhirnya dia mempersilakan namun dengan catatan pasti bertemu, jika Miz tidak menempati janjinya maka hubungan mareka akan terancam. Di tempat lain Mok yang juga sudah mengenal lani cukup lama akhirnya memutuskan untuk memantapkan hatinya dan memilih lani sebagai ibu dari anak-anaknya nanti.


Dalam perjalanan


Mok yang sudah memantapkan hatinya dan mentalnya diapun membelokkan mobilnya ke mall Abar tempat pembelanjaan dekat markas mareka. Lani pun bertanya tanya kenapa Mok justru mampir ke mall apa yang mau dibeli olehnya. Secara mengejutkan Mok mengajak nya ke tempat perhiasan. Dan mareka pun masuk ketempat perhiasan Mok pun meminta lani memilih cincin yang pas. Lani pun langsung memilih milih cincin yang menurut nya bagus. Diapun memilih salah satu cincin ketika sudah secara mengejutkan Mok memberikan cincin itu ke lani dan Mok menyuruh untuk menyimpan nya.

__ADS_1


Dalam hati lani pun bertanya-tanya kenapa yang menyimpan cincin itu, dalam pikiran lani cincin itu untuk ibunya atau kado untuk orang lain. walaupun Mok adalah kekasihnya lani tidak mengetahui kalo seorang Mok yang terkenal tegas dan pemberani juga bisa romantis terhadap pasangannya. Lani pun bertanya kepada Mok.


Lani bertanya terus menerus kepada Mok namun Mok hanya diam sampai mobil. Dan Mok pun tetap tidak menjawab nya sampai mareka tiba dirumah nya Lani. Lani yang penasaran terus menerus bertanya hingga dia akhirnya kesal dan bete karena di abaikan oleh Mok. Ketika lani kesal dan masuk kerumahnya dan Lani pun kembali bertanya kepada Mok. Akhirnya Mok pun menjawab pertanyaan Lani dengan satu kalimat indah.


"Mau kah kamu menikah dengan ku dan menjadi ibu dari anak-anakku?" tanya Mok.


Pertanyaan Mok pun membuat Lani terkejut dan terdiam. Setelah diam beberapa menit Lani pun menyuruh Mok untuk masuk kedalam rumahnya dulu dan berbicara langsung kepada orang tuanya. Mok pun setuju untuk menemui kedua orangtuanya lani dan meminta restu untuk memiliki anaknya. Mok pun akhirnya bertemu kedua orangtuanya lani dan membahagiakan tentang lamaran dirinya untuk meminang Puteri nya. Orang tuanya Lani pun mengembalikan kepada lani biar dia saja yang menentukan dan mengambil keputusan untuk kedepannya bagaimana baiknya.


Hmmmmmmm Lani pun kembali diam sejenak dan diapun menjawab iya dan mengambil keputusan menerima lamaran dari Mok. Mendengar hal itu Mok pun begitu senang dan mareka berdua pun memilih untuk mempersiapkan segala sesuatunya yang mareka butuhkan dan sedikit tidak menghiraukan The king dulu.


Disisi lain di tempat yang berbeda Mai pun mengantar Lisa pulang.


Berbeda dengan para sahabatnya yang memilih untuk menikah dan melamar kekasihnya Mai justru sebaliknya dia belum pengen untuk buru buru menikah. Namun Lisa pun terus menanyakan kapan dirinya di kenalkan kepada orang tuanya Mai dan Mai datang bersama kedua orangtuanya kerumah nya.


Mai pun terdiam dan meminta waktu untuk membahas nya kembali nanti.


Kira-kira Mai berubah pikiran kaga ya?. Menurut Kalian berubah atau kaga nih?komen di kolom komentar ya.

__ADS_1


Bagaimana kelanjutannya jangan kemana mana ikutin terus ceritanya hanya disini.


Terimakasih atas dukungannya jangan lupa untuk voted like and komen.


__ADS_2