
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hallo apa kabar semuanya kembali bertemu lagi dengan saya si author rese. langsung saja ya kita lanjutkan ceritanya selamat membaca.
Wajah sedih dan begitu tegang terlihat jelas dari wajah mareka baik Aceng , Safa, Tuzra maupun Mike dan kawan-kawan nya. Menunggu kabar dari dokter yang memeriksanya. tidak lama kemudian dokter pun keluar dan mengabarkan bahwa peluru tersebut mengenai bagian paru dari Asti yang sangat kecil kemungkinan untuk sembuh kembali dan dokter menyarankan untuk mareka banyak berdoa dan berharap kesembuhan dari Asti. Dan Asti pun harus dipindahkan ke ruangan ICU RS lekas sembuh.
Suasana pun semakin tegang dan kondisinya semakin tidak terkendali melihat Asti tergeletak di atas kasur rumah sakit yang sedang terbaring lemah dan tidak sadarkan diri. Operasi pun segera dilakukan untuk mengambil peluru yang ada di dalam tubuh Asti. Para kawan-kawan nya hanya bisa mendoakan dan memberikan ketenangan kepada Aceng agar dia tidak rapuh dan berusaha tegar. Akhirnya operasi pun berjalan lancar. Tidak lama kemudian Asti pun sadar melihat hal itu Aceng pun sangat mensyukuri nya, dan diapun langsung menghampirinya.
Asti yang terbaring lemas pun membisikkan Aceng.
"Keluarga kita kan sudah tau tentang kedekatan kita. Aku ga tau aku bisa selamat atau tidak yang ku mau kita menikah dan jangan buat aku meninggal dalam keadaan pacaran, terimakasih kamu telah ada dan membuat hidupku lebih berwarna." ujar Asti dengan nada pelan.
Setelah berbicara Asti pun kembali pingsan dan Aceng sangat terkejut Akhirnya dia pun langsung mengatur rencana untuk pernikahan nya dan menghubungi kedua orangtuanya dan juga orang tua Asti. Dan menceritakan semuanya, namun diceritakan ketika mareka telah tiba dirumah sakit tidak panik. Secara perlahan Aceng menceritakan kejadian-kejadian yang menegangkan itu kepada kedua orang tuanya Asti. Akhirnya orang tua Asti pun setuju untuk menikahi putrinya dengan Aceng.
Dokter pun kembali memeriksa keadaan Asti dan mendapatkan kabar gembira kalo kondisi Asti sudah baik-baik saja dan akan segara pulih biarkan dia istrihat dulu diapun diperbolehkan untuk pulang karena kondisinya memang sudah sembuh. berita itu membuat para teman-teman nya pun tersenyum dan Aceng pun kembali bersyukur kepada Tuhannya Karena hanya dengan izin Tuhannya Asti dapat sembuh kembali.
Untuk sementara mareka pun menginap semalam dirumah sakit karena memang kondisinya sudah malam hari jadi mareka menunggu hari esok dan pasukan M pun dan beberapa temannya pulang untuk mendekorasi rumah nya Asti untuk acara pernikahan mareka. Aceng pun juga berterimakasih kepada teman temannya yang sudah membatunya dan menyiapkan semuanya.
Dengan demikian perasaan mareka pun menjadi labil walaupun dokter menyatakan Asti sudah baik baik saja tapi kondisi itu bisa saja berakibat fatal. Jika tuhan berkehendak lain bukan tidak mungkin Asti pun tidak terselamatkan karena lukanya begitu parah dan sangat kecil kemungkinannya untuk dia sehat dan normal seperti dulu lagi. Namun berusaha untuk ikhlas dan menerima dengan lapang dada apapun yang terjadi kepada nya.
__ADS_1
Akhirnya pagi pun tiba namun Asti belum bangun , Aceng dan kawan-kawan pun menunggu Asti bangun dari tempat tidurnya dan bersiap - siap untuk pernikahan mareka dan pasukan M pun sudah selesai mendekorasi rumah Asti sebagai tempat pernikahan keduanya. Tidak lama kemudian Asti pun bangun dengan tersenyum manis menghadap ke arah teman temannya. dengan tersenyum manis diapun mulai berdiri dari tempat tidurnya dan mulai berjalan, namun kondisinya masih lemas sehingga Aceng merangkul nya dan berjalan bersama.
Aceng dan Asti berserta teman temannya pun langsung pulang menuju ketempat nya Asti untuk melangsungkan pernikahan mareka. Tidak lama kemudian mareka pun tiba dirumahnya Asti bersama teman temannya.
Disii lain Moke berada di markas Mike dan kawan-kawan dia ditahan karena telah mengkhianati kepercayaan teman temannya dan berkerjasama dengan The King. melihat situasi yang sedang lengah Moke pun menghubungi The King untuk membebaskan dirinya. Namun bukan nya di bebaskan The King justru mengabaikan nya hal itu membuat Moke terpuruk dan semakin kecewa serta sangat berasa bersalah kepada teman temannya.
Mendengar kabar Asti yang sempet dirawat karena tertembak oleh The King semakin membuat Moke semakin berasa bersalah dan bingung harus berbuat apa. Diapain hanya bisa merenung dan terus berintrospeksi diri karena sikapnya dan ulahnya yang menyebabkan teman temannya terluka. Sedangkan di markas The King para pasukan masih lelah dan kecapean serta banyak yang terluka karena bentrokan terakhir.
"Dalam sepi dan hampa ku , betapa bodohnya diriku membiarkan egoku menjadi pemimpin bagi jalanku." ujar Moke dengan sedih dan menangis.
Melihat hal itu para penjaga yang melihatnya menjadi prihatin dan akhirnya luluh hatinya. mengantarkan Moke ketempat pernikahan dari Aceng dan Asti. Mareka pun akhirnya jalan menuju kerumah nya Asti dan mengabari Mike kalo mareka menuju kesana bersama dengan Moke.
......"Setiap orang pernah melakukan kesalahan. Namun bukan seberapa besar kesalahan itu tetapi bagaimana kita mampu mempertanggung jawabkan nya. Dan meminta maaf atas kesalahan tersebut."......
...FR...
Dengan tersenyum dan berterimakasih kepada teman-teman nya Karena sudah mau memaafkannya Moke pun terus menundukkan kepalanya karena malu . Melihat sahabatnya masih terpuruk dan mengeluarkan air mata dari matanya, Safa pun langsung mengelusnya dan memeluknya sambil mengatakan kalimat yang indah.
__ADS_1
"Hai ngapain kamu menangis. Tersenyumlah aku tau kamu udah bikin kita kecewa, tertawa lah bagaimanapun sikapmu kami juga tau kondisimu. Mungkin kami marah dan seolah menjauh, namun kenyataannya kami hanya membuat mu belajar dan kau paham apa artinya sahabat." ujar Safa sambil memeluknya.
"Ini nih yang gua demen darinya. makin nyaman dan gua." ujar Mike dengan tertawa.
Mendengar hal itu Safa pun langsung menjewer telinga nya Mike.
"Uhhhhh dasar aku lagi serius malah bercanda mulu." ujar Safa sambil menjewer telinga nya Mike.
"Hehehehe iya aku kan bercanda biar suasananya ga tegang." ujar Mike.
Melihat hal itu teman temannya pun kembali muncul sifat iseng satu persatu ikutan menjewer telinga nya Mike.
"Kok lu pada ikutan?" tanya Mike dengan kesal.
Mendengar Mike kesel. teman temannya pun mengembalikan perkataan Mike. Mareka serentak menjawabnya dengan tertawa sambil mengatakan. Kan kami bercanda agar suasana nya tidak tegang. Mendengar kalimat nya di ulang oleh teman-temannya Mike pun langsung mengejar teman temannya itu. Safa yang melihatnya pun ikut tertawa bersama Asti , Fira , Moke , lani , Tika dan Tuzra.
Akhirnya mareka pun masuk keruangan untuk memulai jalannya acara. Sifat julid mareka emang tidak ada akhirnya penuh dengan suka duka persahabatan yang sejati mareka sajikan.
__ADS_1
Bagaimana kelanjutannya ikutin terus keseruan mareka . Babay see you next time. jangan lupa untuk voted like and komen ditunggu yah ☺️ terimakasih telah berkunjung Good luck and good bye 👋