
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hallo semuanya kembali lagi dengan saya author rese. Pada kesempatan kali ini saya akan melanjutkan ceritanya.
Mengatur rencana
Aceng dan Mike pun kembali bertemu untuk mengatur rencana membalas perbuatannya The King dan kembali menangkap The King dan Manaf untuk kembali dimasukkan ke penjara. Namun mareka lupa bahwa diantara mereka ada penghianat yaitu Moke yang kecewa dengan Mike dan sahabatnya sendiri yaitu Safa. Moke menjadi mata-matanya The King dan mencari tau latar belakangnya Aceng.
Moke pun berkerjasama dengan Lopez untuk melakukan penyelidikan terkait asal usul Aceng dan Fira. Sifat Fira yang lembut dan ramah menjadikan dirinya sebagai target dari moke dan Lopez untuk menjadi bumerang bagi Aceng. Moke pun mengajak Fira untuk bertemu di suatu tempat.
Di warung Edi yang terletak dibelakang mall Abar mareka bertemu.
"Hai ka Fira." ujar Moke yang menemui Fira.
"Hai Moke, ada apa kamu ngajak aku ketemu disini?" tanya Fira kepada Moke.
"Ini ka kan Kaka temennya ka Aceng, aku mau nanya sejak kapan kalian kenal sama Mike dan kawan-kawan?" tanya Moke.
"Sejak kapan ya, saya Ama Aceng itu temen tk sama SMA, kemungkinan di SMP kayanya. kenapa Emangnya?" Fira kembali bertanya dengan bingung.
"Oh gpp ka. oh iya Jangan kasih tau ya ke yang lain!" ujar Moke dengan tegas.
"Kasih tau apa?" tanya Fira dengan tersenyum.
"Bukan apa-apa, cuman kalo aku telah mengkhianati mareka dan Kaka sekarang ada bersamaku. selamat datang wahai tawanan!" ujar Moke dengan tertawa dan wajah sinis.
Fira pun terdiam sejenak dan sekejap para pasukan The King telah mengelilingi mareka bersama dengan Manaf dan Lopez. Dan Fira pun dibawah oleh pasukan The King Fira yang sendiri tidak dapat melakukan perlawanan dan diapun berhasil dibawah. diseberang jalan tersebut ternyata ada Asti kekasih Aceng yang melihatnya. diapun langsung menghubungi Aceng. Aceng pun langsung mengangkat dan dia pun terkejut kalo Fira sahabat nya diculik oleh orang yang ga dikenal. Aceng tidak mengetahui kalo yang menculik nya ialah pasukan dari The King musuh dari Mike dan kawan-kawan nya.
Aceng yang resah dan gelisah bingung harus bagaimana diapun terlihat pucat dan panik begitu jelas terlihat dirinya begitu bingung. Asti yang melihat kekasihnya bingung dan gelisah diapun berusaha menenangkannya. dengan nada pelan dan menggenggam tangan nya secara perlahan Asti mulai berbicara.
..."Ku tau ini rumit, namun jalan Tuhan tidaklah sedikit. Tersenyumlah dan bangkit agar masalah ini tidak terasa sulit." FR...
__ADS_1
Nasehat dari Asti mulai sedikit memberikan Aceng tenang namun dia masih bingung harus melakukan apa. Asti pun menyarankan untuk menghubungi teman-temannya.
Aceng pun akhirnya menghubungi Mike untuk meminta bantuan nya. Namun Mike tidak mudah untuk dihubungi Aceng pun mulai kesal dengan sahabat nya itu. Setelah sekian lama menunggu akhirnya Mike pun mengangkat telepon nya dan menanyakan kenapa Aceng berkali kali menelponnya.
"Ada apa Ceng?" ujar Mike.
"Lu kenapa dah, gua teleponin dari tadi kaga diangkat?" tanya Aceng dengan nada marah.
"Maaf-maaf tadi gua ada urusan penting, kenapa emang nya ?" tanya Mike.
"Fira diculik oleh orang yang ga dikenal! makanya dari tadi gua telponin lu." ujar Aceng dengan nada tegas.
"Diculik , kok bisa bagaimana kejadiannya sebenarnya?" tanya Mike yang kaget.
"Bisalah. ketemuan aja sini Ama gua sini." ujar Aceng.
"Oh yaudah mau dimana?" ujar Mike.
"Oh oke gua menuju kesana." ujar Mike.
Mike dan Aceng pun bertemu di belakang mall Abar. Aceng dan Mike pun membahas kejadiannya dan menurut laporan Asti ada seorang wanita yang memiliki ciri-ciri seperti temannya Mike, namun dia tidak tau namanya.
Mendengar hal itu Mike pun coba menunjukkan foto teman-temannya kepada Asti. Setelah diam beberapa saat sambil memperhatikan foto tersebut akhirnya Asti pun menunjuk salah satu dari foto mareka. Mike pun terkejut dan kaget karena yang ditunjukkan iyalah Moke teman SMA nya. Moke merupakan salah sahabat mareka yang dikenal baik dan juga pendiem jadi sangat mengejutkan Moke yang melakukan hal itu.
Dengan bingung dan bertanya-tanya Mike pun mencoba menyelediki nya diapun mengajak teman teman nya untuk ikut serta. Mareka pun akhirnya berkumpul dan yang lain pun ikut terkejut karena yang melakukan penculikan ialah Moke yang merupakan sahabat dari mareka yang dikenal baik. Akhirnya mareka pun mulai mengatur rencana Tuzra dan Safa menjadi umpan dan mengajak Moke bertemu seolah-olah kalo mareka tidak mengetahui kejadian tersebut.
Safa dan Tuzra pun mengajak Moke untuk bertemu. Dengan rencana yang sudah disiapkan Safa dan Tuzra pun menemui Moke.
Di tempat biasa mareka pun bertemu.
__ADS_1
"Hai apa kabar Moke?" tanya Safa
"Baik!" jawab Moke dengan sinis.
"Oh oke." ujar Safa dengan kaget.
"Ada apa ngajak aku ketemu?" tanya Moke.
"Emang kenapa, kok kamu sinis amat?" tanya Tuzra dengan tegas.
"Ya kalo ga penting ga usah ganggu waktu aku. Aku sibuk banyak urusan?" ujar Moke.
Karena kesal Tuzra pun tidak bisa menahan emosinya dia pun langsung berkata tegas kepada Moke.
"Sibuk apa ah? sibuk nyulik Fira, terus terang aja dimana dia!?" Ujar Tuzra dengan memukul tangannya Moke.
"Ah maksudnya apa, aku ga ngerti." Ujar Moke dengan nada gugup.
"Dimana, kasih tau gak?" tanya Tuzra.
Dengan gugup dan ragu-ragu Moke menjawab pertanyaan dari Tuzra. Begitu jelas terlihat bahwa Moke ketakutan namun dia berpura pura tidak mengetahui nya. Namun lama kelamaan akhirnya Moke membuka suara. Moke pun akhirnya ditahan dan juga oleh pasukan M.
Mike pun langsung menuju ketempat nya The King setelah mendapatkan info dari Moke. Bersama dengan teman-teman nya yang lain mareka pun menemui The King. Namun saat tiba disana Mike dan kawan-kawan sudah ditunggu dan siap ga siap mareka harus berkelahi dengan jaminan menang mendapatkan Fira.
Mike tau bagaimana sifatnya The king seandainya dia menang pun The King belum tentu melepaskan mareka begitu saja. Namun Aceng yang melihat Fira didepan matanya sebagai tawanan diapun tidak bisa menahan emosinya dan langsung melompat menyerang pasukan The King didepan matanya. Asti yang melihatnya mencoba menarik tangannya Aceng dan berniat menahannya agar tidak ceroboh dalam bertindak. namun Asti tidak mampu dan tangan nya terlepas dirinya pun hampir ketarik jika saja Miz tidak menahan nya. Asti pun selamat ditolong oleh Miz, namun Miz Tan selamat dari Tuzra yang cemburu.
Melihat Aceng menyerang sendiri akhirnya Mareka pun langsung mencoba membantunya, kecuali Miz yang masih membujuk Tuzra yang bete dengannya.
Apakah mareka berhasil mendapatkan Fira kembali? jangan kemana mana ya ikutin terus ceritanya hanya disini 🤭.
__ADS_1
jangan lupa untuk voted like and komen. terimakasih telah berkunjung Good luck and good bye see you next time 👏👏👋