
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam sejahtera semuanya apa kabar semuanya semoga sehat selalu ya. Selamat datang kembali di cerita saya dan berjumpa kembali dengan saya author rese. Ada yang kangen gak? Sama Mike dan kawan-kawan.
Oke saya lanjutkan ceritanya.
Kisah-kisah asmara antara Mike dan Safa memang terlihat menyenangkan seperti tidak ada masalah namun kenyataannya tidak. Karena Mike merupakan salah satu Intel yang membantu sahabat nya Mok untuk menangkap pasukan The King tentu nyawanya juga ikut terancam. Tetapi baik Mike ataupun Safa sama-sama tidak memperdulikan hal itu mareka tetap serentak untuk menjalankan tanggung jawabnya dan membantu sahabat nya itu.
Selain Mike dan Safa , Miz dan Tuzra juga ikut berperan aktif apalagi disana ada Manaf yang merupakan mantannya Tuzra dan pernah melakukan teror kepada dirinya. Sebagai Intel sesungguhnya Mok dan Lani terus melewati banyak rintangan untuk menyelesaikan permasalahannya dan juga tugasnya. Dengan membantu pihak berwajib mareka bersama merasa senang karena negerinya aman dan damai.
Terlihat indah dan juga heroik mungkin itu yang dapat menggambarkan keadaan hubungan mareka. Di sisi lain Mai pun masih berdiam diri dan merenung menunggu kabar dan kepastian dari Moke. Mai hanya berdiam diri dan enggan berbicara, tidak seperti biasanya yang ceria penuh canda tawa, Mai justru anteng dengan kesendirian nya. Mai sudah terlihat galau dan murung karena dia optimistis akan kembali ditolak oleh Moke.
Bukannya optimis diterima, ini malah optimis di tolak. Mai doang emang berani beda.
Mendengar Mai sedang galau dan rivalnya sudah kembali The King pun memanfaatkan hal itu, diapun langsung menghubungi Lisa untuk menjalankan tugasnya.
" Hallo Lisa , apa kabar ? Ada tugas nih untuk kamu." ujar The king.
"Hallo, tugas apa pilihan ganda atau essay?" tanya Lisa dengan tertawa.
"Pengayaan tugasnya." ujar The King.
"Oh pengayaan, Saya kira perkalian." ujar Lisa dengan tertawa.
"Lu kata matematika, Serius." ujar The king dengan nada keras.
"Hehehehhe iya bos." ujar Lisa.
__ADS_1
"Tumben lu manggil gua bos?" tanya The King dengan nada bercanda.
"Iya bos, Bosen gua lihatnya." jawab Lisa dengan tertawa.
"Uhhhhh awas lu ya." Ujang The King dengan kesal.
Setelah sekian lama bercanda, The King pun menyuruh Lisa untuk beraksi dan melakukan tugasnya yaitu mendekati Mai. Mai yang galau akan lebih mudah untuk di pengaruhi apalagi dengan wanita. Atas perintah dari The king Lisa pun langsung menyusun rencana untuk menemui Mai dan mempengaruhinya.
Rencana licik dari The King kembali dilakukan, Tentu saja hal ini dapat mempengaruhi Mike dan kawan-kawan apalagi Mai merupakan bagian dan jagoan inti dari pasukan 4M.
Sepulangnya dari liburan Mike dan kawan-kawan pun langsung menuju ke tempat misteri untuk mengecek para tawanan yang dijaga oleh Pasukan M. Kabar gembira nya mareka masih aman di bawah pasukan Mike dan kawan-kawan namun, Mareka khawatir kalo The King mengetahui keberadaan mareka dan akan kembali mengganggu mareka apalagi Mike dan Safa sedang menyiapkan rencana pernikahannya.
Miz dan Mike bekerja sama untuk mengamankan kondisi dan Safa juga Tuzra bertugas untuk menyiapkan nama-nama yang akan mareka beri undangan. Menyiapkan undangan dengan keadaan yang tidak tenang membuat mareka sedikit ragu-ragu untuk melanjutkan rencana pernikahannya.
..."Terkadang cinta membuat kita bahagia, Namun kita lupa kalo cinta juga bisa membunuh kita." FR...
Baik Mai ataupun Moke dua duanya dihantui perasaan yang mencekek nya. Rasa cinta yang terus menghantuinya ingin melepaskan nya namun, Mareka tidak tau dimana harus menempatkan nya. Jika salah tempat maka membuat nya kecewa. Senyuman indah dan wajah yang manis tergambar di mukanya. Mareka hanya terus bersembunyi dibalik senyum yang palsu.
Melihat para sahabatnya menjadi murung dan terpuruk Mike dan Safa pun berasa tidak enak dan berusaha untuk menghiburnya. Dengan hadirnya para sahabatnya membuat nya mencoba kembali semangat. namun disaat kondisi mulai membaik malapetaka pun datang. Secara mengejutkan Miz yang sedang mencari tempat untuk acara pernikahan nya dengan tuzra justru diserang dan dikeroyok oleh pasukan The King.
Ketika semuanya kembali justru malapetaka kembali datang para tawanan yang berada di tempat misteri melakukan pemberontakan dan tempat misteri pun berantakan ada banyak benda pecah disana dan kawan-kawan Mike yang ada disana juga gagal menahan para tawanan. Sehingga Manaf dan Lopez beserta pasukannya berhasil melarikan diri dan membakar tempat tersebut. Beberapa anggota dari warga dan pasukan M terkena luka bakar.
Markas sekaligus tempat mareka mengaturencana dan sebagai tempat tahanan sementara hancur di bumi hanguskan oleh pasukan The King. Hal ini membuat Mike dan Mok bener-bener marah. Penusukan Miz dan Mai yang mengahilang tidak bisa di hubungi membuat mareka berdua semakin terpuruk akan kejadian yang menimpa para sahabatnya.
Safa pun terus mencoba menenangkan hati kekasih nya dan juga sahabat nya itu. Lani terus menerus memberikan semangat dan dukungan kepada Mok dan mencoba menenangkan dirinya.
__ADS_1
Sambil mengelus dada Mike Safa yang juga dikenal pandai merangkai kata indah pun menasehati Mike dan mengeluarkan kata-kata mutiara nya.
..."Bersabarlah, Masalah memang selalu ada dan membuat kita menjadi menggila. Namun, ingatlah kalo semua pasti ada hikmahnya dan kita akan bahagia pada waktunya."...
... FR...
Safa dan Mike memang julid namun dibalik kejulitan nya mareka adalah sepasang kekasih yang romantis. Setelah mendengar perkataan Safa Mike yang sedang marah dan emosi tinggi pun langsung merangkul pundak nya Safa dan membalas kata-katanya.
..."Aku adalah seorang lelaki, Maka wajar jika ku sangat emosi melihat temanku terluka namun, Dengan kedewasaan dan hadirnya dirimu bagiku itu sangat berarti." FR...
Saling membalas kata-kata indah membuat yang lain pun ikut terharu dan mok yang emosi pun ikut tersenyum melihat keromantisan kedua pasangan sejoli ini. Mok pun mencoba mengikuti jejak Mike diapun mencoba mengeluarkan kata-kata mutiara nya. Namun, Mok ya bukanlah memang mareka berbeda perkataan Mok justru membuat tertawa bukan mengagumi dirinya. Hal asil suasana pun menjadi pecah yang tadinya tegang dan panas kini menjadi penuh canda tawa. Mok pun berhasil membuat teman-teman nya tidak sedih kembali.
Disaat mareka sedang asik ngobrol dan tertawa Safa pun menyadari ketidak hadiran moke dan Mai. Pada awalnya Safa berfikir kalo Moke bersama Mai namun lama kelamaan perasaan tidak enak menghampirinya. Safa pun bergegas menuju rumahnya Moke.
"Kamu mau kemana?" tanya Mike dengan bingung.
"Aku mau kerumahnya Moke." jawab Safa dengan panik.
"Kamu kelihatan cemas sekali, Ya sudah biar aku antar." ujar Mike dengan tersenyum.
Mike dan Safa pun akhirnya menuju kerumah nya Moke. Apakah Moke baik baik saja? Atau ada sesuatu yang terjadi sehingga Safa tidak tenang?? silakan komen ya.
Terimakasih atas dukungannya jangan Kemana-mana author rese akan kembali. ikutin terus ceritanya hanya disini. Babay
jangan lupa untuk voted like dan komen
__ADS_1