
Sang gadis memahami jika tidak semua orang menyukainya, jadi tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut.
Dia bekerja di sana juga masih baru, wajar saja jika mendapatkan pandangan buruk sebab sudah menjadi kebiasaan di setiap pekerjaan jika seorang baru bekerja justru mendapatkan jabatan yang tinggi.
Apalagi, sang bos kini menyatakan cinta kepadanya, pasti akan menjadi lebih banyak orang yang tidak suka padanya nanti.
"Fan, kau tahu hubungan antara Ghina dan Ayus?" tanya Raina serius.
"Aku tahu, tapi Ayus kan jarang sekali bercerita padaku, dia lebih memilih untuk diam dan tidak terlalu mengekspos hubungan!" jelas Fandi.
"Oh, aku rasa Ayus sudah putus dengannya."
"Oh syukurlah, aku sangat senang jika dia bisa putus dengan gadis yang menyebalkan itu, dari dulu aku sudah memberitahukan kepada ayu jangan mencintai orang yang salah tetapi dia sepertinya sudah dibukakan oleh kecantikan Ghina. Gadis itu awalnya adalah seorang yang polos tetapi lama-kelamaan dengan pergaulan yang tidak bagus menjadi lebih berani serta bermain dengan banyak laki-laki, aku sudah mengatakan ini kepada Ayus berulang kali tetapi temanku itu selalu terbuka sehingga apa yang aku katakan masuk telinga kanan keluar telinga kiri."
Fandi ingat akan beberapa peristiwa yang selalu ditekankan kepada Ayus.
__ADS_1
Ghina, merupakan anak buahnya di tempat kerja, Ghina selalu dijemput oleh laki-laki yang berbeda.
Ayus, tak mau mempercayai ataupun ingin menyelidiki itu semua tetapi pada waktu yang tepat Ayus mengetahui dengan mata kepala sendiri bahwa sang gadis telah mengkhianatinya.
Ini begitu mengesalkan, sampai-sampai Ayus harus merasakan kesedihan yang mendalam karena cintanya yang begitu berat dan besar kepada Ghina.
Ghina memang tidak tahu diri sehingga membuat Ayus, sangat benci padanya sampai saat ini.
"Apa dia ada gadis lain?" tanya Raina.
"Haha, kurang ajar!"
"Eh, jangan-jangan gadis yang ditemui di bawah pohon itu adalah kau?"
"Kebetulan iya, aku juga menyukainya karena dia baik, aku sempat ngobrol dengannya dan membicarakan beberapa hal, dia cukup setia dan memiliki hari kasih tinggi terhadap sebuah pekerjaan tetapi ada satu hal yang membuatku kesal, bos Kim dia menyatakan cinta padaku dengan bunga serta kotak coklat! aku tidak bisa memberikan jawaban tetapi dia sepertinya memaksa aku!"
__ADS_1
Raina sedang dalam kondisi yang tidak baik karena ada dua pilihan yang tidak bisa dia pilih.
"Haha, aku merasa kau adalah gadis idaman. Kau akan memilih siapa?" tanya sang sahabat dengan nada mengejek.
"Astaga! kenapa kau mengatakan itu padaku di tengah kegalauan, mana aku bisa memilih diantara mereka!"
"Pilih yang sangat kau cintai dan memiliki power lebih di dalam hatimu, harus memutuskan dengan hati yang sangat jernih dan lapang!"
Apa yang dikatakan oleh Fandi memang benar adanya tetapi ada satu hal yang membuat Raina berpikir keras.
"Apa Ghina tahu tentang semua ini?"
"Aku kira tidak, kecuali dia menyelidiki, aku akan membantumu membasmi orang seperti itu, dia tidak akan pernah bahagia karena telah menyakiti dua orang sahabat ku!"
"Haha kau sangat keren Fan, tak disangka kau menjadi pria yang sangat dewasa dan membela hak teman-temanmu serta memberikan pekerjaan yang layak untuk Ayus!"
__ADS_1
*****